Saturday, August 19, 2017

Cara Membaca Kata atau Kalimat yang akan diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda Satu huruf sebelum waqaf berharakat Sukun


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil'alami. والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله واصحابه وسلم وبارك على محمد.
Alhamdulillah, Bagaimana kabar sahabat hari ini? Semoga sehat wal'afiyat yah. Sudah membaca Al Qur'an berapa kali sahabat atau sudah berapa ayat yang sahabat baca hari ini? Semoga sudah ada ya, meski sedikit, Karena Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi istiqamah dibandingkan banyak tetapi hanya sekali. Tentunya sahabat ingin melakukan yang disukai oleh Allah kan?
Hukum hukum di Dalam Membaca Al Qur'an sangat banyak ya sahabat, beberapa diantaranya sudah kita bahas, meski belum tuntas, dan insyaAllah akan dituntaskan. Meski begitu, saya akan berusaha menuntaskan semua hukum membaca. Qur'an nya sahabat.
Mohon maaf ya sahabat, kalau saya belum bisa istiqamah menyampaikan materi perharinya satu materi, yah karena memang ada beberapa kendala, dan semoga sahabat sekalian tidak keberatan, jika perharinya saya memposting sekitar dua atau lebih materi yah.
Baiklah sahabat, setelah kemarin kita membahas mengenai tiga cara membaca ayat atau kalimat yakno sukun, Fathah, kasrah, dhammah dan sukun, dan pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai ke tiga lainnya, seperti telah saya sebutkan kemarin, bahwa ada enam ya sahabat.
Untuk kali ini ialah cara membaca huruf yang diwaqafkan atau dimatikan dengan satu huruf sebelum waqafnya berharakat Sukun.
Sahabat tentu sering kesulitan ketika menemukan kasus ini di dalam Al Qur'an kan? Tenang saja, ini tidak sulit kok sahabat.
Bagaimana ?
Yaitu Apabila sahabat menemukan waqaf dengan harakat hurufnya Fathah, Kashrah maupun dhammah, sementara huruf sebelumnya di harakat dengan Sukun, maka cara membacanya ialah bukan dengan membaca waqaf sesuai dengan harakatnya, akan tetapi  dibaca dengan mematikan dua huruf yang akan diwaqafkan atau diberhentikan dengan suara pendek, atau dibunyikan sepenuhnya  tetapi huruf yang terakhir dibaca setengah  suara.
Bagaimana sahabat? Semoga paham ya.
Jadi seolah olah, sahabat membaca dua huruf yang paling akhir, dengan dimatikan atau disukunkan keduanya dengan harakat yang pendek.
Semoga bisa dipahami ya sahabat, selamat mencoba dan mempraktekkan nya ya. Jangan lupa untuk mengulang ulang kembali materi yang sudah pernah kita bahas.
Semoga Allah anugerah kan Pemahaman yang mudah kepada kita, beserta keistiqamahan dalam menjalankan perintah Nya baik yang wajib ataupun yang Sunnah.
Semoga bermanfaat. Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Cara membaca Kata atau Kalimat yang akan diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda Fathah tain


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil'alami. والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله واصحابه وسلم وبارك على محمد.
Alhamdulillah, Bagaimana kabar sahabat hari ini? Semoga sehat wal'afiyat yah. Sudah membaca Al Qur'an berapa kali sahabat atau sudah berapa ayat yang sahabat baca hari ini? Semoga sudah ada ya, meski sedikit, Karena Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi istiqamah dibandingkan banyak tetapi hanya sekali. Tentunya sahabat ingin melakukan yang disukai oleh Allah kan?
Hukum hukum di Dalam Membaca Al Qur'an sangat banyak ya sahabat, beberapa diantaranya sudah kita bahas, meski belum tuntas, dan insyaAllah akan dituntaskan. Meski begitu, saya akan berusaha menuntaskan semua hukum membaca. Qur'an nya sahabat.
Mohon maaf ya sahabat, kalau saya belum bisa istiqamah menyampaikan materi perharinya satu materi, yah karena memang ada beberapa kendala, dan semoga sahabat sekalian tidak keberatan, jika perharinya saya memposting sekitar dua atau lebih materi yah.
Baiklah sahabat, setelah kemarin kita membahas mengenai tiga cara membaca ayat atau kalimat yakni sukun, Fathah, kasrah, dhammah dan sukun, dan pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai ke tiga lainnya, seperti telah saya sebutkan kemarin, bahwa ada enam ya sahabat.
Yah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara membaca kata atau kalimat yang diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda Fathah tain.
Sahabat, ada banyak ayat yang di akhiri atau diwaqafkan dengan Huruf berharakat Fathah tain, dan banyak pula yang keliru membacanya.
Sahabat sekalian, jika menemukan akhir kata atau kalimat berharakat Fathah tain maka cara Membacanya ialah seolah olah tidak ada tanwin nya, yakni dibaca hanya dengan satu harakatnya saja, atau menjadi Fathah saja, dengan panjang dua harakat sahabat.
Mudah sekali kan? Nah, mulai sekarang, apabila sahabat menemukan tanda tanda ini, maka silahkan baca hanya dengan menyembunyikan satu harakatnya menjadi seolah olah satu baris saja, tidak tanwin. Jangan sampai salah ya sahabat, mudah kok.
Biasanya, untuk yang ini sahabat bisa cari di Qur'an pada juz 30, bagian bagian paling awal.
Selamat mencari dan mencoba.
Jangan mudah lelah, apalagi bosan ya sahabat, karena Kalam Kalam Allah ini, Apabila kita benar benar menekuni nya, maka insyaAllah keberkahan akan Allah curahkan kepada kita.
Semangat menekuni Kalam Kalam Nya sahabat.
Demikian untuk kali ini, jangan sampai salah lagi ya.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Friday, August 18, 2017

cara membaca huruf yang diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda baca Fathah, Kashrah ataupun dhammah


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil'alami. والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله واصحابه وسلم وبارك على محمد.
Alhamdulillah, Bagaimana kabar sahabat hari ini? Semoga sehat wal'afiyat yah. Sudah membaca Al Qur'an berapa kali sahabat atau sudah berapa ayat yang sahabat baca hari ini? Semoga sudah ada ya, meski sedikit, Karena Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi istiqamah dibandingkan banyak tetapi hanya sekali. Tentunya sahabat ingin melakukan yang disukai oleh Allah kan?
Hukum hukum di Dalam Membaca Al Qur'an sangat banyak ya sahabat, beberapa diantaranya sudah kita bahas, meski belum tuntas, dan insyaAllah akan dituntaskan. Meski begitu, saya akan berusaha menuntaskan semua hukum membaca. Qur'an nya sahabat.
Mohon maaf ya sahabat, kalau saya belum bisa istiqamah menyampaikan materi perharinya satu materi, yah karena memang ada beberapa kendala, dan semoga sahabat sekalian tidak keberatan, jika perharinya saya memposting sekitar dua atau lebih materi yah.
Baiklah sahabat, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai cara membaca huruf yang diwaqafkan atau dimatikan, dan ini terbagi menjadi enam macam sahabat, yang insyaAllah akan kita bahas masing masing nya .
Setelah tadi kita membahas cara membaca huruf atau kalimat yang diwaqafkan karena Sukun, maka kali ini ialah cara membaca huruf yang akhir ayatnya berharakat Fathah Kashrah ataupun dhammah.
Bagaimana membacanya? Kan banyak sekali nih, diantara kita yang suka pusing, cara membaca kalimat ketika ada huruf berharakat Fathah, kashrah ataupun dhammah, ketika akan diwaqafkan atau diberhentikan ? Ya tidak?
Baiklah, cara nya ialah Apabila akhir kata-kata (kalimat) itu huruf yang berbaris dengan fathah atau kasrah
Atau dlammah, maka ketika berhenti (waqaf)
Dibaca dengan mematikan, (sukunkan) huruf
Yang terakhir itu.
Paham kan sahabat? Dibaca dengan memiskinkan atau dibaca mati, sama seperti membaca ketika akhir ayat atau kalimat nya berharakat Sukun.
Meski antara akhiran yang berharakat Sukun dengan Fathah, Kashrah ataupun dhammah berbeda, akan tetapi ketika dia berada pada ujung ayat yang akan diwaqafkan atau diberhentikan maka cara Membacanya sama, ialah sama sama diwaqafkan kan atau dimatikan.
Mudah sekali kan sahabat? Jadi, mulai sekarang jangan pusing pusing lagi yah, jangan salah lagi.
Ayo cari contohnya yang banyak.
Kita sama sama belajar, agar apa yang kita pelajari tidak sia sia.
Demikian untuk kali ini, semoga mudah dipahami dan dapat dipahami.
Semoga Allah limpahkan rahmat-Nya kepada kita yang faqir ini, Berupa pemahaman yang mudah serta keistiqamahan yang gigih.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.


close