728x90 AdSpace

Latest News
Monday, October 23, 2017

Cara Menulis LPJ 3


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Apa kabar sahabat? Semoga sehat ya, dan selalu sehat. Pada kesempatan kali ini, kita akan melanjutkan pembahasan kemarin ya sahabat, yang insyaallah pada kesempatan kali ini, kita akan menuntaskan materi tersebut, yaitu cara menulis Laporan Pertanggungjawaban. Sudah dua kali pembahasan kita membahas mengenai hal ini, dan ini adalah yang ke tiga, yang insyaallah tidak salah, hehe.
Nah, sahabat ada sekitar delapan poin penting lagi yang harus ada pada Laporan Pertanggungjawaban. Kemarin dan kemarin nya lagi, kita juga sudah membahas beberapa yang saya rasa sudah cukup mencapai angka delapan juga sepertinya.
Poin selanjutnya, ialah Peserta sahabat. Ketika mengadakan sebuah kegiatan atau agenda, pasti ada pesertanya kan sahabat? Nah pada poin inilah sahabat harus mencantumkan siapa saja yang menjadi peserta pada acara atau agenda yang sudah terlaksana, tapi bukan berarti sahabat harus mencantumkan satu persatu nama peserta nya ya, tidak perlu sahabat, sahabat hanya tinggal mencantumkan secara umum saja, atau secara garis besarnya. Jika sahabat membuat atau mencantumkan satu persatu, saya kira lembar Pertanggungjawaban nya hanya akan penuh dengan nama peserta kegiatan saja.
Okeh, selanjutnya ialah susunan panitia. Sebelum kegiatan terlaksana, pasti dibentuk yang namanya panitia, iakan? Sebagai penanggung jawab segala kegiatan atau acara, mulai dari awal hingga akhirnya. Bagian ini, sahabat bisa Copas pada file Proposal kegiatan sahabat, tidak perlu susah susah lagi ya, oh iya, ini sebagai lampiran saja sahabat. Jadi, ketika menulis poin ini, sahabat tinggal menuliskan poin besarnya, kemudian di bawahnya sahabat tulis tulisan "Lampiran" , nanti pada bagian setelah Penutup, barulah sahabat masukkan susunan panitianya.
Poin selanjutnya apa? Yah, poin selanjutnya ialah Anggaran dana. Anggaran dana ini juga sebagai lampiran sahabat, sama halnya seperti Bagian atau poin Susunan Panitia. Akan tetapi, bagian ini sahabat tidak bisa copy paste dari Proposal ya, karena sudah barang tentu akan sangat berbeda. Kenapa? Karena jika pada Proposal sahabat meminta dana, sementara pada Laporan Pertanggungjawaban sahabat akan melaporkan uang uang yang sudah cair saat proposal dikemanakan, atau dipergunakan untuk apa saja?
Ingat sahabat, tulislah dengan rinci pendanaan, pemasukan dan pengeluaran, agar diproses dengan mulus, tidak muluk muluk, karena biasanya, jika tidak telaten, tidak teliti, tidak rinci, maka bisa jadi laporan pertanggungjawaban nya akan dikembalikan dan diminta untuk merevisi kembali. Dan kebanyakan, kesalahan yang membuat banyak Laporan Pertanggungjawaban dikembalikan untuk direvisi diakibatkan karena Bagian dana ini. Memang ya sahabat, masalah uang itu sangat sensitif sekali, hehehe.
Sahabat harus mencantumkan dana darimana saja yang didapat, pengeluaran nya apa saja, dan tentu saja dibuktikan dengan adanya nota. Jila notanya tidak ada, sahabat bisa membuat nota sendiri, karena diakui atau tidak, tidak semua toko yang kita singgahi menyediakan nota kan? Tips agar mudah saat menyusunnya ialah, sahabat urutkan per divisi panitianya, satu persatu didata, agar dana perdivisi dapat diprediksi, dan digabungkan dengan seluruh divisi, hal ini jauh lebih efektif, dibandingkan dengan menuliskan satu persatu sahabat.
Ingat ya, ini adalah bagian lampiran sahabat, yang letaknya di belakang bagian susunan panitia.
Selanjutnya ialah poin yang paling penting selain dana. Apa itu? Apalagi kalau bukan hasil kegiatan sahabat? Hasil inilah yang menjadi inti laporan pertanggungjawaban sahabat kepada pihak atasan.
Pada poin ini, sahabat Harus bisa menjelaskan secara terperinci dalam bentuk narasi hasil dari kegiatan. apa yang dihasilkan oleh kegiatan yang telah dilakukan, apa yang telah dikembangkan saat kegiatan atau kegiatan berlangsung. Mulai dari awal kegiatan hingga selesai ya sahabat, tidak boleh ada yang terpotong, dan sahabat harus menjelaskan nya sesuai dengan apa adanya, seuao dengan kejadian yang sebenarnya. Biasanya, bagian ini adalah bagian yang paling panjang dibandingkan dengan poin poin lain, yah karena memang intinya ada pada bagian poin ini sahabat, sehingga wajar, jika pada poin ini bisa menghabiskan beberapa lembar hanya untuk satu poin Hasil kegiatan saja.
Sudah empat ya sahabat. Masih tersisa empat lagi. insyaAllah sudah mau selesai kok.
Poin selanjutnya ialah Hambatan. Yang namanya menjalani sesuatu pasti ada hambatan nya kan sahabat? Hidup saja ada hambatan nya kok, apalagi yang hanya acara sebentar ini saja, tentu ada saja hambatan nya. Pada poin ini, sahabat harus menjelaskan dengan rinci juga mengenai hambatan yang sahabat dan teman teman panitia rasakan ketika acara atau kegiatan berlangsung. Sahabat juga harus menjelaskan nya dengan rinci dan panjang lebar. Bisa dalam bentuk Poin ataupun Narasi, terserah pada sahabat saja, yang menurut sahabat lebih efektif saja. Jika sahabat lebih suka dengan Narasi, ya Monggo, sahabat bisa buat dengan bentuk narasi, sebaliknya jika sahabat lebih suka membuat poin, ya Monggo sahabat bisa membuatnya dalam bentuk Poin pula.
Apalagi? Poin selanjutnya yang harus sahabat tulis ialah saran. Poin ini tidak begitu panjang, hanya membutuhkan beberapa poin saja, jadi sahabat bisa membuatnya dengan tidak perlu merasa kesulitan apalagi khawatir. Taoi tentu sahabat menuliskan nya sesuai dengan apa yang telah diagendakan ya.
Sahabat pasti sudah tidak sahabat kan, menunggu kapan Bagian penutupnya? Tenang sahabat, kita sudah sampai akhir kok, setelah bagian poin sasaran, sahabat bisa mula menulis bagian penutup. Tentu sahabat sudah paham kan bagaimana isi penutup? Sahabat bisa mencontoh bagian penutup pada Proposal, hanya saja sahabat meski memolesnya sedikit lah ya, agar berbeda dari Proposal.
Setelah Penutup, sahabat jangan senang dahulu ya, karena masih ada lampiran lampiran yang harus sahabat selesaikan. Tentu sahabat tidak lupa dengan itu.
Selamat bertugas sahabat. Selamat berkutat dengan dunia tulisan yang mampu melenakan kamu.
Di bawah ini, ada contoh poin poin yang kita bahasa sahabat.

PESERTA KEGIATAN
Peserta kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (PEKKA) 2010  adalah seluruh mahasiswa baru jurusan PGSD UPP Tegal FIP UNNES yang berjumlah 105.

SUSUNAN PANITIA
Lampiran 1

ANGGARAN
Lampiran 2

HASIL KEGIATAN
Kegiatan PEKKA 2010 berlangsung selama tiga hari. Untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa baru dalam kegiatan PEKKA 2010, maka diadakan technical meeting pada hari Minggu, tanggal 29 Agustus 2010 pukul 08.00 WIB yang bertempat di GOR PGSD UPP Tegal. Kegiatan awal technical meeting mahasiswa baru diawali dengan melakukan registrasi di Lobi GOR PGSD UPP Tegal. Setelah itu panitia mengkondisikan mahasiswa baru sebagai peserta PEKKA 2010 menjadi 12  kelompok sekaligus pelaksanaan dinamika kelompok yang dipimpin oleh pendamping kelompoknya masing-masing. Technical meeting diakhiri dengan penjelasan atribut peserta PEKKA 2010 dan pemantapan yel-yel PEKKA 2010.
Dst.


HAMBATAN
Tidak adanya SDM yang mampu mengoperasikan sound system saat kegiatan pentas seni sehingga suara yang dihasilkan kurang memuaskan.
Ketidakpastian jumlah peserta mengakibatkan panitia kesulitan dalam mempersiapkan fasilitas untuk peserta.
Perubahan jadwal dari pembicara membuat panitia mengalami kesulitan dalam mengatur jadwal kegiatan hari pertama.
cuaca yang tidak mendukung (hujan) pada hari pertama sehingga mengakibatkan pembukaan kegiatan PEKKA tidak tepat waktu.
Pembicara AMT yang mengalami keterlambatan sehingga tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Peserta banyak yang hadir tidak tepat waktu.
SARAN
Panitia menyiapkan teknisi sound system dari luar agar sound system dari lembaga dapat berfungsi secara maksimal.
Pihak jurusan hendaknya membuat surat pernyataan sanggup ditempatkan dimana saja dalam menempatkan mahasiswa baru, sehingga tidak ada mahasiswa baru yang mengajukan keberatan untuk pindah kampus.
Panitia mempunyai rencana cadangan untuk mengantisipasi perubahan jadwal misalnya dari pembicara dan cuaca yang tidak mendukung.
PENUTUP
Akhirnya dengan senantiasa mengucap syukur kehadirat Allah SWT, kami menutup laporan pertanggungjawaban Pengenalan Kehidupan Kampus PEKKA 2010 ini.
Tidak lupa kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam rangka menyukseskan PEKKA 2010. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi  kita dan lingkungan kita.
Demikian sahabat, oh ia ini Contoh nya saya ambil dari PDf LPJ Kegiatan Pengenalan kampus UNS ya sahabat, tepatnya di Tegal.


Semoga bermanfaat. Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Cara Menulis LPJ 3 Rating: 5 Reviewed By: Anita aa