Cara Membaca Alif Sukun atau Alif Mati

Cara Membaca Alif Sukun atau Alif Mati

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu.
Alhamdulillahi Rabbil 'alamin,
Allahuma Shalli 'ala Muhammad wa 'ala Ali Muhammad.

Masih Allah titipkan kesempatan menikmati bulan Nya yang mulia ini ya sahabat, Masih Allah titipkan Nikmat sehat ini kepada kita, sehingga Alhamdulillah, pada malam ke enam bulan Ramadhan ini, kita masih dapat semangat terus menerus untuk berlomba lomba dalam hal kebaikan, Fastabiqul khairat, dan semoga Akan terus seperti itu.

Alhamdulillah, sudah berapa juz tadarus nya sahabat? Semoga sudah sampai lima juz ya, hehe one day one juz insyaAllah.
Baiklah sahabat, pada malam yang semoga Allah selalu curah limpahkan Rahmat Nya, kita akan membahas mengenai tata cara membaca Al Quran khususnya huruf Alif Mati, atau sukun sahabat.
Kalian tentu masih ingat ya, bahwa salah satu tanda baca di dalam Al quran itu adalah sukun, masih ingat kan ? Ayo diingat kembali.

Sukun atau tanda mati, sahabat.
Jika sahabat menemukan ada huruf Alif Sukun atau bertanda mati, maka cara Membacanya yang benar ialah dengan berasal dari pangkal tenggorokan, dan ketika membacanya sahabat seolah olah mati, tidak bernafas, tapi hanya beberapa detik saja, ingat ya sahabat berhenti, tidak ada nafas yang keluar, seperti ada huruf K dibelakangnya. Huruf apa saja yang sahabat dapati sebelum huruf Alif Mati ini, maka sahabat wajib membacanya dengan bacaan seolah olah huruf k. Seperti contoh dibawah ini sahabat, 

يأكلون  , سألت، يأتيه، يأكل
Cara Membacanya ialah Yak Kuluna, bukan ya'kuluna, jika sahabat tidak memberhentikan nafas seperti orang mati ketika membacanya, maka itu berarti bahwa bacaan sahabat Masih salah, dan Makharijul hurufnya masih keliru.
Sederhana ya sahabat, tapi jika terbiasa membenarkan yang salah maka tentu hal ini menjadi tidak baik.
Biasakan memperhatikan hal hal yang sepele ya sahabat, karena jika keliru nanti maknanya bisa berubah dan berbeda.
Wallahua'lam Bishshawab.
Lebih dan kurang nya itu datang dari saya, semoga Allah berikan pemahaman yang mudah kepada kita .
Semoga bermanfaat, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Cara Membaca Huruf Qalqalah

Cara Membaca Huruf Qalqalah

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Alhamdulillah, berkat Kehadiran Allah ya sahabat, kita masih bisa bertemu dengan Syahrul maghfirah ini, kita masih bisa menikmati indahnya bulan Ramadhan ini, yang Allah hanya beri kepada kita satu bulan di dalam setahunnya.

Alhamdulillah, bagaimana dengan bacaan Al Qur'an kita sahabat? Sudahkah kita membaca Al Qur'an hari ini ? Sudah berapa juz sahabat Membacanya hari ini? Semoga sudah sampai satu juz ya .

Alhamdulillah, baiklah sahabat kali ini kita akan membahas tentang salah satu tata cara membaca Al Quran yaitu Qalqalah.

Sahabat pasti sudah mengetahui atau sederhana nya sahabat pasti sudah pernah mendengarnya kan ? Atau yang lebih sederhana lagi, sahabat pasti sudah tau atau hafal mengenai huruf huruf yang termasuk ke dalam huruf qalqalah ini kan? Apa saja ?

Huruf huruf qalqalah itu ada lima, sahabat. Biasanya, para guru guru mengaji menggunakan metode dengan menyingkat rangkaian huruf huruf menjadi sebuah kata atau kalimat yang mudah diingat dan dihafal, dan untuk Huruf huruf iqlab ini, biasanya disingkat dengan " BaJuDiToKo", tau kan ?dihafal yah ? Ba itu adalah huruf Ba / ب, Ju itu huruf Ja / ج, Di itu huruf Dal / د, To itu huruf Tha / ط, Ko itu huruf Qaf/ ق .

Sudah  hafal kan ? Mudah sekali kok dihafal nya. Setelah hafal macam macam hurufnya, selanjutnya ialah bagaimana cara Membacanya.

Sahabat yang senantiasa insyaAllah selalu dirahmati Allah, cara membaca huruf huruf qalqalah ini ialah dengan dipantulkan, dan huruf huruf ini juga dibagi menjadi dua, yang pertama ialah, yang dibaca dengan cara membaca yang menyematkan lafal e setelah hurufnya, yang kedua ialah dengan menyematkan lafal o setelah hurufnya.

Paham ? Hehe, pasti belum ya, oke baiklah maksudnya ialah,

Yang pertama, huruf qalqalah yang dibaca dengan menyematkan lafal e setelah hurufnya, dan ini berlaku bagi tiga huruf qalqalah

yaitu ب، ج، د

Ketika sahabat menemukan huruf huruf ini di dalam Al Qur'an, silahkan baca dengan memantulkan nya, dan untuk tiga huruf ini ketika dipantulkan akan ada bunyi lafal e, contoh لقد،

LaQad, cara Membacanya ialah laqade, ada bunyi e dibelakangnya, begitu juga dengan huruf Ba dan ja.

Selanjutnya, ketika sahabat menemukan huruf iqlab qaf dan Tha, silahkan baca dengan later O dibelakang hurufnya, contohnya adalah فلق ،

Cara membacanya ialah Falaq,  dan jika dibaca qalqalah , maka akan menjadi Falaqo.

Alhamdulillah, demikian untuk pembahasan kali ini ya sahabat, semoga ketika membaca Al Qur'an menemukan huruf huruf ini bacaannya tidak salah lagi ya.

Demian dari saya ,

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Cara Membaca Huruf Ja

Cara Membaca Huruf Ja

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Alhamdulillah, Wallahuakbar.

Bagaimana sahabat, sudah hampir seminggu kita berada di bulan yang mulia ini, sudahkah kita membaca Kalam Kalam Nya yang tak kalah mulianya? Sudah berapa juz sahabat? Sudahkan bacaan kita bagus dan benar sehingga tidak menyalahi dan melenceng daripada makna yang seharusnya?

Semoga saja bacaannya sudah semakin baik ya, setiap harinya.


Baiklah sahabat, pada kesempatan yang Allah berikan dengan segudang Nikmat ini, kita akan membahas mengenai cara membaca huruf Ja yang merupakan salah satu sekian banyak pembahasan dalam tata cara membaca Al Quran.


Sahabat tentunya sudah hafal ya dengan huruf ini, huruf yang bentuknya sama dengan ha, dan kha, hanya saja huruf ini memiliki titik di tengah perutnya, itulah yang membuatnya berbeda dengan dua saudara kembarnya.


Sahabat, kita telah membahas mengenai beberapa Makharijul huruf dari huruf huruf Hijaiyah yang lainnya, dan insyaAllah hari ini kita baru akan membahas mengenai cara membaca huruf Ja ini.

Huruf Ja, termasuk huruf Qalqalah, yang jika membacanya harus dengan pantulan. Makharijul huruf Ja ini, ada pada lidah ya sahabat.


Pertama, gigi gigi  sahabat yang bagian depan, baik yang atas maupun yang depan, silahkan dirapatkan , dengan mulut terbuka lebar, setelah gigi gigi rapat, mulut terbuka lebar, langkah berikutnya ialah lidah sahabat, silahkan letakkan pada gusi bagian gigi bawah.

Lalu lafalkan kata Ja, ingat ya sahabat, ketika membaca huruf ini, jangan sampai ada desahan seperti huruf c atau s atau semacamnya, jika masih ada keluar bunyi bunyi lain atau desahan maka itu pertanda bahwa huruf Ja yang sahabat baca masih salah.

Sederhanakan sahabat? Semoga semakin hari Makharijul dan tajwidnya semakin bagus ya, jangan lupa untuk terus dipraktekkan ya sahabat, dan jangan lupa untuk senantiasa terus membaca Al Qur'an dengan baik dan benar, dan tidak bosan bosannya memperbaiki dan mempelajari cara Membacanya yang baik dan benar.

Demikian dari saya, semoga yang sedikit ini bermanfaat ya sahabat, Jangan lupa untuk mengulang Sharenya kepada orang lain ya.

من تعلم القران وعلمه.

Wallahua'lam,

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Cara Membaca Ikhfa Syafawi

Cara Membaca Ikhfa Syafawi

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh
Alhamdulillah, Allah sudah mempertemukan kita di bulan Ramadhan kali ini ya sahabat.
Bagaimana puasanya, lancar ? Biasanya kalau puasa hari pertama pada ngeluh yak, semoga sahabat sekalian tidak seperti itu.

Apakah sahabat sudah membaca Al Qur'an hari ini? Sudah berapa juz tadarus nya hari ini? Semoga sudah sampai satu juz ya, karena sangat disayangkan jika bulan penuh Rahmat ini kita sia siakan begitu saja.

Baiklah sahabat , kali ini kita akan belajar tajwid ya, agar bacaan kita semakin baik dan tidak salah salah.

Kita akan belajar tata cara membaca Al Quran pada pembahasan Ikhfa Syafawi
Pertamanya kita harus tau, apa arti Ikhfa terlebih dahulu, dan apa arti Syafawi.
Ikhfa artinya menyembunyikan atau menyamarkan, dan Syafawi itu artinya bibir.
Dikatakan Ikhfa Syafawi ialah karena cara membacanya atau Makharijul hurufnya dikarenakan berasal dari pertemuan antara bibir atas dengan bibir bawah. Sudah paham kan ? 
Jadi,  Ikhfa Syafawi ialah salah satu hukum tajwid, yang apabila ada huruf mim sukun atau mim mati bertemu dengan huruf Ba.

Apabila ada Mim mati bertemu demgan huruf Ba, maka cara Membacanya ialah dengan ditahan sahabat, atau dengan dengung, walaupun pada kedua huruf antara Mim dan Ba tidak ada yang terdapat tasydid atau musyaddadah ya. Jadi, hal ini sangat berbeda dengan idgham bihunnah, nun atau Mim musyaddadah, atau iqlab.

Karena memang hukum dari Ikhfa Syafawi ini berbeda daripada yang lain.
Dibaca berdengung ya sahabat, sepanjang dua sampai tiga harakat, atau 1 sampai satu setengah Alif, jika saja sahabat sekalian membacanya tanpa dengung, maka itu menandakan bahwa sahabat mengubahnya menjadi izhar, dan ini tentu salah total.

Jadi, kuncinya ialah Mim mati bertemu dengan Ba, maka wajib dibaca dengan dengung sepanjanh dua sampai tiga harakat.
Alhamdulillah.
Demikian untuk kali ini, semoga bermanfaat ya sahabat. Semangat terus dalam mempelajari Al Qur'an, dan jangan lupa untuk mengajarkannya kepada orang lain. من تعلم القران وعلمه.
Billahi fi sabilil Haq. فاستبقو الخير ات
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Cara membaca huruf ف  ( Fa )

Cara membaca huruf ف ( Fa )

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Bagaimana kabarnya sahabat ? Sudahkah kita membaca Alqur'an hari ini ? Sudah berapa banyak ayat yang telah kita baca hari ini? Atau, sudah seberapa benar tata cara membaca Al Quran kita ?

Sahabat, ketahuilah bahwa membaca Al Qur'an tidak sama dengan membaca Buku buku biasa, jika membaca buku buku biasa kita salah maka maknanya tidak akan berbeda jauh dari yang kita baca, namun tidak halnya dengan Ql Qur'an, apabila salah kita membacanya maka makna dari apa yang kita baca akan jauh berbeda dari apa yang kita baca.

Alhamdulillah, semoga kita senantiasa selalu membaca Al Qur'an dengan Tartil dan senantiasa selalu memperbaiki bacaan kita.

Baiklah sahabat, kali ini kita akan belajar Makharijul huruf kembali, dikarenakan materi yang kemarin materi yang saya sampaikan lompat lompat atau lebih tepatnya kurang tertata dan teratur. Hehe
Kali ini, saya akan membahas mengenai cara membaca huruf ف   yang baik dan benar.
Huruf ف , bila dibaca dengan Tulisan Fa ya, bukan pa, Di dalam Makharijul huruf Hijaiyah tidak ada pelafalan huruf dengan pa, yang ada fa.
Cara Membacanya ialah letakkan gigi bagian tengah yang bawah ke belakang bibir lidah yang bawah, ingat yah gigi bagian bawah diletakkan ke belakang bibir bagian bawah, ada sedikit udara yang keluar dari mulut kita.
Jangan sampai salah ya sahabat, membacanya dengan huruf F pada abjad Indonesia, jangan sampai terbawa pada logat bahasa daerah masing masing, hehe karena memang dibeberapa kasus, ada orang orang yang kesulitan dalam melafadzkan huruf fa ini, malah terkadang terkesan salah, karena mereka melafadzkan nya dengan huruf P , bukan F.
Semoga yang sedikit ini bermanfaat ya sahabat, karena hal sekecil apapun apabila benar memang harus terus kita pelajari walaupun hal sepele seperti ini bahkan juga sangat sederhana.
Demikian dari saya untuk pembahasan hari ini, semoga kita selalu diistiqamahkan oleh Allah untuk terus memperbaiki bacaan Al Qur'an kita, wallahua'lam bishshawab
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Cara membaca عسق

Cara membaca عسق

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah SWT. Yang telah menurunkan Al Qur'an bagi semesta alam sebagai penerang dan petunjuk dalam mengarungi lautnya kehidupan yang fana ini.

Alhamdulillah sahabat, kita telah mempelajari berbagai hal mengenai tata cara membaca Al Quran yang baik dan benar, beberapa cara membaca Makharijul huruf dan juga beberapa cara membaca Al-Quran yang di dalamnya terdapat huruf muqaththa'ah.

Baiklah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas lebih spesifik lagi mengenai cara membaca huruf muqaththa'ah yakni cara membacaعسق 
Sahabat, seperti sebelumnya yang telah dijelaskan bahwa cara membaca huruf muqaththa'ah ialah dengan membacanya sesuai dengan bacaan huruf Aslinya tanpa harakat.

Huruf huruf tersebut dibaca sepanjang enam harakat, atau tepatnya enam ketukan, ketika membaca huruf 'ain, Iin nya harus dibaca sepanjang enam harakat dengan ikhfa masuk kepada huruf setelahnya yaitu huruf sin, dengan cara membaca ikhfa, yakni seperti membaca Makharijul huruf sin, akan tetapi belum kepada huruf sin, ingat yah cara membaca nya ikhfa, jangan sampai berdengung di hidung, setelah itu cara membaca huruf selanjutnya ialah sin, bacalah sin dengan enam harakat juga, dengan menambahkan dengung kepada huruf selanjutnya yaitu qaf, tetapi untuk yang ini dengung nya sampai kepada hidung,
Caranya ialah, ingatlah bahwa Cara membacanya antara huruf 'ain dan sin tidak boleh dengung sampai ke hidung, jadi ketika kita membacanya suara kita masih tetap bisa bersuara walaupun hidung kita sedang ditutup. Ingat yah, ( ini kuncinya ) , sedangkan ketika membaca huruf sin kepada huruf qaf ialah dengan dengung yang sampai kepada hidung, jadi ketika kita Membaca hidung kita ditutup maka kita tidak akan dapat mengeluarkan suara apapun, atau lebih tepatnya terhenti. Ingat sahabat, ada dua huruf yang ketika membacanya dengan dengung yang sampai kepada hidung yakni huruf qaf dan kaf, selain dua huruf tersebut dibaca dengan dengung namun tidak sampai kepada hidung.
Demikian sahabat, semoga Bermanfaat jangan lupa tanyakan kepada orang yang paham, dan belajarlah kepadanya.
 Jangan pernah lupa untuk selalu mempelajari dan memperbaiki bacaan Al Qur'an kita yah.wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Cara membaca huruf Ra / Takrir

Cara membaca huruf Ra / Takrir

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillah, Rahmat Allah dan limpahan hidayah Nya kita masih dapat terus menerus memperbaiki amalan kita sehari hari.

Sahabat, kemarin kita sudah membahas mengenai beberapa hal tentang makhraj dan mad, namun belum tuntas semua karena saya memberikan bab tata cara membaca Al Quran yang ini dengan lompat lompat, hehe maaf yah. Dan kali ini, insyaAllah kita akan membahas tentang sifat huruf  ) Ra ) ر
Baiklah ،sahabat  seluruh huruf Hijaiyah yang ada di dalam Al Quran memiliki sifat sifat dari masing masing huruf ada yang hams, syiddah, rakhawah, itu hanya sebagian contohnya saja, dan biasanya masing masing sifat tersebut memiliki beberapa huruf, akan tetapi pada kali ini kita hanya akan membahas mengenai satu sifat yang hanya memiliki satu huruf saja, yaitu sifat takrir تكرير /     yang berarti pengulangan dalam penyebutan nya.

Sifat takrir ini hanya memiliki satu huruf, atau hanya ada satu huruf yang dibaca dengan takrir, huruf apakah itu ??
Huruf yang memiliki sifat takrir tersebut yakni hanya huruf Ra / ر saja, kenapa bisa ? Karena saat kita membaca huruf ra, posisi lidah kita berada di belakang gigi dan saat kita membacanya lidah kita bergetar ke atas dan ke bawah.
Selain huruf ra ini, tidak ada lagi huruf lain yang dibacanya dengan lidah bergetar, karena memang sifat ini hanya dimiliki oleh huruf ini, dan dikhususkan untuknya.
Lidah kita, kita arahkan ke gusi bagian belakang gigi. Cara membaca huruf Ra ini, terbagi menjadi dua sahabat, yaitu Ra tebal dan Ra tipis.
Insyaallah besok kita akan mencoba membahas sedikit mengenali cara membaca huruf Ra tebal dan Ra tipis, apa saja tanda tandanya dan kenapa dia dibaca tipis serta kenapa harus dibaca tebal.
Demikian untuk pembahasan kali ini, sederhana tetapi penuh dengan makna dan semakin memperkaya ilmu serta pengetahuan kita yah sahabat, karena membaca Al Alquran dengan baik dan benar adalah keharusan bagi kita, agar kelak yang kita baca tidak akan berubah maknanya.
Demikian dari saya,
Wallahua'lam bishshawab
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Cara memotong ayat Al Quran ketika nafas tidak sampai waqaf

Cara memotong ayat Al Quran ketika nafas tidak sampai waqaf

Bismillah

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Alhamdulillah, Allah berikan kita Nikmat yang tiada terputus yah sahabat, mulai dari kita bangun dari tidur kita, hingga kita akan tertidur kembali, Allah tiada terhingga memberikan Nikmat dan Rahmat Nya

.

Alhamdulillah,

Bagaimana sahabat? Apakah hari ini sudah membaca Al Qur'an? Sudahkah memperbaiki tata cara membaca Al Quran kita? Atau sudah tahsin kah ? Atau malah belum sama sekali ?

Tetapi, semoga saja sahabat malah sudah membaca beberapa lembar Al Quran yah.


Baiklah, sahabat, kali ini saya akan membahas mengenai cara memotong

Ayat Al Alquran ketika nafas kita sudah tidak mencukupi hingga akhir ayat.

Sahabat tentu pernah atau bahkan sering mengalami hal ini bukan ? Ketika kita sedang asyik asyiknya membaca Alquran, eeeeh malah tiba tiba nafas kita tidak sampai pada ujung ayat, tapi jangan khawatir sahabat, ada triknya kok hehee.

Caranya ialah, silahkan sahabat baca Al Alquran sebanyak banyaknya, dan ketika nafas sahabat memang tidak sampai pada waqaf, maka silahkan berhenti saja sahabat, jangan dipaksakan yah. Karena jika dipaksakan, kasihan juga kan hehe.

Jika memang nafas kita sudah tidak sampai, maka silahkan berhenti saja, karena sangat banyak kasus, bahwasanya banyak yang ketika nafasnya yang dikira sampai tetapi tidak sampai malah lebih fatal akibatnya, yaitu berhenti di ayat yang tidak ada madnya sama sekali, yang mengakibatkan huruf yang tidak ada madnya menjadi ada madnya, walaupun hanya bertambah satu ketukan.

Ketika ingin berhenti, jangan berhenti di huruf yang tidak ada madnya, tetapi pilihlah ayat yang memiliki mad walaupun hanya dua harakat, karena jika tidak dibiasakan, maka kebiasaan kurang baik ini bisa menjadi kebiasaan ketika membaca Al Quran, kita jadi terbiasa membaca ayat yang seharusnya tidak panjang menjadi panjang hanya karena kesalahan dalam memberhentikan huruf.

Kesimpulan nya, sahabat boleh berhenti dimanapun ketika  nafasnya kurang panjang, hanya saja pilihlah untuk berhenti di huruf yang memiliki masalah atau tanda panjang yah, minimal dua harakat.

Sekian, semoga bermanfaat dan mudah dipahami, dan Allah beri pemahaman yang baik untuk kita.

Jangan lupa, sediakan waktu untuk membaca Al Quran setipap harinya yah.

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Cara membaca huruf ث، ،ذ، ظ

Cara membaca huruf ث، ،ذ، ظ

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillah, semoga Allah senantiasa selalu memberikan Rahmat, Nikmat, Hidayat Nya kepada kita, kapanpun dan  dimanapun kita berada, Karena memang Allah tidak pernah memandang apapun ketika akan memberikan Nikmat kepada Hamba Nya.

Shalawat serta salam, semoga senantiasa selalu tercurah limpahkan kepada baginda Nabi Akhir zaman yang membawa risalah kebenaran dan kedamaian.

Sahabat, kali ini kita akan membahas Makhrarijul huruf kembali yah, karena kemarin pembahasan mengenai Makhrarijul huruf nya belum lengkap, hehe, karena saya terkadang lupa, baiklah langsung saja yah, kali ini saya akan membahas mengenai bagaimana cara membaca huruf yang keluar dari ujung lidah.

Sahabat, dari mulut kita yang sederhana ini،kita dapat membuat banyak dosa, dan penyebab masuk neraka, namun apabila kita memahami nya, sesungguhnya karena mulut kita jugalah kita dapat masuk kedalam surga, yaitu dengan berkata kata yang baik, dan memperbanyak bacaan Al Qur'an kita.
Huruf yang keluar dari ujung lidah kita ada tiga huruf, yaitu huruf ذ، ث، ظ .

Tiga huruf itu dapat kita baca dengan meletakkan lidah kita ditengah tengah gigi bagian atas dan bagian bawah gigi kita, seolah olah lidah kita diapit, hehe karena memang diapit, dan ada sedikit udara yang keluar dari mulut kita.

Dan sahabat bisa melihat dan menilai bacaan ketiga huruf tersebut benar atau tidak dengan ada nya sedikit udara yang keluar, serta kita merasa bahwa ada sedikit rasa geli pada lidah kita ketika membacanya.

Demikian yah seri tata cara membaca Al Quran pada kali ini, semoga mudah dipahami dan diamalkan sehingga bacaan Al Qur'an kita semakin hari semakin baik dan semakin benar.

Wallahua'lam bishshawab,
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Cara membaca Idgham Bigunnah dan bila ghunnah

Cara membaca Idgham Bigunnah dan bila ghunnah

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Alhamdulillah, segala puji hanya Milik Nya, yang senantiasa mengarungi kita dengan segala limpahan Rahmat, hidayah, inayah, dan karuniaNya.

Shalawat serta salam, yang insyaallah selalu tercurahkan kepada baginda Rasul yang telah membawa zaman ini dari yang penuh dengan kejahiliahan menuju yang penuh dengan ukhuwah yang kita rasakan. 

Alhamdulillah.  Sahabat,  pada pertemuan kemarin,  kita telah membahas tentang hukum bacaan dan cara membaca izhar yang baik dan benar, dan pada tulisan tata cara membaca Al Quran kali ini,  saya akan memaparkan sedikit mengenai cara membaca idgham bigunnah dan idgham bilagunnah. 

Sahabat,  ghunnah berasal dari bahasa Arab, yang artinya ialah dengung,  sementara bila ghunnah itu berarti tanpa dengung. 

Ingat yah sahabat,  ini masih sekitar hukum tajwid nun mati atau tanwin,  kita belum membahas hukum mim mati atau tanwinnya. 

Jadi,  apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan 5 huruf hijaiyah, yaitu huruf ba,  Jim,  dal, tha,  qaf, maka membacanya harus dengan ghunnah atau dengan dengung,  dan biasanya disebut dengan idgham bigunnah,  sementara apabila ada nunggu mati atau tanwin bertemu dengan dua huruf hijaiyah yaitu lam dan ra,  maka membacanya ialah dengan bila ghunnah atau tanpa dengung. 
Biasanya untuk mempermudah menghafal nama nama hurufnya,  banyak orang yang menyingkat nya, 
Misalnya huruf huruf idgham bigunnah biasanya di singkat dengan, Bajudithaqa
Dan yang bila ghunnah disingkat dengan lari.

Nah,  jadi apabila sahabat menemukan ada nun mati atau tanwin bertemu dengan kelima huruf tadi,  ingat yah cara membacanya ialah dengan didengungkan, atau sedikit ditahan,  jangan langsung dibaca huruf selanjutnya ya, 
Dan jika ada nun mati bertemu dua huruf tadi,  jangan lupa juga membacanya tanpa dengung ya. 
Demikian materi kali ini, semoga paham yah, insyaallah jika terus menerus diperbaiki dan dipelajari bacaan kita pasti semakin bagus. 

Billahifisabililhaq. 
Wassalamualaikum. 
Cara membaca hukum izhar

Cara membaca hukum izhar

Assalamualaikum sahabat. 
Semoga limpahan Rahmat dan karunia Allah hari ini, kemarin dan yang akan datang akan selalu kita gunakan untuk selalu tazdidunniyat dan bacaan AL quran kita yah,  selalu mengupdate bacaan yang benar dan belajar al quran yang giat.

Alhamdulillah,  pada kesempatan kali ini kita masih bisa kembali bertemu dalam rangka thalabul 'ilmi. Pada kesempatan kali ini,  mari kita belajar tata cara membaca Al Quran , dalam hal ini terkait huruf izhar dengan baik dan benar yah. 
Hukum hukum dalam membaca AL quran yang baik dan benar tidak begitu banyak,  mulai dari izhar,  idgham,  iqlab dan lain sebagainya. 

Pada kesempatan yang bahagia ini,  saya akan memberikan sedikit penjelasan mengenai bagaimana cara membaca huruf izhar yang benar dan baik. 

Sahabat,  huruf huruf di Dalam Al quran,  yang berjumlah 29 huruf,  memiliki makharijul huruf dan hukum bacaan masing masing,  tergantung kepada tanda baca yang mendahuluinya. 

Pada kesempatan beberapa waktu yang lalu,  saya sudah menjelaskan sedikit saja mengenai beberapa tanda baca yang ada di dalam Al aquran,  mulai dari fathah,  kashrah,  dhammah. 

Hukum membaca AL quran terbagi menjadi dua yakni ada hukum membaca nun mati/ tanwin dan mim mati/tanwin. 

Dan hukum membaca Huruf izhar termasuk kepada Hukum nun mati/tanwin. 
Apabila ada nun mati/tanwin yang bertemu dengan huruf izhar,  maka harus dibaca dengan jelas atau izhar. 

Izhar ini,  berasal dari kata dzhahara yang berarti terlihat.
Cara membacanya yaitu dengan jelas,  tanpa dengung. 

Lalu,  huruf apa saja yang termasuk huruf izhar?
Huruf izhar,  berjumlah 6 huruf  yaitu alif,  ha, kha, 'ain, gha dan hamzah. 
Cara membaca Huruf Musyaddadah

Cara membaca Huruf Musyaddadah

Assalamualaikum, sahabat.
Alhamdulillah, Allah  masih  memberikan  kita  kesempatan untuk  terus  bisa  belajar  dan  berproses  menjadi lebih  baik.

Sahabat, pada  pembahasan  tata cara membaca Al Quran yang  kemarin, kita  sudah  membahas  sedikit  mengenai makharijul  huruf  pada huruf  huruf  hijaiyah, dan  kali  ini  saya  akan  mencoba mengulas dan  membahas  sedikit  mengenai  cara  membaca  huruf Nun  dan  Mim  Musyaddadah.

Tanda  baca  di  dalam  Al  Quran  tidak  begitu  banyak, hanya  ada  sekitar Lima, ada  fathah, kashrah, dammah, sukun  dan  tasydid. Masing  masing  tanda  baca  tersebut  memiliki  cara  membaca  yang  berbeda  beda.

Semua  huruf  hijaiyah  dapat  saja  mendapatkan tanda  baca  musyaddadah  atau  tasydid, hanya  saja  tidak  semuanya  mendapatkan  cara membaca  yang  sama.

Cara  membaca  Tasydid  antara  huruf  nun  dan  mim  itu sama, hanya  saja  selain  huruf  keduanya  dibaca  berbeda.

Apabila  kita  menemukan  ada  huruf  Mim, dan  Nun  yang  bertasydid, baik  di  depan, ditengah  maupun di  akhir, maka  cara membacanya harus ditahan  terlebih  dahulu, Ingat  yah! Baik  di  awal, di  tengah  maupun di  akhir. Membacanya  ditahan  selama  dua  ketuk, contohnya 
عم  يتساءلون. Pada  huruf mimnya  terdapat  tanda  baca  tasydid, maka  dibacanya dengan ditahan  terlebih dahulu' amma, harus ditahan selama  dua  ketuk, hal  ini  sama  dengan  cara  membaca  huruf  nun  yang  bertasydid.
Sedangkan Huruf  huruf hijaiyah selain  mim  dan  nun, dibaca  langsung tanpa  ditahan, dan  itu  berarti  tanpa  dengung, baik  di  awal  ayat  maupun di  akhir  atau  di  tengah.
Demikian pelajaran  kita  kali  ini, semoga  bermanfaat, jangan  lupa untuk terus  mempraktekkan nya  sesering  mungkin.
Wallahualam.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Cara membaca huruf Hijaiyah dengan Makharijul huruf yang benar

Cara membaca huruf Hijaiyah dengan Makharijul huruf yang benar

Assalamualaikum, 
Alhamdulillah, Allah masih memberikan kenikmatan serta kesehatan kepada kita,  sehingga sampai hari ini kita masih dapat terus memperbaiki bacaan tata cara membaca Al Quran kita,  masih bisa terus mempelajari makna makna bacaan serta cara membaca Al Quran kita agar menjadi benar sehingga tidak salah maknanya ketika diterjemahkan.
Alhamdulillah, pada pembahasan sebelumnya,  kita telah membahas cara membaca Makharijul huruf yang berasal dari Rongga mulut,  tenggorokan dan juga lidah,  dan untuk kali ini,  kita akan melanjutkan makharijul huruf selanjutnya. 

-Dua bibir (الشفتين )
Atau  huruf  huruf  syafatain, bibir kita dapat membaca huruf huruf Al Quran dengan benar,  jika kita mengetahui cara membacanya dan memahaminya,  dan jangan lupa mempraktekkannya, dan huruf huruf yang keluar dari Dua bibir ini  terbagi  menjadi  dua, yaitu:

a. Fa’ ( ف ) huruf fa ini,  keluar dari dalam bibir yang bawah dan juga menepati
dengan ujung dua gigi seri yang atas, gigi  bawah bagian  depan
Sedikit  diangkat  ke atas sehingga mengenai  bibir  atas, dan  apabila  kita  lebih  teliti, ada  sedikit  udara  yang  keluar  ketika  kita  membacanya.

b. ba’ ( ب ), mim ( م ), waw ( و)  keluar di antara dua bibir antara
bibir atas dan bawah.
Huruf  Ba, dibaca  dengan  mengatupkan kedua  bibir  terlebih dahulu, kemudian  melafalkan kata  Ba, dengan  mulut terbuka.
Huruf  Mim, sama  dengan  huruf  Ba, dengan  mengatupkan  kedua  bibir terlebih dahulu, kemudian  melafalkan kata  mim.
Melafalkan  huruf  waw  ini, tentu  berbeda  dengan  melafalkan huruf  ba  dan  mim, jika  kedua huruf  tersebut mengatupkan dua binir terlebih  dahulu, maka  Melafalkan huruf  Waw  ini  berbeda, dia  tidak  dengan  mengatupkan  kedua  bibir, kedua  bibir  sedikit mengatup, tapi  tidak  bersentuhan, lalu  lafalkan  kata  waw.

Demikian  untuk  materi kali  ini, dan  masih  ada  sedikit  pembahasan mengenai  makharijul huruf  ini, yang insyaallah  akan  kita  sambung  pada hari  berikutnya.
Wallahualam, semoga  dapat  dipahami, dan  memacu  kita  untuk  terus  memperbaikinya bacaan  Al  Quran  kita.
Cara membaca Huruf Hijaiyah sesuai dengan Makharijul Hurufnya

Cara membaca Huruf Hijaiyah sesuai dengan Makharijul Hurufnya

Supaya memahami tata cara membaca Al Quran dengan baik, maka sahabat harus tahu huruf hijaiyah yang berjumlah 29 huruf, terdiri dari 17 tempat keluar atau makharijul,  yang dapat dibagi menjadi tempat khusus dan juga umum.  Tempat makharijul huruf yang khusus berjumlah 17 huruf, sedangkan makharijul huruf  yang  umum  terdapat 5 makharijul, yaitu :

1. Rongga mulut (الجوف )
Huruf yang keluar dari  rongga  mulut terdapat  tiga  huruf, yaitu : alif, wawu, ya’.

2. Tenggorokan (الحلق )
Huruf  yang  keluar dari  tenggorokan terbagi  menjadi tiga  bagian,  yaitu pangkal tenggorokan( Asyqal  Halqi ),  pertengahan tenggorokan(wasthul Halqi)  dan ujung tenggorokan( Adnal  Halqi ).

a. Asyqal Halqi (pangkal tenggorokan), huruf huruf yang keluar dari pangkal tenggorokan ada dua huruf,  yaitu hamzah ( ء ) dan ha’) هـ )

b.Wasthul Halqi (pertengahan tenggorokan), ada dua huruf yang keluar dari pertengahan tenggorokan yaitu ha’( ح ) dan ‘ain ( ع)

c.Adnal Halqi (ujung tenggorokan), yaitu ghoin ( غ ) dan kho’ ( خ )

3. Lidah (اللسان )
Ada 18 huruf  hijaiyah  yang keluar  dari lidah, yang  dapat  dikelompokkan menjadi 10 makharijul  huruf, diantaranya: pangkal  lidah  dan  langit  langit  lidah, pangkal  lidah  bagian  tengah, bagian  lidah  tengah  tengah, pangkal tepi  lidah, ujung  tepi  lidah, ujung  lidah, ujung  lidah tepat, kulit  gusi  atas, runcing lidah  dan  gusi.

a. Pangkal lidah dan langit-langit mulut bagian belakang
Ada huruf ق yang bunyinya keluar dari pangkal lidah dekat dengan
kerongkongan dihimpitkan ke langit-langit mulut bagian
belakang.

b. Pangkal lidah bagian tengah dan langit-langit mulut bagian tengah
Yaitu huruf kaf ( ك ) bunyinya keluar dari pangkal lidah di depan
makhroj huruf qof yang dihimpitkan ke langit-langit bagian mulut bagian
tengah.

c. Tengah-tengah lidah
Yaitu huruf jim ( ج ), syin ( ش ), dan ya’ ( ي ) bunyinya keluar dari
tengah-tengah lidah serta menepati langit-langit mulut yang tepat di
atasnya.

d. Pangkal tepi lidah
Yaitu huruf dho’ ( ض ) bunyinya keluar dari tepi lidah (boleh tepi lidah
kanan atau kiri) hingga sambung dengan makhrojnya huruf lam, serta
menepati geraham.

e. Ujung tepi lidah
Yaitu huruf lam ( ل ) bunyinya keluar dari tepi lidah (sebelah kiri atau
kanan) hingga penghabisan ujung lidah serta menepati dengan langit-
langit mulut atas.

f. Ujung lidah
Yaitu huruf nun ( ن ) bunyinya keluar dari ujung lidah setelah
makhrojnya lam, lebih masuk sedikit ke dasar lidah serta menepati
dengan langit-langit mulut atas.

g. Ujung lidah tepat
Yaitu huruf ro’ ( ر ) bunyinya keluar dari ujung lidah tepat setelah
makhrojnya nun dan lebih masuk ke dasar lidah serta menepati dengan
langit-langit mulut atas.

h. Kulit gusi atas
Yaitu huruf dal ( د ), ta’ ( ت ), tho’ ( ط ) bunyinya keluar dari ujung
lidah serta menepati dengan pangkal gigi seri yang atas.

i. Runcing lidah
Yaitu huruf shod ( ص ), sin ( س ), za’ ( ز ) bunyinya keluar dari ujung
lidah serta menepati ujung dua gigi seri yang bawah.

j. Gusi
Yaitu huruf dho’ ( ظ ), tsa’ ( ث ), dzal ( ذ ) bunyinya keluar dari ujung
lidah serta menepati dengan ujung dua gigi seri yang atas.

Dan  ada  beberapa  pembahasan lagi  yang  insyaallah  akan  saya  sampaikan  di  sesi  berikutnya.
Semoga  bermanfaat, dan  menambah  wawasan  serta  semangat  kita dalam  terus  mempelajari Al  Quran.
Cara membaca Huruf Alif yang benar dan baik

Cara membaca Huruf Alif yang benar dan baik

Huruf di dalam Al Quran berjumlah dua puluh sembilan,  dan masing masing hurufnya tentu memiliki cara membaca masing masing dan berbeda, hanya saja, ada beberapa huruf memiliki tempat keluar dari satu arah.

Dari satu  arah, dengan  tata cara  membaca  Al Quran yang  tetap berbeda. Karena  dari  kesederhanaan mulut kita, dia  dapat  menghasilkan berbagai  macam  jenis  suara  dan  juga  bunyi  yang  berbeda  beda. Maka  dari  itulah  kita  harus  lebih cermat  dalam  memahami, mempelajari dan  juga  mempraktekkan cara  membaca  masing  masing  huruf  yang  ada, karena  jika  tidak  cermat  sedikit  saja, bisa  jadi malah  menjadi  huruf  yang  tidak semestinya. 

Makharaijul huruf adalah sebuah ilmu tentang tempat tempat keluarnya huruf atau Sumber keluarnya huruf. 

Seluruh huruf hijriyah di dalam Al Quran mulai dari huruf Alif hingga ya,  memiliki makharijnya masing masing.  Di dalam kitab Terjemahan Tafsiriyah matan manzhuma jazariyah menyebutkan bahwa tempat tempat keluarnya huruf itu ada 17 untuk 29 huruf huruf hijriyah,  yang merupakan pendapat terpilih dari para ulama ahli Qiraah.

Huruf Alif disebutkan dalam kitab itu ialah terdapat pada rongga yang mencakup rongga tenggorokan hingga rongga mulut,  terdapat alif dan saudari saudarinya yakni huruf huruf mad ( waw mad dan ya mad)  .

Sementara itu,  Cara membaca huruf Alif yang benar ialah suara harus berasal dari pangkal tenggorokan, ( ingat ya,  pangkal tenggorokan), karena jika kita membacanya tidak tepat maka hurufnya tidak lagi menjadi huruf alif,  melainkan bisa saja menjadi huruf lain,  sepertinya 'ain. membacanya tidak boleh dengan ghunnah atau dengung karena huruf alif ini memiliki sifat jahr dan syiddah, harus dibaca jelas, dan huruf Alif adalah salah satu huruf Idzhar,  yang harus dibaca dengan jelas tanpa dengung sedikitpun,  huruf Alif ini juga dibaca harus dengan mulut terbuka lebar, tanpa  malu  malu.
Mudahkan,  Semoga setelah membaca artikel ini,  tidak salah lagi ya membaca huruf Alif nya,  jangan sampai membaca huruf alif sama dengan 'ain.  di dalam Al Quran berjumlah dua puluh sembilan,  dan masing masing hurufnya tentu memiliki cara membaca masing masing dan berbeda, hanya saja, ada beberapa huruf memiliki tempat keluar dari satu arah.

Dari satu  arah, dengan  cara  membaca  yang  tetap berbeda. Karena  dari  kesederhanaan mulut kita, dia  dapat  menghasilkan berbagai  macam  jenis  suara  dan  juga  bunyi  yang  berbeda  beda. Maka  dari  itulah  kita  harus  lebih cermat  dalam  memahami, mempelajari dan  juga  mempraktekkan cara  membaca  masing  masing  huruf  yang  ada, karena  jika  tidak  cermat  sedikit  saja, bisa  jadi malah  menjadi  huruf  yang  tidak semestinya. 

Makharaijul huruf adalah sebuah ilmu tentang tempat tempat keluarnya huruf atau Sumber keluarnya huruf. 

Seluruh huruf hijriyah di dalam Al Quran mulai dari huruf Alif hingga ya,  memiliki makharijnya masing masing.  Di dalam kitab Terjemahan Tafsiriyah matan manzhuma jazariyah menyebutkan bahwa tempat tempat keluarnya huruf itu ada 17 untuk 29 huruf huruf hijriyah,  yang merupakan pendapat terpilih dari para ulama ahli Qiraah.

Huruf Alif disebutkan dalam kitab itu ialah terdapat pada rongga yang mencakup rongga tenggorokan hingga rongga mulut,  terdapat alif dan saudari saudarinya yakni huruf huruf mad ( waw mad dan ya mad)  .

Sementara itu,  Cara membaca huruf Alif yang benar ialah suara harus berasal dari pangkal tenggorokan, ( ingat ya,  pangkal tenggorokan), karena jika kita membacanya tidak tepat maka hurufnya tidak lagi menjadi huruf alif,  melainkan bisa saja menjadi huruf lain,  sepertinya 'ain. membacanya tidak boleh dengan ghunnah atau dengung karena huruf alif ini memiliki sifat jahr dan syiddah, harus dibaca jelas, dan huruf Alif adalah salah satu huruf Idzhar,  yang harus dibaca dengan jelas tanpa dengung sedikitpun,  huruf Alif ini juga dibaca harus dengan mulut terbuka lebar, tanpa  malu  malu.

Mudahkan,  Semoga setelah membaca artikel ini,  tidak salah lagi ya membaca huruf Alif nya,  jangan sampai membaca huruf alif sama dengan 'ain.

Cara membaca huruf Alif yang benar

Makharaijul huruf dalam tata cara membaca Al Quran adalah sebuah ilmu tentang tempat tempat keluarnya huruf atau Sumber keluarnya huruf. 

Seluruh huruf hijriyah di dalam Al Quran memiliki makharij masing masing.  Di dalam kitab Terjemahan Tafsiriyah matan manzhuma jazariyah menyebutkan bahwa tempat tempat keluarnya huruf itu ada 17 untuk 29 huruf huruf hijriyah,  yang merupakan pendapat terpilih dari para ulama ahli Qiraah.

Huruf Alif disebutkan dalam kitab itu ialah terdapat pada rongga yang mencakup rongga tenggorokan hingga rongga mulut,  terdapat alif dan saudari saudarinya yakni huruf huruf mad ( waw mad dan ya mad)  .

Sementara itu,  Cara membaca huruf Alif yang benar ialah suara harus berasal dari pangkal tenggorokan, ( ingat ya,  pangkal tenggorokan), membacanya tidak boleh dengan ghunnah atau dengung karena huruf alif ini memiliki sifat jahr dan syiddah, harus dibaca jelas,  dibaca harus dengan mulut terbuka lebar. 
Mudahkan,  Semoga setelah membaca artikel ini,  tidak salah lagi ya membaca huruf Alif nya,  jangan sampai membaca huruf alif sama dengan 'ain. 
Cara mempelajari Al Quran dengan benar

Cara mempelajari Al Quran dengan benar

Allah SWT.  Menurunkan Al Quran kepada Rasulullah sebagai pedoman hidup manusia dengan menggunakan bahasa Arab, walaupun demikian,  namun tetap disadari bahwa di turunkannya bukan hanya untuk yang ummat bangsa arab saja, bukan orang yang bisa berbahasa arab saja,  tetapi seluruh umat di dunia. 

Karena itu,  sangat penting bagi kita, yang bukan terlahir dari keturunan bangsa arab , untuk senantiasa mempelajarinya dengan baik dan benar. Bagi kita,  bahasa arab dan huruf huruf arab,  bukanlah sesuatu yang lumrah bagi kita, mulai dari sekolah,  lingkungan dan lain sebagainya, akan  tetapi, semakin  berkembangnya zaman, kini kita  sudah  mulai  mudah  untuk  memdapatkan  tempat tempat yang  bisa  mengajarkan  kita  tentang  tata cara  membaca  Al  Quran, dan  bahasa  arab, tidak  haya  itu, bahkan  kini  dimedia  mediapun  sangat  banyak  memuat  hal  tersebut.

Akan  tetapi, masih  juga  banyak yang tidak  bisa  memanfaatkan media  dengan  baik, media  yang seharusnya dapat digunakan  untuk  belajar, kini  malah  lebih  sering digunakan  untuk  bersenang-senang belaka.

Dan  yang  paling  penting adalah,
Mengenali terlebih dahulu huruf huruf hijriyah, yang  perlu  diingat  ketika  kita  membaca  huruf  hijriyah yang dalam tulisan  Indonesia ialah ketika ada  tulisan ra, maka  membacanya bukan  mentah  mentah  ra, akan  tetapi menjadi ro, karena  di dalam  transliterasi arab - Indonesia, tidak  ada  penulisan huruf  o.

Setelah  menguasai huruf  hijriyah, mulailah dengan  mempelajari makharijul  hurufnya, tajwid nya  dan  yang  paling penting adalah istiqamah.


Cara membaca Huruf Muqaththa'ah

Membaca Al Quran adalah sebuah ibadah yang sangat mudah untuk dilakukan, bisa di mana pun dan kapanpun kita mau,  namun sayangnya masih banyak di kalangan masyarakat kita  yang  memiliki  kesulitan  dalam  membaca beberapa huruf  Al  Quran. Seperti membaca  Alif  Lam Miim, Haha  Mim  dan  lain  sebagainya. Sebenarnya, ada teori dan tata cara membaca Al Quran yang  mudah untuk  dipahami, diantaranya :


1. huruf-huruf hijaiyah yang berada di awal surat disebut dengan huruf muqathatha’ah. Muqathatha'ah itu sendiri berasal dari kata qatha'a yang berarti memotong,  dan Muqathatha’ah secara bahasa artinya terputus-putus. Dikatakan  sebagai  huruf  huruf  muqaththa'ah  ialah  karena  memang  cara  membacanya  yang  diputus  putus.

Contoh  ini  dapat  kita  lihat pada  Quran  Surah  Al  Baqarah  ayat  pertama, cara  membacanya  ialah  Aliif  Lama  Miim, bukan Aa Laamaa, bila  kita  membacanya  dengan  selain  Aliif  Lam Miim, maka  sudah  dipastikan  itu  salah. Contoh  contoh  huruf  huruf  muqaththa'ah  ini  dapat  ditemui dibeberapa  surat  diantaranya  ialah  surah  al baqarah,  Qaaf, Asy  Syuraa, Al  Hijr, dan  lainnya.

2. cara membacanya mengikuti riwayat dua ulama qiraah yaitu dengan membacanya sesuai dengan pelafalan asli huruf hijaiyah tersebut,  dengan catatan tetap mengikuti kaedah tajwid dalam membacanya.

Contohnya Alif Laam Miim kita baca alif laam miim, karena  jika  dipisahkan  perhurufnya  dan  dibaca  sesuai  dengan  palafalan  aslinya  maka  hasil  bacaannya  adalah  alif  lama  miim, dengan  hanya  tinggal  menyesuaikan  dengan  mau  yang  tertera  pada  huruf  huruf  tersebut.

3. Cara  yang  terakhir  ialah, perhatikan mushaf  Al  Quran yang  kita  miliki, biasanya  bila  kita  menggunakan  mushaf terjemahan, kita  bisa  dengan  mudah  menemukan  cara  membaca  huruf  huruf  muqaththa'ah tersebut, karena  memang  tidak  ada  arti  yang  pasti untuk huruf  huruf  ini, dan  hanya  Allah  yang  mengetahui makna  dan  artinya. Jadi, kita  bisa  melihat  saja  pada  mushaf  terjemahan .

Selamat  mencoba, membaca Al Quran itu mudah,  berpahala dan juga barakah insyaallah. semoga  bacaan  Al  Quran  kita  akan  semakin  baik  dan  benar.
Allahu a’lam
Cara Belajar Membaca Al Quran dengan Baik dan Benar

Cara Belajar Membaca Al Quran dengan Baik dan Benar

Membaca dan memahami ayat ayat Al Quran adalah sebuah keharusan bagi seluruh Umat, karena Al Quran diturunkan oleh Allah untuk seluruh makhluk Nya bukan hanya untuk ummat islam, hanya saja masih banyak yang belum sadar akan hal ini, bukankah nabi Muhammad adalah Khataman Nabi? Yang berarti Penutup para nabi, yang ajarannya bagi seluruh umat yang sekarang? , maka dari itu sangat penting sekali mengetahui cara membaca Al Quran yang baik dan benar apalagi bagi kita ummat islam, masak ia mau kalah sama orientalis, ini sangat penting karena apabila salah membaca satu huruf saja, maka artinyapun akan berbeda, berikut ini cara membaca Al Quran yang baik dan benar :

1. Harus hafal huruf hijaiyah

Untuk tahap awal, kita harus kenal dulu dengan huruf huruf yang ada di dalam Al Quran, yang hampir sama dengan huruf alphabet. Huruf hijaiyah berjumlah dua puluh delapan huruf. Ini adalah modal awal kita untuk bisa membaca Al Quran, jika huruf huruf yang ada 28 itu sudah kita hafal, maka kita sudah mempunyai modal awal.

2. Belajar Makharijul Huruf

Sahabat, setelah menghafal huruf hujaiyah, alangkah baiknya jika kita langsung belajar makharijul huruf, karena sambil menyelam minum air, sambil mengulang ngulang hafalan huruf hijaiyah sambil belajar makhraj, hal ini agar kita akan merasa mudah dan indah melafadzkan huruf huruf nya.

 3. Mengenali tanda baca

Tanda baca antara bahasa indonesia dengan bahasa Al Quran tentu berbeda, setelah kita lulus dalam makharijul huruf, kita bisa mulai belajar untuk memahami tanda baca dalam bahasa Arab, dan ini mudah kok.  yang paling pentingnya ada 3, fathah , kashrah dan dhammah.

 4. Belajar tajwid

Tajwid, adalah ilmu tentang tata cara membaca Al Quran yang baik dan benar. Nah, ini adalah puncaknya kita dalam belajar membaca Al Quran, setelah menghafal huruf hijaiyah, belajar makhraj dan mengenali tanda baca, maka langkah selanjutnya ialah belajar tajwid, ini yang merupakan sedikit rumit, karena memang hukum hukumnya yang lumayan banyak. Tapi ingat sahabat, apabila makhraj kita sudah tepat, tajwid kita bagus maka bacaan kita pasti akan sangat indah didengar, walaupun suara kita cempreng, ( hehehe ) karena yang membuat bacaan itu bagus bukan suaranya, tapi tajwid dan makharijul huruf nya. Dijamin bakalan ketagihan baca Al Quran kalau Makhraj dan Tajwidnya udah bener. Selamat mencoba.😊

Cara Membuat

More »

Cara Membuat

More »