Cara Membaca Mad Lazim Mukhaffah kilmy

Cara Membaca Mad Lazim Mukhaffah kilmy


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. 
الحمد لله الذي هدان لهاذ وماكن لنهتدي لولا أن هدان الله
اشهد أن لا إله الا الله واشهد ان محمدا عبده ورسوله امابعد 
Apa kabar Jiwa raganya sahabat? Apa kabar Imannya sahabat? Semoga senantiasa selalu mengupgrade imannya ya sahabat, serta memperbaiki niat jika dirasa niatnya sudah mulai tidak terarah. 
Bagaimana nih Tilawah nya sahabat? Hari ini sudah berapa ayat? Sudah berapa lembar? Semoga sudah mencapai tiga ayat yah sahabat, kalau lebih malah MasyaAllah, apalagi ditambah dengan keistiqamahan, semakin luar biasa, karena jika hidup tidak membaca Al Qur'an, maka rasanya kita hidup itu seperti mati sahabat, jika rumah rumah kita tidak dihiasi dengan lantunan lantunan ayat Alquran, maka rumah itu akan terasa seperti kuburan, sungguh, saya merasakan nya sendiri sahabat. 
Semoga sahabat sekalian mulai mengganti musik musik di rumah dengan murratal murratal ya sahabat. 
Baiklah sahabat, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara membaca Mad Lazim Mukhaffaf kilmy. 
Sahabat, kini pembahasan kita sudah semakin naik ya atau audah semakin Tinggi. 
Tapi tenang saja, kalau sahabat santai, berusaha dan sering mengulang ulang, insyaAllah akan menjadi mudah kok, dan semoga bacaannya Semakin bagus, dan diikuti dengan pengetahuan mengenai nama hukum bacaannya ya sahabat. 
Mad Lazim Mukhaffah kilmy ialah apabila Mad Thabi'i bertemu Dengan Huruf berharakat Sukun, Maja cara membacanya dihukumi dengan nama Mad Lazim Mukhaffah kilmy. 
Membacanya sama seperti membaca Mad Lazim Mutsaqqal kilmy ya sahabat, yaitu dibaca dengan enam Harakat, atau tiga kali Mad Thabi'i. 
Oh iya, kalau untuk yang satu ini, sangat sangat dan sangat jarang ada di dalam Al Qur'an sahabat, palingan hingga saat ini baru satu yang ditemukan mengenai contoh Mad yang satu ini, sahabat silahkan bisa mencarinya pada Qur'an surat Yunus. Kalau sudah dapat, silahkan dipraktekkan sahabat. 
Demikian, semoga bermanfaat, dan Allah senantiasa curahkan segala nikmat Nya kepada kita. 
Membantu kita dalam mengistiqamahkan diri, membantu kita dalam memahami Kalam Kalam Nya, serta menuntun kita agar tetap berada pada jalan ya h diridhai Nya. 
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh. 


Cara Membaca Mad Lazim Mutsaqqal kilmy

Cara Membaca Mad Lazim Mutsaqqal kilmy


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
الحمد لله الذي هدان لهاذ وماكن لنهتدي لولا أن هدان الله
اشهد أن لا إله الا الله واشهد ان محمدا عبده ورسوله امابعد
Apa kabar Jiwa raganya sahabat? Apa kabar Imannya sahabat? Semoga senantiasa selalu mengupgrade imannya ya sahabat, serta memperbaiki niat jika dirasa niatnya sudah mulai tidak terarah.
Bagaimana nih Tilawah nya sahabat? Hari ini sudah berapa ayat? Sudah berapa lembar? Semoga sudah mencapai tiga ayat yah sahabat, kalau lebih malah MasyaAllah, apalagi ditambah dengan keistiqamahan, semakin luar biasa, karena jika hidup tidak membaca Al Qur'an, maka rasanya kita hidup itu seperti mati sahabat, jika rumah rumah kita tidak dihiasi dengan lantunan lantunan ayat Alquran, maka rumah itu akan terasa seperti kuburan, sungguh, saya merasakan nya sendiri sahabat.
Semoga sahabat sekalian mulai mengganti musik musik di rumah dengan murratal murratal ya sahabat.
Baiklah sahabat, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara membaca Mad Lazim Mutsaqqal kilmy.
Sahabat, kini pembahasan kita sudah semakin naik ya atau audah semakin Tinggi.
Tapi tenang saja, kalau sahabat santai, berusaha dan sering mengulang ulang, insyaAllah akan menjadi mudah kok, dan semoga bacaannya Semakin bagus, dan diikuti dengan pengetahuan mengenai nama hukum bacaannya ya sahabat.
Mad Lazim Mutsaqqal kilmy zaman ialah apabila Mad Thabi'i bertemu dengan Huruf bertasydid tepat berada dalam satu kalimat atau kata, maka hukumnya ialah lazim Mutsaqqal kilmy.
Okeh, akan kita bahas mengenai arti dari Mad Lazim Mutsaqqal kilmy ini dulu.
Lazim artinya wajib atau harus,
Mutsaqqal artinya diberatkan,
Kilmy berarti sebangsa atau sejenis perkataan,
Muthawwal artinya dipanjatkan,
Paham sahabat?
Maksudnya ialah, apabila sahabat menemukan ciri ciri yang sudah saya sampaikan di atas, maka cara membacanya ialah harus dengan menekan huruf yang bertasydid setelah Mad Thabi'i itu.
Dibaca seperti 3 kali Mad Thabi'i sahabat, atau swtara dengan enam harakat.
Wah, panjang ya, hehe. Ia memang begitu sahabat..
Ingat ya, jangan langsung saja membacanya, tetapi harus ada penekanan kepada huruf yang bertasydid setelah Mad Thabi'i tersebut.
Saya rasa cukup, selamat mencoba sahabat. . semoga bermanfaat,
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Cara Membaca Mad Jaiz Munfasil

Cara Membaca Mad Jaiz Munfasil


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
الحمد لله الذي هدان لهاذ وماكن لنهتدي لولا أن هدان الله
اشهد أن لا إله الا الله واشهد ان محمدا عبده ورسوله امابعد
Apa kabar Jiwa raganya sahabat? Apa kabar Imannya sahabat? Semoga senantiasa selalu mengupgrade imannya ya sahabat, serta memperbaiki niat jika dirasa niatnya sudah mulai tidak terarah.
Bagaimana nih Tilawah nya sahabat? Hari ini sudah berapa ayat? Sudah berapa lembar? Semoga sudah mencapai tiga ayat yah sahabat, kalau lebih malah MasyaAllah, apalagi ditambah dengan keistiqamahan, semakin luar biasa, karena jika hidup tidak membaca Al Qur'an, maka rasanya kita hidup itu seperti mati sahabat, jika rumah rumah kita tidak dihiasi dengan lantunan lantunan ayat Alquran, maka rumah itu akan terasa seperti kuburan, sungguh, saya merasakan nya sendiri sahabat.
Semoga sahabat sekalian mulai mengganti musik musik di rumah dengan murratal murratal ya sahabat.
Baiklah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara membaca Mad Jaiz Munfasil.
Sahabat, setelah kemarin kita membahas tentang tatacara membaca Mad Wajib Muttasil, kini ada pula yang namanya Mad Jaiz Munfasil.
Namanya hampir sama ya? Hehe, ia, bahkan tidak jarang yang membaca Al Qur'an salah atau lebih tepatnya tertukar dalam menamai hukum bacaannya.
Baiklah, Mad Jaiz Munfasil, ialah apabila sahabat ketika membaca Al Qur'an kemudian menemukan, ada Mad Thabi'i bertemu dengan Huruf Hamzah, atau setelah Mad Thabi'i ada huruf Hamzah yang keberadaan kalimatnya adalah terpisah, maka cara membacanya disebut dengan Mad Jaiz Munfasil.
Ini kebalikan dari Mad Wajib muttasil ya sahabat.
Jaiz berarti boleh, dan Munfasil berarti Terpisah.
Sudah jelaskan sahabat? Kemudian bagaimana cara membacanya?
Cara Membacanya ialah boleh sepanjang atau seperti Mad Thabi'i boleh juga sepanjang atau seperti Mad Wajib muttasil, dan perlu sahabat ingat, bahwa lebih baik dibaca seperMad Wajib muttasil ya.
Sudah pahamkan sahabat? Jangan lupa dan sampai ketukar ya. Karena perbedaan nya memang sangat sederhana.
Demikian untuk kali ini sahabat, semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk praktek praktek dan praktek, semoga Allah mencurahkan Nikmat Nya kepada kita, dan memberikan pemahaman yang mudah bagi kita yang sedang berjuang di jalan Nya.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.


Cara Membaca Mad Layn

Cara Membaca Mad Layn


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
الحمد لله الذي هدان لهاذ وماكن لنهتدي لولا أن هدان الله
اشهد أن لا إله الا الله واشهد ان محمدا عبده ورسوله امابعد
Apa kabar Jiwa raganya sahabat? Apa kabar Imannya sahabat? Semoga senantiasa selalu mengupgrade imannya ya sahabat, serta memperbaiki niat jika dirasa niatnya sudah mulai tidak terarah.
Bagaimana nih Tilawah nya sahabat? Hari ini sudah berapa ayat? Sudah berapa lembar? Semoga sudah mencapai tiga ayat yah sahabat, kalau lebih malah MasyaAllah, apalagi ditambah dengan keistiqamahan, semakin luar biasa, karena jika hidup tidak membaca Al Qur'an, maka rasanya kita hidup itu seperti mati sahabat, jika rumah rumah kita tidak dihiasi dengan lantunan lantunan ayat Alquran, maka rumah itu akan terasa seperti kuburan, sungguh, saya merasakan nya sendiri sahabat.
Semoga sahabat sekalian mulai mengganti musik musik di rumah dengan murratal murratal ya sahabat.
Baiklah sahabat, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara membaca Mad Layn.
Sahabat pernah mendengar kata mas Layn ini? Tentunya sudah pernah ya sahabat, hanya saja, mungkin belum terlalu mengerti makna dan cara membacanya, hehe.
Sahabat, Mad Layn ini, ialah apabila sahabat ketika membaca Al Qur'an menemukan huruf Waw mati و atau Ya Mati ي, sementara huruf sebelumnya ialah Berharakat Fathah, maka dibaca dengan Mad Layn. Pahamkan sahabat?😄 Sebelum huruf Waw dan ya mati, ada huruf yang berharakat Fathah. Itu namanya Mad Layn.
Bagaimana cara membacanya? Caranya ialah dibaca dengan lunak atau lemas, karena arti Layn atau Laen itu sendiri dalam bahasa Arab ialah Lunak atau lemas.
Mudahkan sahabat? Sekarang jangan pusing pusing lagi yah nama hukum bacaannya. Sekarang kan sudah tahu, karena ada tingkatan dalam membaca Al Qur'an ini sahabat, salah satu tingkatan nya yang paling Tinggi ialah, mengetahui hukum hukumnya dan benar ketika membacanya. Semoga kita termasuk tingkatan yang paling atas ya sahabat.
Demikian untuk kali ini sahabat, semoga bermanfaat, jangan lupa untuk Untuk terus berusaha istiqamah menjalankan Sunnah Nya, semoga Allah berikan pemahaman yang mudah kepada kita.
Jangan bosan untuk terus belajar sahabat, karena ilmu Nya sangat lah luas, tidak mungkin semuanya akan dapat kita kuasai, tetapi tidak ada salahnya untuk terus belajar kan?
Sekian, semoga Allah membantu kita dalam belajar dan memahami sesuatu. Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.


Cara Cara Mad Thabi'i

Cara Cara Mad Thabi'i


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
الحمد لله الذي هدان لهاذ وماكن لنهتدي لولا أن هدان الله
اشهد أن لا إله الا الله واشهد ان محمدا عبده ورسوله امابعد
Apa kabar Jiwa raganya sahabat? Apa kabar Imannya sahabat? Semoga senantiasa selalu mengupgrade imannya ya sahabat, serta memperbaiki niat jika dirasa niatnya sudah mulai tidak terarah.
Bagaimana nih Tilawah nya sahabat? Hari ini sudah berapa ayat? Sudah berapa lembar? Semoga sudah mencapai tiga ayat yah sahabat, kalau lebih malah MasyaAllah, apalagi ditambah dengan keistiqamahan, semakin luar biasa, karena jika hidup tidak membaca Al Qur'an, maka rasanya kita hidup itu seperti mati sahabat, jika rumah rumah kita tidak dihiasi dengan lantunan lantunan ayat Alquran, maka rumah itu akan terasa seperti kuburan, sungguh, saya merasakan nya sendiri sahabat.
Semoga sahabat sekalian mulai mengganti musik musik di rumah dengan murratal murratal ya sahabat.
Baiklah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara membaca Mad Thabi'i.
Sahabat, sudah pernah mendengar kata Mas Thabi'i sebelum? Ini adalah hukum paling dasar ketika membaca Al Qur'an setelah memahami dan menghafal nama nama hurufnya sahabat.
Tentu sahabat sudah mengetahui kan? Mad itu sendiri berarti Panjang sahabat.
Apabila ada huruf Alif, sebelumnya ialah huruf berharakat Fathah, Kemudian huruf Yaa' Mati sebelumnya adalah huruf berharakat Kashrah, dan Huruf Waw mati yang sebelumnya ialah huruf berharakat Dhammah maka hukum bacaannya disebut dengan Mad Thabi'i.
Mad berarti Panjang, dan Thabi'i berarti biasa, jadi cara membacanya ialah dengan panjang dua harakat sahabat, atau disebut juga dengan satu Alif.
Kalau ingin mencobanya, sahabat bisa mencoba dengan mengetuk dengan dua ketukan, itu sama dengan ukuran dua harakat.
Mudah sekali kan sahabat?
Ya, ini adalah bagian Mad yang paling dasar, jika dasarnya sahabat sudah paham, insyaAllah bacaan sahabat sudah terbilang lumayan bagus, kenapa? Karena hampir semua ayat di dalam Al Qur'an memiliki hukum bacaan Mad Thabi'i.
Semoga bermanfaat sahabat, selamat menghafal hukum hukum dalam membaca Al Qur'an. Semoga Allah berikan kemudahan kepada kita dalam hal pemahaman.
Semoga istiqamah, wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Cara Membaca Mad Wajib Muttasil

Cara Membaca Mad Wajib Muttasil


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
الحمد لله الذي هدان لهاذ وماكن لنهتدي لولا أن هدان الله
اشهد أن لا إله الا الله واشهد ان محمدا عبده ورسوله امابعد
Apa kabar Jiwa raganya sahabat? Apa kabar Imannya sahabat? Semoga senantiasa selalu mengupgrade imannya ya sahabat, serta memperbaiki niat jika dirasa niatnya sudah mulai tidak terarah.
Bagaimana nih Tilawah nya sahabat? Hari ini sudah berapa ayat? Sudah berapa lembar? Semoga sudah mencapai tiga ayat yah sahabat, kalau lebih malah MasyaAllah, apalagi ditambah dengan keistiqamahan, semakin luar biasa, karena jika hidup tidak membaca Al Qur'an, maka rasanya kita hidup itu seperti mati sahabat, jika rumah rumah kita tidak dihiasi dengan lantunan lantunan ayat Alquran, maka rumah itu akan terasa seperti kuburan, sungguh, saya merasakan nya sendiri sahabat.
Semoga sahabat sekalian mulai mengganti musik musik di rumah dengan murratal murratal ya sahabat.
Baiklah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara membaca Mad wajib muttasil.
Setelah kita membahas tentang Mad Thabi'i, dimana Mad Thabi'i adalah Mad yang paling dasar dan mudah, kini kita akan membahas Mad yang sudah di atas Mad Thabi'i.
Mad wajib muttasil, ialah apabila ada Mad Thabi'i kemudian diikuti dengan Huruf Hamzah dalam satu kalimat atau dalam satu kata, maka cara membacanya disebut dengan Mad Wajib muttasil. Cara membacanya berapa harakat? Cara membacanya ialah sepanjang Lima Harakat sahabat, atau dua setengah kali lebih panjang dari Mad Thabi'i.
Panjang ya, jangan sampai salah sahabat, sahabat bisa mulai mencari contohnya di dalam Al Qur'an. Di Qur'an surah Al Baqarah awal ada kok contohnya.
Sahabat bisa mencarinya sebanyak mungkin dulu, setelah kira kira sudah dapat banyak, sahabat bisa mulai belajar membacanya dengan benar, kemudian menghafalkan nama hukumnya. Demikian sahabat, semoga bermanfaat.
Jangan lupa untuk mempraktekkan nya, memcarinya dan terus mempelajari serta mengulang ulang kembali ya sahabat.
Semoga Allah memberikan pemahaman yang mudah kepada kita.

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.


Cara Membaca Idgham Mutaqarribain

Cara Membaca Idgham Mutaqarribain


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
الحمد لله الذي هدان لهاذ وماكن لنهتدي لولا أن هدان الله
اشهد أن لا إله الا الله واشهد ان محمدا عبده ورسوله امابعد
Apa kabar Jiwa raganya sahabat? Apa kabar Imannya sahabat? Semoga senantiasa selalu mengupgrade imannya ya sahabat, serta memperbaiki niat jika dirasa niatnya sudah mulai tidak terarah.
Bagaimana nih Tilawah nya sahabat? Hari ini sudah berapa ayat? Sudah berapa lembar? Semoga sudah mencapai tiga ayat yah sahabat, kalau lebih malah MasyaAllah, apalagi ditambah dengan keistiqamahan, semakin luar biasa, karena jika hidup tidak membaca Al Qur'an, maka rasanya kita hidup itu seperti mati sahabat, jika rumah rumah kita tidak dihiasi dengan lantunan lantunan ayat Alquran, maka rumah itu akan terasa seperti kuburan, sungguh, saya merasakan nya sendiri sahabat.
Semoga sahabat sekalian mulai mengganti musik musik di rumah dengan murratal murratal ya sahabat.
Baiklah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara membaca Idgham Mutaqarribain.
Sahabat, apabila ketika membaca Al Qur'an, menemukan huruf Tsa ث  sukun, bertemu dengan Huruf ذ,   , kemudian huruf Ba ب   Sukun, bertemu dengan Huruf Mim م ،   ,huruf ق sukun, bertemu dengan Huruf Kaf ك  , maka cara membacanya disebut Idgham Mutaqarribain.
Apa itu idgham Mutaqarribain ?
Mutaqarribain ialah dua huruf yang Makhrajnya hampir sama, atau berdekatan. Paham kan sahabat? Antara Tsa dan Dza adalah dua huruf yang Makhrajnya berdekatan dan nyaris sama, begitu juga demhan ba dan mik, serta Qaf dan Kaf. Sekarang sudah paham kan? Bukan hanya itu saja sebenarnya yang Makhrajnya hampir sama atau berdekatan, ada beberapa yang juga berdekatan, hanya saja huruf selain yang enam ini tidak berdampak kepada cara membacanya.
Cara membacanya bagaimana?
Ialah harus dengan memasukan atau mengidghamkan nya kepada huruf yang ke dua. Jadi, intinya sahabat, sahabat hanya perlu menghafal nama huruf yang dulunya dan bertemu dengan Huruf apa, nah untuk cara membacanya sahabat tinggal mengidghamkan saat membaca Huruf yang ke duanya saja.
Mudahkan?
Saya juga masih sering salah membaca bagian ini sahabat, hehe. Kadang lupa lupa ingat juga.
Baiklah, demikian untuk kali ini sahabat, semoga Bermanfaat dan dapat diamalkan ketika membaca Al Qur'an.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Cara Membaca Kata atau Kalimat yang akan diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda Satu huruf sebelum waqaf berharakat Sukun

Cara Membaca Kata atau Kalimat yang akan diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda Satu huruf sebelum waqaf berharakat Sukun


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil'alami. والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله واصحابه وسلم وبارك على محمد.
Alhamdulillah, Bagaimana kabar sahabat hari ini? Semoga sehat wal'afiyat yah. Sudah membaca Al Qur'an berapa kali sahabat atau sudah berapa ayat yang sahabat baca hari ini? Semoga sudah ada ya, meski sedikit, Karena Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi istiqamah dibandingkan banyak tetapi hanya sekali. Tentunya sahabat ingin melakukan yang disukai oleh Allah kan?
Hukum hukum di Dalam Membaca Al Qur'an sangat banyak ya sahabat, beberapa diantaranya sudah kita bahas, meski belum tuntas, dan insyaAllah akan dituntaskan. Meski begitu, saya akan berusaha menuntaskan semua hukum membaca. Qur'an nya sahabat.
Mohon maaf ya sahabat, kalau saya belum bisa istiqamah menyampaikan materi perharinya satu materi, yah karena memang ada beberapa kendala, dan semoga sahabat sekalian tidak keberatan, jika perharinya saya memposting sekitar dua atau lebih materi yah.
Baiklah sahabat, setelah kemarin kita membahas mengenai tiga cara membaca ayat atau kalimat yakno sukun, Fathah, kasrah, dhammah dan sukun, dan pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai ke tiga lainnya, seperti telah saya sebutkan kemarin, bahwa ada enam ya sahabat.
Untuk kali ini ialah cara membaca huruf yang diwaqafkan atau dimatikan dengan satu huruf sebelum waqafnya berharakat Sukun.
Sahabat tentu sering kesulitan ketika menemukan kasus ini di dalam Al Qur'an kan? Tenang saja, ini tidak sulit kok sahabat.
Bagaimana ?
Yaitu Apabila sahabat menemukan waqaf dengan harakat hurufnya Fathah, Kashrah maupun dhammah, sementara huruf sebelumnya di harakat dengan Sukun, maka cara membacanya ialah bukan dengan membaca waqaf sesuai dengan harakatnya, akan tetapi  dibaca dengan mematikan dua huruf yang akan diwaqafkan atau diberhentikan dengan suara pendek, atau dibunyikan sepenuhnya  tetapi huruf yang terakhir dibaca setengah  suara.
Bagaimana sahabat? Semoga paham ya.
Jadi seolah olah, sahabat membaca dua huruf yang paling akhir, dengan dimatikan atau disukunkan keduanya dengan harakat yang pendek.
Semoga bisa dipahami ya sahabat, selamat mencoba dan mempraktekkan nya ya. Jangan lupa untuk mengulang ulang kembali materi yang sudah pernah kita bahas.
Semoga Allah anugerah kan Pemahaman yang mudah kepada kita, beserta keistiqamahan dalam menjalankan perintah Nya baik yang wajib ataupun yang Sunnah.
Semoga bermanfaat. Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Cara membaca Kata atau Kalimat yang akan diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda Fathah tain

Cara membaca Kata atau Kalimat yang akan diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda Fathah tain


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil'alami. والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله واصحابه وسلم وبارك على محمد.
Alhamdulillah, Bagaimana kabar sahabat hari ini? Semoga sehat wal'afiyat yah. Sudah membaca Al Qur'an berapa kali sahabat atau sudah berapa ayat yang sahabat baca hari ini? Semoga sudah ada ya, meski sedikit, Karena Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi istiqamah dibandingkan banyak tetapi hanya sekali. Tentunya sahabat ingin melakukan yang disukai oleh Allah kan?
Hukum hukum di Dalam Membaca Al Qur'an sangat banyak ya sahabat, beberapa diantaranya sudah kita bahas, meski belum tuntas, dan insyaAllah akan dituntaskan. Meski begitu, saya akan berusaha menuntaskan semua hukum membaca. Qur'an nya sahabat.
Mohon maaf ya sahabat, kalau saya belum bisa istiqamah menyampaikan materi perharinya satu materi, yah karena memang ada beberapa kendala, dan semoga sahabat sekalian tidak keberatan, jika perharinya saya memposting sekitar dua atau lebih materi yah.
Baiklah sahabat, setelah kemarin kita membahas mengenai tiga cara membaca ayat atau kalimat yakni sukun, Fathah, kasrah, dhammah dan sukun, dan pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai ke tiga lainnya, seperti telah saya sebutkan kemarin, bahwa ada enam ya sahabat.
Yah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara membaca kata atau kalimat yang diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda Fathah tain.
Sahabat, ada banyak ayat yang di akhiri atau diwaqafkan dengan Huruf berharakat Fathah tain, dan banyak pula yang keliru membacanya.
Sahabat sekalian, jika menemukan akhir kata atau kalimat berharakat Fathah tain maka cara Membacanya ialah seolah olah tidak ada tanwin nya, yakni dibaca hanya dengan satu harakatnya saja, atau menjadi Fathah saja, dengan panjang dua harakat sahabat.
Mudah sekali kan? Nah, mulai sekarang, apabila sahabat menemukan tanda tanda ini, maka silahkan baca hanya dengan menyembunyikan satu harakatnya menjadi seolah olah satu baris saja, tidak tanwin. Jangan sampai salah ya sahabat, mudah kok.
Biasanya, untuk yang ini sahabat bisa cari di Qur'an pada juz 30, bagian bagian paling awal.
Selamat mencari dan mencoba.
Jangan mudah lelah, apalagi bosan ya sahabat, karena Kalam Kalam Allah ini, Apabila kita benar benar menekuni nya, maka insyaAllah keberkahan akan Allah curahkan kepada kita.
Semangat menekuni Kalam Kalam Nya sahabat.
Demikian untuk kali ini, jangan sampai salah lagi ya.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
cara membaca huruf yang diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda baca Fathah, Kashrah ataupun dhammah

cara membaca huruf yang diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda baca Fathah, Kashrah ataupun dhammah


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil'alami. والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله واصحابه وسلم وبارك على محمد.
Alhamdulillah, Bagaimana kabar sahabat hari ini? Semoga sehat wal'afiyat yah. Sudah membaca Al Qur'an berapa kali sahabat atau sudah berapa ayat yang sahabat baca hari ini? Semoga sudah ada ya, meski sedikit, Karena Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi istiqamah dibandingkan banyak tetapi hanya sekali. Tentunya sahabat ingin melakukan yang disukai oleh Allah kan?
Hukum hukum di Dalam Membaca Al Qur'an sangat banyak ya sahabat, beberapa diantaranya sudah kita bahas, meski belum tuntas, dan insyaAllah akan dituntaskan. Meski begitu, saya akan berusaha menuntaskan semua hukum membaca. Qur'an nya sahabat.
Mohon maaf ya sahabat, kalau saya belum bisa istiqamah menyampaikan materi perharinya satu materi, yah karena memang ada beberapa kendala, dan semoga sahabat sekalian tidak keberatan, jika perharinya saya memposting sekitar dua atau lebih materi yah.
Baiklah sahabat, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai cara membaca huruf yang diwaqafkan atau dimatikan, dan ini terbagi menjadi enam macam sahabat, yang insyaAllah akan kita bahas masing masing nya .
Setelah tadi kita membahas cara membaca huruf atau kalimat yang diwaqafkan karena Sukun, maka kali ini ialah cara membaca huruf yang akhir ayatnya berharakat Fathah Kashrah ataupun dhammah.
Bagaimana membacanya? Kan banyak sekali nih, diantara kita yang suka pusing, cara membaca kalimat ketika ada huruf berharakat Fathah, kashrah ataupun dhammah, ketika akan diwaqafkan atau diberhentikan ? Ya tidak?
Baiklah, cara nya ialah Apabila akhir kata-kata (kalimat) itu huruf yang berbaris dengan fathah atau kasrah
Atau dlammah, maka ketika berhenti (waqaf)
Dibaca dengan mematikan, (sukunkan) huruf
Yang terakhir itu.
Paham kan sahabat? Dibaca dengan memiskinkan atau dibaca mati, sama seperti membaca ketika akhir ayat atau kalimat nya berharakat Sukun.
Meski antara akhiran yang berharakat Sukun dengan Fathah, Kashrah ataupun dhammah berbeda, akan tetapi ketika dia berada pada ujung ayat yang akan diwaqafkan atau diberhentikan maka cara Membacanya sama, ialah sama sama diwaqafkan kan atau dimatikan.
Mudah sekali kan sahabat? Jadi, mulai sekarang jangan pusing pusing lagi yah, jangan salah lagi.
Ayo cari contohnya yang banyak.
Kita sama sama belajar, agar apa yang kita pelajari tidak sia sia.
Demikian untuk kali ini, semoga mudah dipahami dan dapat dipahami.
Semoga Allah limpahkan rahmat-Nya kepada kita yang faqir ini, Berupa pemahaman yang mudah serta keistiqamahan yang gigih.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.


cara membaca huruf yang diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda baca sukun

cara membaca huruf yang diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda baca sukun


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil'alami. والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله واصحابه وسلم وبارك على محمد.
Alhamdulillah, Bagaimana kabar sahabat hari ini? Semoga sehat wal'afiyat yah. Sudah membaca Al Qur'an berapa kali sahabat atau sudah berapa ayat yang sahabat baca hari ini? Semoga sudah ada ya, meski sedikit, Karena Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi istiqamah dibandingkan banyak tetapi hanya sekali. Tentunya sahabat ingin melakukan yang disukai oleh Allah kan?
Hukum hukum di Dalam Membaca Al Qur'an sangat banyak ya sahabat, beberapa diantaranya sudah kita bahas, meski belum tuntas, dan insyaAllah akan dituntaskan. Meski begitu, saya akan berusaha menuntaskan semua hukum membaca. Qur'an nya sahabat.
Mohon maaf ya sahabat, kalau saya belum bisa istiqamah menyampaikan materi perharinya satu materi, yah karena memang ada beberapa kendala, dan semoga sahabat sekalian tidak keberatan, jika perharinya saya memposting sekitar dua atau lebih materi yah.
Baiklah sahabat, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai cara membaca huruf yang diwaqafkan atau dimatikan dengan tanda baca sukun, dan ini terbagi menjadi enam macam sahabat, yang insyaAllah akan kita bahas masing masing nya .
Dan khusus untuk kali ini, ialah  Apabila akhir kata-kata (kalimat) pada satu ayat Al Qur'an itu berupa tanda baca sukun atau mati, maka ketika akan mewaqafkannya atau mematikannya ialah dengan dibaca tidak berubah, sama seperti cara membacanya ketika di tengah, atau bagian bagian awal ayat.
Ingat ya sahabat, dibacanya tetap seperti biasa nya tanpa ada yang beeubah. Itu kata kuncinya sahabat.
Mudahkan sahabat? Banyak sekali kok contohnya di dalam Al Qur'an, bahkan hampir di setiap lembarnya pasti ada contoh ini.
Selamat mencari ya, cari contohnya sebanyak banyaknya sahabat, agar tidak mudah lupa, dan untuk yang lima lagi, akan dibahas satu persatu di postingan selanjutnya, insyaAllah.
Baiklah, demikian untuk kali ini sahabat, semoga yang sederhana ini bermanfaat.
Semoga Allah berikan pemahaman yang mudah kepada kita, serta keistiqamahan untuk terus mempelajari Kalam Kalam Nya dengan baik dan benar, agar tetap pada makna yang seharusnya.
Silap dan salah saya mohon maaf,
Billahi Fii Sabilil Haq
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.


cara membaca huruf yang diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda baca ta'mar butoh

cara membaca huruf yang diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda baca ta'mar butoh


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil'alami. والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله واصحابه وسلم وبارك على محمد.
Alhamdulillah, Bagaimana kabar sahabat hari ini? Semoga sehat wal'afiyat yah. Sudah membaca Al Qur'an berapa kali sahabat atau sudah berapa ayat yang sahabat baca hari ini? Semoga sudah ada ya, meski sedikit, Karena Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi istiqamah dibandingkan banyak tetapi hanya sekali. Tentunya sahabat ingin melakukan yang disukai oleh Allah kan?
Hukum hukum di Dalam Membaca Al Qur'an sangat banyak ya sahabat, beberapa diantaranya sudah kita bahas, meski belum tuntas, dan insyaAllah akan dituntaskan. Meski begitu, saya akan berusaha menuntaskan semua hukum membaca. Qur'an nya sahabat.
Mohon maaf ya sahabat, kalau saya belum bisa istiqamah menyampaikan materi perharinya satu materi, yah karena memang ada beberapa kendala, dan semoga sahabat sekalian tidak keberatan, jika perharinya saya memposting sekitar dua atau lebih materi yah.
Baiklah sahabat, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai cara membaca huruf yang diwaqafkan atau dimatikan berupa ta'mar butoh, dan ini terbagi menjadi enam macam sahabat, yang insyaAllah akan kita bahas masing masing nya .
Pada pembahasan sebelumnya, kita sudah membahas tentang dua cara membaca tanda baca ketika waqaf atau berhenti ya sahabat, dan untuk kali ini, mungkin namanya sedikit aneh ya sahabat, namun saya Yaqin pasti sahabat sering menemukan nya ketika membaca Al Qur'an.
Apa itu? Ta'mar butoh ialah Ta yang berbentuk bulatan lonjong ke atas, dengan titik dua di atas, atau menyerupai huruf ha besar namun memiliki titik.
Ta'mar butoh ini sering berada di ujung ayat atau kalimat sahabat, sehingga kita pun perlu mengetahui cara membacanya ketika akan diwaqafkan atau diberhentikan.
Bagaimana? Yaitu, apabila sahabat menemukan ta'mar butoh ini berada pada ujung Kalimat atau kata, dan akan diwaqafkan atau diberhentikan maka Membacanya ialah dengan menggantikan nya menjadi Huruf Ha, ingat ya ha besar atau ha tebal sahabat, jangan ha kecil.
Mudahkan?
Ayo hunting ke Al Qur'an, kita kumpulkan contohnya yang banyak, lalu belajar membacanya dengan baik.
Demikian, semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.



Cara Membaca Idgham Mutamassilain

Cara Membaca Idgham Mutamassilain


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil'alami. والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله واصحابه وسلم وبارك على محمد.
Alhamdulillah, Bagaimana kabar sahabat hari ini? Semoga sehat wal'afiyat yah. Sudah membaca Al Qur'an berapa kali sahabat atau sudah berapa ayat yang sahabat baca hari ini? Semoga sudah ada ya, meski sedikit, Karena Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi istiqamah dibandingkan banyak tetapi hanya sekali. Tentunya sahabat ingin melakukan yang disukai oleh Allah kan?
Hukum hukum di Dal Membaca Al Qur'an sangat banyak ya sahabat, beberapa diantaranya sudah kita bahas, meski belum tuntas, dan insyaAllah akan dituntaskan. Meski begitu, saya akan berusaha menuntaskan semua hukum membaca. Qur'an nya sahabat.
Baiklah sahabat, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai cara membaca Idgham Mutamassilain.
Alhamdulillah, setelah beberapa waktu lalu kita membahas tentang idgham yakni idgham bigunnah dan idgham bilagunnah, ternyata masih ada satu lagi yang tertinggal, apa itu? Yaitu idgham Mutamassilain.
Sahabat, apa itu idgham Mutamassilain? Yaitu apabila sahabat, menemukan dua huruf yang sama, dengan karakter yang satunya berharakat sukun, dan yang satunya lagi berharakat Fathah maupun kashrah, yang penting sama dengan sebelumnya, maka itulah idgham Mutamassilain.
Bagaimana cara membacanya? Cara membacanya ialah dengan mentasydidkannya sahabat, mudahkan?
Namun ada pengecualian yang lain sahabat, yaitu terjadi pada huruf Waw, hanya huruf Waw dan ya saja, selebihnya dibaca dengan bertasydid.
Karena apabila ada dua huruf yang sama, di belakangnya terdapat huruf Waw dan ya, maka membacanya ialah dengan memanjangkan nya menjadi dua harakat.
Alhamdulillah, mudahkan sahabat? Hayuk, silahkan hunting ke Al Qur'an masing masing sahabat, mari kita cari masing masing contoh pada setiap huruf Hijaiyah, jangan lupa untuk mempraktekkan nya ya setelah menemukan contohnya.
Semoga bermanfaat sahabat, semoga Allah memberikan pemahaman yang mudah kepada kita.
Sekian dari saya, apabila ada kesalahan datangnya dari saya, karena memang manusia tempatnya salah dan khilaf.
Semoga Allah memberikan keistiqamahan kepada kita untuk terus mempelajari Kalam kalamNya dengan baik dan benar.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Cara Membaca idzhar Syafawi

Cara Membaca idzhar Syafawi


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil'alami. والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله واصحابه وسلم وبارك على محمد.
Alhamdulillah, Bagaimana kabar sahabat hari ini? Semoga sehat wal'afiyat yah. Sudah membaca Al Qur'an berapa kali sahabat atau sudah berapa ayat yang sahabat baca hari ini? Semoga sudah ada ya, meski sedikit, Karena Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi istiqamah dibandingkan banyak tetapi hanya sekali. Tentunya sahabat ingin melakukan yang disukai oleh Allah kan?
Hukum hukum di Dal Membaca Al Qur'an sangat banyak ya sahabat, beberapa diantaranya sudah kita bahas, meski belum tuntas, dan insyaAllah akan dituntaskan. Meski begitu, saya akan berusaha menuntaskan semua hukum membaca. Qur'an nya sahabat.
Baiklah sahabat, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang cara membaca Idzhar Syafawi.
Sahabat tentu tahu, bahwa di dalam hukum membaca Al Qur'an, ada yang disebut dengan Ikhfa Syafawi dan ada juga Idzhar Syafawi, dan tentu tidak hanya sekedar namanya saja yang berbeda sahabat, akan tetapi juga cara membacanya juga berbeda. Bagaiman cara membaca Idzhar Syafawi ini?
Yaitu, Apabila ada mim sukun bertemu dengan
salah satu huruf yang 26, ya’ni semua huruf
hijaiyah selain huruf mim dan baa’ maka jadi,  harus dibaca yang terang di bibir dengan mulut  tertutup. Dan harus lebih dijelaskan (diidh-harkan) lagi apabila bertemu dengan
huruf wau (و) dan faa’ (ف).
Sudah paham sahabat? Hehe, mudah sekali kok menghafal dan mempraktekkan nya. Intinya sebuah bacaan dapat dibaca dengan hukum Idzhar Syafawi ialah, apabila sahabat menemukan Mim sukun, atau Mim mati ketika membaca Al Qur'an, kemudian Mim mati tersebut bertemu dengan huruf-huruf Hijaiyah, selain Mim dan Ba, maka cara membacanya ialah dengan menidzharkannya, atau dibaca dengan jelas sahabat.
Mudahkan sahabat? Yang penting dibaca jelas, tanpa dengung sama sekali yah.
Semoga sahabat sekalian sudah paham ya, oh ya jangan lupa untuk mempraktekkan nya ya sahabat, jangan lupa untuk mengulang ulang materi yang sudah pernah dibahas.
Alhamdulillah, sekian untuk kali ini sahabat. Semoga Bermanfaat, semoga kita dimudahkan Allah untuk memahami ilmu ilmu Nya yang super Luas, semoga Allah berikan keistiqamahan kepada kita untuk terus berada di jalan Nya, yakni Ihdinas Shiratal Mustaqim, serta Allah berikan pemahaman yang mudah kepada kita.
Demikian, Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.


Cara Membaca Lam Tebal

Cara Membaca Lam Tebal


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil'alami. والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله واصحابه وسلم وبارك على محمد.
Alhamdulillah, Bagaimana kabar sahabat hari ini? Semoga sehat wal'afiyat yah. Sudah membaca Al Qur'an berapa kali sahabat atau sudah berapa ayat yang sahabat baca hari ini? Semoga sudah ada ya, meski sedikit, Karena Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi istiqamah dibandingkan banyak tetapi hanya sekali. Tentunya sahabat ingin melakukan yang disukai oleh Allah kan?
Hukum hukum di Dal Membaca Al Qur'an sangat banyak ya sahabat, beberapa diantaranya sudah kita bahas, meski belum tuntas, dan insyaAllah akan dituntaskan. Meski begitu, saya akan berusaha menuntaskan semua hukum membaca. Qur'an nya sahabat.
Baiklah sahabat, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang cara membaca Lam Tebal.
Sahabat, ada dua cara membaca Huruf lam. Ada yang dibaca dengan Lam Tebal dan Juga lam tipis, sama halnya seperti huruf Ra, ada yang dibaca dengan Tebal dan ada juga yang tipis.
Jika sahabat Masih kesulitan tidak tahu bagaimana ciri cirinya, maka simak penjelasan singkat di bawah ini.
Apabila sahabat menemukan huruf laam (ل) dalam perkataan Allah
Yang didahului oleh fathah atau dhammah, maka
haruslah dibaca dengan tebal.
Paham kan sahabat? Jadi, Lam yang dibaca dengan Tebal ialah Lam yang di dahului oleh huruf berharakat Fathah dan dhammah saja. Kashrah tidak termasuk ya sahabat.
Mudahkan sahabat? Yang penting paham dan mampu membedakan antara Fathah dan Kashrah saja sahabat. hehehe,
Simpel nya ialah, Fathah itu baris atas, Dhammah yang bentuknya seperti angka sembi, tapi terbalik, sementara Kashrah itu harusnya di bawah. nah,
Semoga sahabat sekalian sudah paham ya, oh ya jangan lupa untuk mempraktekkan nya ya sahabat, jangan lupa untuk mengulang ulang materi yang sudah pernah dibahas.
Alhamdulillah, sekian untuk kali ini sahabat. Semoga Bermanfaat, semoga kita dimudahkan Allah untuk memahami ilmu ilmu Nya yang super Luas, semoga Allah berikan keistiqamahan kepada kita untuk terus berada di jalan Nya, yakni Ihdinas Shiratal Mustaqim, serta Allah berikan pemahaman yang mudah kepada kita.
Demikian, Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.


Cara MembacaLam Tipis

Cara MembacaLam Tipis


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil'alami. والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله واصحابه وسلم وبارك على محمد.
Alhamdulillah, Bagaimana kabar sahabat hari ini? Semoga sehat wal'afiyat yah. Sudah membaca Al Qur'an berapa kali sahabat atau sudah berapa ayat yang sahabat baca hari ini? Semoga sudah ada ya, meski sedikit, Karena Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi istiqamah dibandingkan banyak tetapi hanya sekali. Tentunya sahabat ingin melakukan yang disukai oleh Allah kan?
Hukum hukum di Dal Membaca Al Qur'an sangat banyak ya sahabat, beberapa diantaranya sudah kita bahas, meski belum tuntas, dan insyaAllah akan dituntaskan. Meski begitu, saya akan berusaha menuntaskan semua hukum membaca. Qur'an nya sahabat.
Baiklah sahabat, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang cara membaca Lam Tipis.
Sahabat, Setelah membahas tentang cara membaca Lam tebal, maka sudah saatnya kita membahas lawan kata dari Tebal, yak apalagi kalau bukan tipis ? Hehe.
Sahabat, Lam yang dibaca dengan tipis ialah, apabila sahabat menemukan lam , baik itu pada lafadz Allah maupun lam dalam kata apapun, di dahului oleh huruf dengan harakat Kashrah, maka dibaca dengan lam tipis ya sahabat.
Mudah sekali bukan?
Untuk mempermudah sahabat menghafal dan memahaminya, sahabat bisa mencobanya dengan mencari contohnya terlebih dahulu di dalam Al Qur'an, setelah itu sahabat coba membacanya, diulang ulang terus, dan ketika membaca Al Qur'an, sahabat bisa memperhatikan satu satu hukum bacaan yang ada pada bacaan nya masing masing.
Semoga sahabat sekalian sudah paham ya, oh ya jangan lupa untuk mempraktekkan nya ya sahabat, jangan lupa untuk mengulang ulang materi yang sudah pernah dibahas.
Alhamdulillah, sekian untuk kali ini sahabat. Semoga Bermanfaat, semoga kita dimudahkan Allah untuk memahami ilmu ilmu Nya yang super Luas, semoga Allah berikan keistiqamahan kepada kita untuk terus berada di jalan Nya, yakni Ihdinas Shiratal Mustaqim, serta Allah berikan pemahaman yang mudah kepada kita.
Demikian, Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.


Agar Anak Mandiri di Sekolah



anak mandiri
Banyak dari kita yang harus menghadapi tangisan anak saat pertama masuk sekolah. Pasalnya anak tidak mau orangtua meninggalkannya sendiri di sekolah, meskipun banyak teman dan guru yang bisa diajak bermain. Namun memang orangtua tidak akan pernah tergantikan jadi sudah semestinya kita memaklumi hal ini. Pada umumnya para ibu yang mengantarkan anak ke sekolah, dan sudah menjadi pemandangan yang umum ketika ibu-ibu berkerumun di depan sekolah hingga pelajaran usai. Tidak masalah jika ibu memang mengalokasikan waktu untuk menunggui putra-putrinya selama belajar di sekolah. Namun, bagaimana jika ibu harus bekerja atau memiliki tumpukan pekerjaan di rumah?

Ketika Ayah-Bunda memiliki banyak pekerjaan, meninggalkan anak selama belajar di sekolah memang menjadi pilihan. Perlu diperhatikan bahwa sebisa mungkin memberi tahu anak bahwa kita akan pergi dan bukan mengendap-endap pergi. Apabila sejak awal Ayah-Bunda mengatakan akan tetap tinggal selama anak belajar, maka Ayah-Bunda harus benar-benar tetap tinggal. Sebaliknya, jika Ayah-Bunda memiliki niat untuk meninggalkan anak untuk sementara waktu, maka sejak dari berangkat sekolah ide tersebut harus sudah disampaikan pada anak. Hal ini bertujuan agar anak mempersiapkan mental, tidak larut dalam kekecewaan dan tidak merasa dibohongi. 

Kenyataannya, masih banyak orangtua yang justru meninggalkan anak ketika bermain setelah sebelumnya mengatakan, ”Sana bermain dengan temanmu, Ibu menunggu di sini.” Jika hal tersebut terjadi anak akan merasa dikhianati dan akan berkembang perasaan insecure atau perasaan tidak nyaman. Selain itu kepercayaan anak terhadap ibu juga akan berkurang sehingga di kemudian hari anak akan merasa was-was dan curiga jika ibu akan meninggalkannya. Berbeda apabila sejak awal Ayah-Bunda secara terus terang mengatakan pada anak untuk pergi sementara. Mungkin anak akan menangis, namun hal ini lebih baik karena anak telah mendapatkan informasi tersebut sebelumnya sehingga kepercayaan anak pada Ayah-Bunda tidak luntur. Dengan demikian anak akan terbiasa untuk belajar mandiri selama di sekolah dan ini merupakan salah satu cara mendidik anak agar rajin belajar.  

Berikut ini adalah salah satu cara untuk mendorong anak lebih mandiri berada di sekolah melalui beberapa tahap. Kemandirian dalam hal ini lebih kepada artian bahwa anak berani berada di sekolah bersama teman-teman dan guru sehingga orangtua bisa melakukan aktivitas lain atau bekerja. Tahapan-tahapan tersebut adalah sebagai berikut:

Motivasi anak
Setiap hari, sampaikan pada anak untuk berani bermain bersama teman dan gurunya. Sampaikan juga bahwa Ayah-Bunda memiliki aktivitas dan pekerjaan lain yang harus diselesaikan dan akan menjemput anak setelah pulang sekolah. Meskipun anak belum mau dilepas sendiri di sekolah, tetap sampaikan hal ini agar anak memahami betul apa maksud Ayah-Bunda saat melihat teman lain yang sudah berani ditinggal oleh orangtuanya.
Anak memiliki keberanian yang berbeda-beda. Ada anak yang cepat beradaptasi, ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama. Tidak masalah untuk selalu menemani saat anak beradaptasi selama kekhawatiran anak masih wajar. Tahapan di bawah ini tentu saja menyesuaikan kebutuhan anak. 

      Temani dalam radius zona nyamannya
Bagi anak PAUD atau TK zona nyaman anak adalah jarak dimana mereka dapat menyentuh Ayah-Ibu dengan cepat. Hal ini karena anak masih merasa asing dengan lingkungan baru sehingga mereka membutuhkan perlindungan dan perasaan aman dengan kehadiran orangtua. Jarak dalam radius zona nyaman dapat dilakukan selama anak membangun keberaniannya. Beberapa anak hanya butuh 1 hari ketika orangtua benar-benar dekat dengan tempat duduknya, beberapa anak butuh hingga 1 minggu. Motivasi anak selalu atau berikan reward/hadiah kecil ketika anak menunjukkan kemajuan atau keberaniannya. 

        Awasi dalam radius yang dapat terlihat anak
Anak yang sudah mau bermain dengan teman-temannya berarti menunjukkan dia mulai merasa senang dengan sekitarnya. Ayah-Bunda dapat mengawasi anak dari jarak yang lebih jauh. Jika sebelumnya Ayah-Bunda duduk tepat di belakang anak, saat ini Ayah-Bunda dapat menambah jaraknya, misal duduk di dekat pintu atau di pojok belakang. Dalam jarak ini, ketika anak menyadari Ayah-Bunda nya menjauh, dia dapat mendapati orangtuanya masih dekat dengannya dan memperhatikannya. 

Tunggu di luar kelas atau dari tempat yang tidak terlihat anak
Ayah-Bunda harus memperhatikan apakah selama bermain dengan temannya, anak sering menoleh untuk melihat keberadaan orangtuanya? Jika anak sudah jarang mencari, mungkin saatnya Ayah-Bunda mulai keluar dari ruang kelas dan menunggu anak dari tempat yang tidak terlihat. Jika sewaktu-waktu anak membutuhkan bantuan, biarkan ia mencari solusi sendiri atau meminta bantuan guru atau temannya. Menunggu anak dari tempat yang tidak terlihat akan memberi kesempatan pada anak untuk melihat bahwa dia sama dengan teman-temannya dan mereka bisa bekerja sama.
 

      Titipkan anak pada guru
Ketika anak sudah sangat jarang menengok apakah Ayah-Bunda masih di sekitar, sudah saatnya ia sepenuhnya mandiri untuk berada di sekolah bersama teman dan gurunya. Titipkan dan percayakan anak pada guru, ikhlaskan anak untuk belajar mandiri dan buang jauh-jauh perasaan khawatir dan was-was. Ayah-Bunda dapat meninggalkan nomor kontak jika hal mendesak yang harus disampaikan. Mungkin anak akan menangis, namun anak akan teralihkan perhatiannya dengan permainan dan pelajaran yang menarik. Dan tentu, sebelumnya Ayah-Bunda telah berjanji pada anak untuk sesegera mungkin menjemput sepulang sekolah. Bila perlu, berikan rewad/hadiah kecil yang membuat dia semakin termotivasi.

Semoga berhasil mendorong putra-putrinya menjadi anak yang mandiri, Ayah-Bunda!

Gemar Membaca Sejak Dini



rak buku anak
Bagi sebagian masyarakat aktivitas membaca merupakan hal yang mengasyikkan bahkan menjadi ajang rekreasi imajinasi melewati jendela kata-kata. Namun, bagi sebagian masyarakat yang lain membaca merupakan aktivitas yang paling tidak disukai. Kelompok individu yang suka membaca pun masih dapat digolongkan dalam berbagai jenis bacaan yang digemari semisal buku novel, ensiklopedia, motivasi, komik, tulisan ilmiah dll. Sedangkan bagi kelompok individu yang lain, berbagai hal dapat dijadikan alasan untuk tidak menyukai aktivitas ini seperti sibuk, cepat mengantuk ketika membaca, tidak betah duduk lama hingga tidak menikmati membaca itu sendiri. 

Beruntunglah Ayah-Bunda jika termasuk individu yang gemar membaca. Selain membawa banyak manfaat bagi diri sendiri, kebiasaan ini dapat ditularkan pada anak-anak Ayah-Bunda. Seperti halnya pepatah tua, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Apa yang ada di lingkungan sekitar, itulah yang akan menjadi area eksplorasi anak saat awal proses tumbuh kembangnya. Keingintahuan anak yang terakomodasi dengan baik akan membantu perkembangan kreativitas dan keterampilan baik dari segi kognitif, emosi aupun fisiknya. Maka tidak heran jika kita menemui anak SD yang memiliki pengetahuan mengenai tokoh-tokoh peradaban dunia. Bisa jadi rumahnya penuh dengan rak-rak buku berkualitas yang menjadi tempat rekreasi paling menarik atau orangtuanya memberikan akses informasi dan pendampingan. Seringkali cara mendidik anak agar rajin belajar diawali dari kebiasaan membaca ini.   

Namun tetap optimislah jika Ayah-Bunda saat ini bukan termasuk individu yang dapat menghabiskan waktu berjam-jam untuk menekuni deretan kata-kata. Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan Ayah-Bunda agar anak gemar membaca seperti yang akan dipaparkan di bawah ini. Perlu digarisbawahi bahwa satu teladan lebih berharga dari seribu kata-kata. Artinya, Ayah-Bunda perlu memulai hobi membaca ini agar anak-anak dapat meneladaninya dan juga menjadikan aktivitas membaca sebagai hobinya. Cara pembiasaan membaca ini adalah sebagai berikut:
1.   Membacakan buku sejak dalam kandungan
Saat ini sudah menjadi pengetahuan umum bahwa janin dapat mendengarkan suara di luar perut ibunya. Ayah-Bunda dapat membacakan buku atau cerita yang menyenangkan sebagai salah satu cara menjalin komunikasi. Bacaan tersebut dapat berupa bacaan Qur’an, dongeng anak, atau bacaan berkualitas yang disukai Ayah-Bunda. Kebiasaan ini akan merangsang perkembangan pendengaran mengenai kosa kata yang diucapkan oleh orangtuanya.   
2.   Stimulasi sejak dini dengan buku ramah anak yang berwarna cerah
Buku untuk anak-anak memang telah didesain dengan warna yang cerah dan gambar-gambar yang menarik. Ayah-Bunda bisa mendapatkan buku-buku tersebut dengan mudah sekarang ini. Namun, perlu diperhatikan juga mengenai tekstur maupun konten dari buku itu sendiri. Buku bantal yang empuk, anti sobek dan anti air cocok diberikan pada anak di bawah satu tahun. Selain itu buku yang memiliki sudut tumpul (agar tidak menusuk) dapat dijadikan pilihan. Lebih penting lagi, konten buku harus disesuaikan dengan moral dan ajaran agama. Gambar-gambar kartun yang berpakaian sopan tentu lebih utama dibandingkan kartun yang berpakaian terbuka.
3.   Tempatkan buku anak di rak yang terjangkau
Tentu tidak ada gunanya jika Ayah-Bunda membelikan banyak buku bagi anak namun ditempatkan di rak yang susah dijangkau dengan tujuan agar buku tidak rusak. Jika memang terdapat pikiran semacam itu, maka buku rusak karena sering dibolak-balik anak adalah lebih baik dibandingkan buku rusak karena dimakan rayap atau berjamur. Ayah-Bunda dapat menyediakan rak yang rendah agar sewaktu-waktu anak dapat meraihnya atau bahkan mengajak teman dan tetangga untuk membaca bersama di rumah. Mengasyikkan bukan?
4.   Luangkan waktu untuk membaca bersama anak
Aktivitas membaca tidak harus berarti membaca deretan kalimat yang tertulis. Jika anak Ayah-Bunda senang berimajinasi, kembangkan gambar-gambar yang ada di buku menjadi ceritanya sendiri. Kita bisa membuat pertanyaan-pertanyaan agar anak berpikir dan berkreasi. Selain itu kita bisa mengambil beberapa bagian dari buku untuk mengingat kembali kejadian atau pelajaran yang telah didapatkan sebelumnya. Dengan aktivitas yang bervariasi tentu membaca tak lagi menjadi hal yang membosankan.
5.   Minimalkan TV dan gadget
Tidak ada yang salah dengan TV dan gadget jika Ayah-Bunda memberikan porsi yang wajar. Ada benarnya jika penggunaan TV dan gadget dibatasi atau bahkan ditentukan waktunya. Selain mencegah anak kecanduan dengan TV dan gadget, pembatasan ini berguna untuk mengalihkan energi anak untuk melakukan aktivitas yang lebih bermanfaat. Orangtua juga sebaiknya tidak banyak mengakses gadget agar anak tidak meniru kebiasaan tersebut.
Semoga tulisan ini bermanfaat.. Semangat mendampingi tumbuh kembang anak, Ayah-Bunda sekalian :)

Belajar Sambil Mendengarkan Musik, Mengapa Tidak?



Apakah Ayah-Bunda saat sedang resah karena hobi anak belajar sambil mendengarkan musik? Kekhawatiran tersebut mungkin bukan tanpa alasan. Pasalnya, bisa jadi kita beranggapan bahwa fokus anak dalam belajar akan terganggu dengan adanya musik tersebut. Alih-alih memahami materi pelajaran, anak justru lebih asyik bersenandung dengan lagu-lagu kesayangannya. Sepertinya, tidak sedikit orangtua yang mengalami keresahan semacam ini. Padahal, belajar sambil mendengarkan musik adalah salah satu cara mendidik anak agar rajin belajar lho, Ayah-Bunda!

Perlu diketahui bahwa masing-masing anak memiliki kelebihan yang berbeda-beda pada panca inderanya. Ada anak yang lebih tajam pada pendengaran, ada pula anak yang lebih tajam pada pengelihatannya. Tajam dalam hal ini dapat diartikan sebagai kepekaan anak dalam memproses informasi yang diterima untuk sampai ke otaknya dan diproses lebih lanjut.Ini menjadi salah satu yang mempengaruhi gaya belajar anak, apakah anak tersebut termasuk tipe visual, audio ataupun kinestetik. Pada anak visual, gambar ataupun grafik dapat membantu dalam proses belajar. Begitu pula ada anak audio dan kinestetik, mereka akan cepat belajar dengan mengoptimalkan fungsi pendengaran dan geraknya. 

Sampai di sini, sudah kita pahami bersama ya bahwa dengan perbedaan tersebut maka metode belajar anak pun akan berbeda. Yang perlu diklarifikasi lebih lanjut adalah, apakah memang benar anak yang belajar dengan mendengarikan musik akan lebih mudah memahami dan menikmati materi pelajarannya? Ataukah anak belajar dengan mendengarkan musik karena enggan benar-benar belajar? Ada baiknya, Ayah-Bunda menanyakan hal ini pada anak. Jika memang dengan mendengarkan musik, materi pelajaran lebih mudah dipahami dan dibuktikan dengan prestasi akademik anak di sekolah  maka tidak perlu risau lagi dengan kebiasaan tersebut. Namun, jika ternyata fokus anak terganggu karena musik tersebut maka Ayah-Bunda dapat membantu anak menemukan cara untuk lebih tertarik pada pelajaran tersebut dan menyarakan untuk tidak mendengarkan musik saat belajar. 

Sudah populer di kalangan akademisi bahwa musik yang dapat membantu meningkatkan konsentrasi belajar adalah jenis musik klasik. Seperti penelitian Jacko tahun 2016 mengenai pengaruh musik mozart terhadap konsentrasi belajar pada sejumlah mahasiswa sebuah universitas swasta di Semarang. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa yang mendengarkan musik mozart saat belajar rata-rata mengalami peningkatan konsetrasi dibandingkan saat tidak mendengarkan musik tersebut. Nah, ini lah alasan Ayah-Bunda dapat menjadikan musik klasik sebagai alternatif untuk mendampingi aktivitas belajar anak.

Musik seringkali dapat mempengaruhi mood atau emosi individu. Oleh karena itu, musik yang semangat dan ceria juga dapat membantu menaikkan atau memperbaiki mood seseorang. Dengan mood dan emosi yang baik, tentu aktivitas belajar terasa lebih menyenangkan. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa musik heavy metal justru memberikan dampak negatif pada proses belajar anak. Oleh karena itu, Ayah-Bunda sebaiknya menghindarkan anak dari musik jenis ini saat sedang belajar. 

Belajar seharusnya menjadi aktivitas yang menyenangkan, karena belajar adalah proses anak mengetahui lebih banyak mengenai sekitarnya. Mari kita dukung dan dampingi pilihan anak dalam belajar untuk menjadi individu yang dewasa dan bertanggungjawab. Tetap semangat ya Ayah-Bunda!  

Referensi:
Jacko, A. R. (2016). Pengaruh Musik Klasik terhadap Konsentrasi Belajar (Skripsi). Semarang:Universitas Katolik Soegijapranata. Retrieved from repository.unika.ac.id/13143

Perlukah Pendidikan untuk Anak Usia Dini ?



Di musim pendaftaran siswa baru seperti saat ini, biasanya ada beberapa topik yang menjadi perdebatan atau sering diperbincangkan di media sosial. Salah satu diantaranya adalah apakah orangtua perlu menyekolahkan anaknya yang masih berusia di bawah lima tahun. Pendapat yang munculpun beragam, ada orangtua yang memutuskan untuk mendaftarkan anak balitanya di sekolah, ada pula orangtua yang memutuskan untuk menjadi pendamping belajar bagi anak hingga usianya dirasa lebih besar untuk duduk di bangku sekolah. Kedua pendapat ini tentu saja tidak ada yang salah selama didasari oleh pertimbangan-pertimbangan yang rasional. 

Telah kita ketahui bersama bahwa usia nol hingga lima tahun adalah masa-masa golden age. Di usia ini anak mengalami perkembangan yang pesat baik fisik maupun otaknya. Anak mampu menyerap informasi secara cepat dengan mengamati dan menirukan apa yang dilihatnya. Karena golden age ini sangat penting berkaitan dengan perkembangan anak secara optimal, orangtua dianjurkan untuk memberikan stimulasi yang optimal pula pada anak. Asupan makanan bergizi, aktivitas yang merangsang kecerdasan dan penanaman kebiasaan-kebiasaan terpuji sudah sepatutnya dilakukan oleh orangtua demi masa depan anak yang lebih baik. Berlandaskan fakta tersebut maka berbagai sekolah yang menawarkan pendidikan untuk anak usia dini mulai bermunculan. 

Singkatnya, pendidikan untuk anak usia dini memang sangat penting terlepas dari pro-kontra apakah pendidikan tersebut diberikan di bangku sekolah maupun di rumah sendiri dengan pendampingan orangtua. Masing-masing pilihan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika Ayah-Bunda saat ini masih berdiskusi mengenai hal ini, mungkin penjabaran berikut dapat menjadi pertimbangan 

Belajar di Pos PAUD
Kita sepakat bahwa semua anak senang bermain. Terlebih bagi anak usia di bawah 5 tahun, belum ada kewajiban bagi mereka untuk dapat membaca. Pun jika anak dengan sendirinya atau berdasarkan hobinya dia mampu membaca di usia dini tersebut maka hal itu patut disyukuri dan diapresiasi. Orangtua diharapkan lebih bersabar hingga usia anak lebih matang untuk diajarkan membaca dan bukan memaksanya. Dikhawatirkan justru anak akan bosan bahkan trauma terhadap kegiatan membaca jika ada paksaan dari orangtuanya. Biarlah anak bermain secara alami. Belajar bagaimana bersosialisasi dengan teman, berbagi, meminta maaf, memaafkan, menolong, sopan santun, budaya mengantri, adalah hal yang lebih utama untuk diajarkan pada usia ini daripada membaca alfabet.  

Kelebihan
Yang perlu disiasati
  • Memiliki banyak teman sebaya
  • Tersedia mainan edukatif sebagai saran stimulasi kreativitas anak
  •  Anak belajar disiplin berkaitan dengan jam sekolah dan agenda harian
  • Orangtua dapat melakukan aktivitas lain ketika anak belajar
  • Mengurangi frekuensi anak melihat TV atau gadget
  • Anak belajar berbagi dan bermain bersama teman lain
  • Biaya sesuai dengan kualitas dan fasilitas sekolah
  • Biasanya anak memerlukan penyesuaian diri saat awal sekolah seperti menangis atau tidak mau ditinggal oleh orangtua
  • Anak mudah meniru berbagai perilaku seperti perilaku teman-temannya. Perlu pengarahan ketika anak menirukan perilaku yang tidak baik.

Belajar di Rumah
Pada umumnya pilihan ini yang paling umum di masyarakat Indonesia. Selain mempertimbangkan usia anak yang masih terlalu kecil, belajar di rumah juga tidak memerlukan biaya ekstra setiap bulannya. Bagi ibu rumah tangga yang berkarya di rumah justru adanya anak menjadi teman sehingga rumah tidak terasa sepi dan membosankan. Adapaun kelebihan dan hal yang perlu diperhatikan ketika anak belajar di rumah adalah sebagai berikut

 Kelebihan
Yang perlu disiasati
  • Lebih banyak berinteraksi dengan orangtua/ pengasuh utama sehingga dapat membangun kelekatan anak
  • Memicu kreativitas orangtua untuk memberikan aktivitas yang menstimulasi anak
  •  Anak dalam pengawasan penuh orangtua
  • Pegaruh utama adalah orangtua
  • Menghemat pengeluaran bulanan
  • Anak lebih mudah mengakses TV dan gadget
  • Aktivitas akan sangat fleksibel tergantung mood orangtua atau anak
  • Perlu membereskan lantai/rumah setelah melakukan aktivitas yang membutuhkan banyak peralatan
  • Anak lebih banyak di rumah sehingga perlu bantuan orangtua untuk mengajak anak bersosialisasi

Bagaimana Ayah-Bunda? Semoga poin-poin di atas dapat membantu ya. Apapun keputusan Ayah-Bunda, jika hal tersebut telah dipertimbangkan masak-masak dan disepakati bersama, insya Allah itu adalah yang terbaik. Tetap semangat ya Ayah-Bunda! Semoga sukses selalu :)
Cara  Membaca Iqlab

Cara Membaca Iqlab


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil'alami. والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله واصحابه وسلم وبارك على محمد.
Alhamdulillah, Bagaimana kabar sahabat hari ini? Semoga sehat wal'afiyat yah. Sudah membaca Al Qur'an berapa kali sahabat atau sudah berapa ayat yang sahabat baca hari ini? Semoga sudah ada ya, meski sedikit, Karena Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi istiqamah dibandingkan banyak tetapi hanya sekali. Tentunya sahabat ingin melakukan yang disukai oleh Allah kan?
Hukum hukum di Dal Membaca Al Qur'an sangat banyak ya sahabat, beberapa diantaranya sudah kita bahas, meski belum tuntas, dan insyaAllah akan dituntaskan. Meski begitu, saya akan berusaha menuntaskan semua hukum membaca. Qur'an nya sahabat.
Alhamdulillah, sahabat pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai cara membaca Iqlab.
Sahabat sekalian, tentu pernah mendengar kata ini, dan tidak merasa asing lagi, baiklah langsung saja yah.
Iqlab ialah apabila ada nun sukun atau tanwin baik Fathah tain, Kashrah tain maupun Dhammah tain,  bertemu dengan huruf baa’ (ب) maka hukum bacaanya disebut dengan  IQLAB. Iqlab artinya : membalik atau menukar. Maksudnya apa? Yaitu, Ketika membaca huruf nun atau tanwin itu dengan dibalik (ditukar) menjadi Huruf Mim.
Jadi intinya ialah, Tanwin atau nunmati yang bertemu Dengan Huruf Ba, Maka dibaca menjadi Huruf Mim.
Banyak kok contohnya di dalam Al Qur'an, salah satunya pada Surat Al Baqarah ayat 18
" shummum bukmun 'umyun fa hum laa yarji'uun"
Yang seharusnya dibaca dengan Shummun, menjadi Shummum ya sahabat. Untuk contoh yang lain, sahabat bisa mencoba mencari pada ayat lain.
Dan Sahabat juga bisa mencoba mencari nya pada Qur'an surat Al Baqarah.
Demikian untuk pembahasan kali ini sahabat, semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk mempraktekkan nya ya, dan juga memberitahu kepada yang lain.
Semoga Allah memberikan pemahaman yang mudah kepada kita. Jangan lupa untuk selalu bersyukur, baik dengan lisan maupun perbuatan ya sahabat.
Jangan Pernah bosan untuk belajar, karena memang hidup ini adalah pelajaran hehe.

Demikian, والله مواقف الى  عظم الطارق
فاستبقو الخيرات
ثم السلام عليكم ورحمة الله وبركاته


cara membaca idgham bigunnah

cara membaca idgham bigunnah


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Innal hamda lillah, Nahmaduhu wanas ta'inuhu wanastaghfiruh. Wana'iludzu billanmin syururi an fusina, wamin sayyiati a'malina. Man yahdihillah falanmudhillalah Wa man yudlilhu dalam hadhiyalah.
Asyhadualla ila ha ILlallah, wa'asyhadu Anna Mihamadan 'abduhu warasuluh.
Alhamdulillah. Apa kabar sahabat? Semoga selalu dalam lindungan Allah ya, semoga istiqamah dalam menjalankan ibadah yang telah Allah wajibkan dan tidak melupakan yang Sunnah juga. Sudah baca Al quran belum hari ini sahabat? Semoga sudah dibaca ya Al Qur'an nya, kasihan kalau cuma dijadikan hiasan di rumah.
Baiklah sahabat, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara membaca idgham bihunnah.
Bagaimana cara membaca idgham bigunnah? Tentu sahabat pernah mengenal kata ini kan? Hehe, yaitu Apabila ada nun sukun atau tanwin bertemu  salah satu huruf : yaa’, nun, mim,  wau, (و م ن ى)
Cara membaca idgham bigunnah ini bagaimana?
Nah, idgham  sendirii, artinya ialah memasukkan atau men￾tasydidkan.
sementara Bi-ghunnah artinya : dengan mendengung.  harus dimasukkan atau ditasydidkan ke salah satu huruf yang empat itu, suara mendengung. Berarti, cara membacanya ialah dengan berdengung.
Sudah paham sahabat? Hehe. Semoga sudah ya.
Intinya, jika sahabat menemukan Nun Meti, atau tanwin baik itu Fathah tain, Kashrah tain, maupun dhammah tain, bertemu dengan empat huruf di atas, maka silahkan sahabat baca dengan berdengung, dengan memasukkan atau mentasydidkan ke salah satu huruf ya g sahabat temui itu.
Banyak kok contohnya di dalam Al Qur'an, apalagi di dalam surah Al Baqarah, surat yang terkenal paling panjang di Al Qur'an. Sahabat bisa mencarinya sebanyak mungkin di surat Al Baqarah tersebut.
Baiklah, semoav Bermanfaat. Sekian untuk hari ini sahabat, bila ada kesalahan sungguh itu murni dari saya, bila ada kebenaran juga murni dari Allah.
Semoga Allah mengistiqamahkan kita di dalam menjalankan perintah Nya, dan semoga Allah memberikan pemahaman yang mudah kepada kita.
Sekian dari saya.
Wallahu muwafiq Ila 'adzmi Thariq. Tsummasalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Cara Membuat

More »

Cara Membuat

More »