Cara Menulis Paragraf pada Berita

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Bagaimana kabarnya sahabat? Semoga sehat dan selau dalam lindungan Allah ya.
Alhamdulillah, sahabat, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Cara Menulis Paragraf pada berita.
Sahabat tentu ada yang suka membaca berita kan? . Nah ada 5 unsir yang harus ada ketika sahabat menulis berita, dan tentunya juga ada aturan aturan yang harus sahabat ikuti, karena memang sudah menjadi ketentuan baku.
Yah, menulis berita memang sedikit sulit sahabat, dibandingkan dengan menulis jenis tulisan lainnya, hanya saja, jika sahabat sudah sering melakukan atau sering berlatih menulis Berita, maka sudah barang tentu hal ini i tidak akan menjadi hal yang sulit bukan? Kuncinya hanya satu, Mu berlatih sahabat, itu saja.
Sahabat, ketika menulis sebuah paragraf pada berita, minimal dalam satu paragraf harus ada tiga kalimat. Sahabat sudah paham kalimat kan? Atau bila ingin simpel, kalimat adalah satu titik. Untuk menulis satu kalimat ini tidak harus panjang panjang sahabat, bahkan sangat bagus jika pendek, jika satu kalimat sangat panjang, maka kasihan pembacanya, bisa sesak nafas karena harus membacanya dengan satu nafas.
Nah, dalam satu paragraf dalam penulisan berita, harus terdapat minimal tiga Kalimat, ingat ya sahabat, minimal tiga Kalimat, kalau lebih dari tiga Kalimat tentu saja boleh, namun kalau kurang tentu tidak diperbolehkan.
Dalam penulisan paragraf, sahabat harus memperhatikan Ejaan yang disempurnakan, atau istilah lainnya ialah bahasa baku, karena berita merupakan sebuah jenis tulisan yang dapat dikatakan resmi.
Jika sahabat menulis satu Paragraf, sudah mencapai sekitar lima atau enam kalimat yang lumayan panjang, maka buat saja paragraf baru sahabat, agar memudahkan pembaca, jangan terlalu panjang perparagrafnya, dan jangan pula terlalu pendek.
Memang, belum ada ketentuan berapa banyak maksimal kalimat dalam satu paragraf, namun Sangat baik jika tidak berlebihan atau kepanjangan.
Ketika memulai tulisan atau paragraf, sahabat harus atau wajib hukumnya mengawalinya dengan Huruf kapital, atau huruf besar, kemudian diikuti huruf huruf kecil lainnya, kecuali Nama Orang, Nama Kota dan lain sebagainya.
Nah, kalau sahabat menulis Paragraf ini baik di buku catatan ataupun di Laptop atau PC yang sahabat miliki, jangan lupa untuk menjorokkan atau bahasa lainnya ialah memasukkannya ke dalam sedikit, atau jika langsung praktek, sahabat bisa mengklik Tab satu kali pada keyboard laptop sahabat, nah nanti dia akan masuk ke dalam sedikit, kemudian akan diikuti yang lain.
Seperti contoh
DPM FAI - Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Agama Islam ( DPM FAI )  atau yang biasa disingkat dengan DPM FAI. DPM merupakan Organisasi internal yang ada di FAI. Di setiap Fakultas yang ada di Universitas Ahmad Dahlan(UAD) pasti memiliki pengurus Organisasinya masing-masing, begitupun dengan Fakultas Agama Islam.
DPM,  baik di tingkat Fakultas maupun tingkat Universitas memiliki jalur kerja pada bidang Legislatif atau legislasi. Kinerja dari DPM memang tidak terlihat seperti halnya Organisasi yang bergerak di bidang Eksekutif, namun apa yang sedang diperjuangkan dan digunakan oleh seluruh elemen Organisasi Mahasiswa (Ormawa) saat ini adalah hasil buah pikir DPM.  tidak memiliki program kerja (Proker) yang teratur seperti halnya Organisasi yang bergerak di bidang Eksekutif. Biasanya, DPM ini hanya mengurus segala hal yang berkaitan dengan hukum dan undang-undang yang berlaku.
Pada malam Sabtu(16/09/2017) pukul 20:00WIB,  sebagian besar pengurus DPM FAI melakukan sebuah rapat lanjutan setelah tiga bulan vakum.  yang ada di DPM sebenarnya bukanlah hal yang diinginkan oleh pengurus, akan tetapi dikarenakan memang banyaknya kendala yang membuat pengurus sulit untuk bertemu, ditambah lagi dengan Kuliah Keha Nyata ( KKN ) yang menjadikan seluruh pengurus kesulitan mencari waktu untuk melakukan rapat kembali.
Setelah tiga bulan vakum, baru malam Sabtu itu bisa diadakan rapat kembali yang hanya bisa dihadiri oleh enam pengurus, yakni Ketua, sekretaris, Komisi a, komiisi b . Rapat malam sabtu itu membahas undang-undang dan mengenai kepengurusan yang sedang berjalan.
" Banyak permintaan dari seluruh Ormawa agar kita mengadakan satu rapat rutin yang akan dihadiri oleh seluruh pengurus Oemawa yang ada, namun sebelum kita melangkah ke sana, alangkah lebih baiknya jika kita mensolidkan dahulu ke pengurusan kita, jika kita sudah baik, barulah kita akan merangkul mereka, jangan sampai kita memperbaiki seluruh ORMAWA sementara itu kita sendiri secara internal nya masih kacau, " , himbau Ketua DPM saat menutup rapat malam itu.

Itu adalah contohnya sahabat, hanya saja, mohon maaf jika Paragraf nya tidak masuk ke dalam atau menjorok, karena saya tidak menggunakan laptop.
Demikian sahabat, semoga bermanfaat. Lebih dan kurangnya saya mohon maaf. Semoga Allah merahmati kita. Tolong berikan saran dan masukan terhadap tulisan saya sahabat, karena bisa jadi sahabat lebih memahami sari pada saya.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.