Cara MenulisAgar Catatan Teratur


assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Washshalatu wassalamu’ala asyrafil anbiya wal mursalin, wa’ala alihi washshahbihi ajma’in.
Asyhadu anla ila illallah, wahdahula syarikalah, waasyhadu anna Muhammadan ‘abduhu warasuluh amma ba’du.
Alhamdulillah, tiada kata yang pantas untuk kita ucapakan selain syukur kehadirat Allah sahabat, baik itu mulai dari bangun tidu hingga tertidur kembali, bagaimana tidak? Kita diberikan kebebasan oleh Allah menikmati dan menghirup Oksigen tanpa membayar pulyhan juta, di luaran sana, banyak orang orang yang untuk satu tabung oksigennya harus membayar puluhan juta. Ya Allah jadikan kami hamba yang bersyukur kepada Mu.
Shalawat dan salam, semoga terus kita lafadzkan agar tidak menjadi orang yang kikir sahabat, karena ada sebuah hadis yang bermakna “ orang yang paling kikir, adalah mereka yang ketika disebut namaku, mereka tidak bershalawat kepadaku, “, semoga kita tidak termasuk orang yang kikir ya sahabat, padahal berkat Beliaulah kita dapat menikmati indahnya ukhuwah islamiyah seperti sekarang ini.
Alahmadulillah, baiklah sahabat pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara menulis catatan agar teratur.
Ini sangat penting bagi Mahasiswa ya sahabat, kenapa hanya bagi Mahasiswa saja, tidak bagi SIswa juga? Nah inilah perbedaan mendasarnya sahabat, kalau ketika duduk di bangku Sekolah Dasar, guru guru yang mengajar akan mewajibkan kepada Siswanya agar memiliki catatan yang berbeda beda setiap mata pelajaran, tidak boleh dicampur, titik. Apalagi terkadang ada juga guru yang memeriksa catatan muridnya, kalau ketahuan ada yang mencampur catatannya, siap siaplah. Tentu sahabat tahu akan hal ini kan?
Lah, kalau saat kuliah? Tentu Dosen tidak akan memeriksa catatan kita lagikan? Karena menganggap bahwa kita sudah dewasa, bisa mnentukan sendiri mana yang penting untuk dicatat dan mana yang tidak.
Nah, ini ada tips dari saya, buat kakak kakak yang sedang kuliah, agar catatannya tidak tercampur dengan urusan dapur yah, heheh.
Gini sahabat, keberadaan sebuah catatatan merupakan hal yang sangat penting, jika kita menyepelekannya maka siap siap dah besok saat ujian bakalan kuwalahan ngumpulin catatan dari awal.
Langkah awal nih, biar catatannya tidak rempong.
Sahabat belilah sebuah buku tulis biasa, yang tebalnya mencapai 300 an, yah kurang dari tiga ratus juga tidak masalah, yang penting sesuai dengan kondisi bagaimana minat kita mnecatatat setiap materi yang ditayangkan.
Setelah memilih buku yang relative tebal, silahkan sahabat tulis angka pada lembaran pertama, mulai angka satu dan seterusnya, kalau masalah perhitungan satu lembar menjadi dua nomor juga tidak masalah, tetapi lebih baiknya jika satu lembar yah untuk satu nomor.
Setelah selesai memberikan nomor halaman, bagian ini bebas yah sahabat, sahabat bisa mengkreasikan bentuk dan model dari nomor halaman nya, bisa dengan diberi lingkarang, diberi warna dan lain sebagainya.
Yah, langkah selanjutnya ialah sahabat kembali kepada halaman yang paling depan, tepat kepada halaman sebelum halaman satu. Setiap buku tulis pasti, setelah cover, memiliki satu kertas atau satu halaman yang kosong plong yang berbentuk HVS sahabat.
Silahkan sahabat tulis Nama Matakuliah sahabat pada kertas kosong itu, setelah satu matakuliah, silahkan matakuliah lainnya letakkan di bawahnya, berarti satu baris hanya ada satu matakuliah yah. Kalau bisa, sahabat usahakan, tuliskan sesuai dengan jadwal kuliah yah.
Setelah sampai tahap ini, sahabat bagikan jumlah keseluruhan halaman dengan jumlah matakuliahnya sahabat.
Nah, setelah selesai, tentu sahabat sudah punya gambaran satu matakuliah bisa dibuat berapa halaman kan?
Kemudian, mulailah untuk mulai menghitung, tiap matakuliahnya perhalamannya. Pada halaman satu, bagian paling atas kertas, tulis matakuliah yang paling awal, atau jadwal hari senin, kemudian hitung satu matakuliahnya mendapat jatah berapa halaman, ikuti langkah ini sampai seluruh matakuliahnya habis.
Simple