cara membaca huruf yang diwaqafkan atau diberhentikan dengan tanda baca sukun


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahi Rabbil'alami. والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله واصحابه وسلم وبارك على محمد.
Alhamdulillah, Bagaimana kabar sahabat hari ini? Semoga sehat wal'afiyat yah. Sudah membaca Al Qur'an berapa kali sahabat atau sudah berapa ayat yang sahabat baca hari ini? Semoga sudah ada ya, meski sedikit, Karena Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi istiqamah dibandingkan banyak tetapi hanya sekali. Tentunya sahabat ingin melakukan yang disukai oleh Allah kan?
Hukum hukum di Dalam Membaca Al Qur'an sangat banyak ya sahabat, beberapa diantaranya sudah kita bahas, meski belum tuntas, dan insyaAllah akan dituntaskan. Meski begitu, saya akan berusaha menuntaskan semua hukum membaca. Qur'an nya sahabat.
Mohon maaf ya sahabat, kalau saya belum bisa istiqamah menyampaikan materi perharinya satu materi, yah karena memang ada beberapa kendala, dan semoga sahabat sekalian tidak keberatan, jika perharinya saya memposting sekitar dua atau lebih materi yah.
Baiklah sahabat, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai cara membaca huruf yang diwaqafkan atau dimatikan dengan tanda baca sukun, dan ini terbagi menjadi enam macam sahabat, yang insyaAllah akan kita bahas masing masing nya .
Dan khusus untuk kali ini, ialah  Apabila akhir kata-kata (kalimat) pada satu ayat Al Qur'an itu berupa tanda baca sukun atau mati, maka ketika akan mewaqafkannya atau mematikannya ialah dengan dibaca tidak berubah, sama seperti cara membacanya ketika di tengah, atau bagian bagian awal ayat.
Ingat ya sahabat, dibacanya tetap seperti biasa nya tanpa ada yang beeubah. Itu kata kuncinya sahabat.
Mudahkan sahabat? Banyak sekali kok contohnya di dalam Al Qur'an, bahkan hampir di setiap lembarnya pasti ada contoh ini.
Selamat mencari ya, cari contohnya sebanyak banyaknya sahabat, agar tidak mudah lupa, dan untuk yang lima lagi, akan dibahas satu persatu di postingan selanjutnya, insyaAllah.
Baiklah, demikian untuk kali ini sahabat, semoga yang sederhana ini bermanfaat.
Semoga Allah berikan pemahaman yang mudah kepada kita, serta keistiqamahan untuk terus mempelajari Kalam Kalam Nya dengan baik dan benar, agar tetap pada makna yang seharusnya.
Silap dan salah saya mohon maaf,
Billahi Fii Sabilil Haq
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.