728x90 AdSpace

Latest News
Wednesday, October 11, 2017

Cara Menulis Saran

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Apa kabar sahabat? Semoga sehat ya, tentunya sehat jasmani dan rohani ya sahabat.
Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai cara menulis Saran.
Sahabat tentu mengetahui apa itu saran, sahabat tentu tau antara saran dan kritik adalah dua hal yang berbeda bukan? Seringkali terjadi sahabat, banyak orang yang salah ketika hendak membuat sebuah saran, apa yang orang-orang buat dengan niat yang baik dalam bentuk Saran, bisa jadi salah kaprah jika tidak mengetahui caranya yang benar dan baik. Mala dari itu, mempelajari cara membuatnya dengan baik, agar tidak ada yang tersinggung ketika kita memberikan saran.
Nah, sahabat, banyak sekali hal hal yang membutuhkan saran dan pendapat kita. Sahabat tentu seringring melihat banyaknya kotak saran, baik itu di masjid, kampung ataupun universitas dan diberbagai tempat lainnya. Karena dengan saranlah sesuatu dapat menjadi lebih baik.
Cara menulisnya sangat mudah sahabat, apalagi jika sahabat sudah menemukan apa yang hendak sahabat berikan saran, lalu sahabat menuliskan poin pionnya tentu hanya tinggal membuat narasi yang teoas saja kan? .
Nah, contoh paling mudah, ketika sahabat ingin membuat saran kepada sebuah produk, atau kepada sikap seseorang ( yang sudah delat) atau terhadap sebuah karya seseorang, itu lumayan mudah sahabat, apalagi jika memberikan saran kepada seorang teman dekat, namun pastikan dahulu, yang menerima saran bukan tipe orang yang tidak mau menerima masukan.
Langkah awal, sahabat pilih dahulu apa yang hendak sahabat berikan saran, contohnya bisa terkait yang sudah saya jelaskan di atas. Kemudian, tuliskan dahulu poin poinnya, kalau saya, biasanya menuliskan tiga poin penting sahabat, pertama ialah kelebihannya, kedua kekurangannya dan yang terakhir adalah puncaknya saya menulis apalagi kalau bukan sarannya.
Saya sarankan untuk sahabat juga melakukan apa yang saya buat hehe, iya sahabat, usahakanlah terlebih dahulu mencari kelebihan orang lain, jangan malah sebaliknya, kelebihannya ditutup-tutupi kejelekannya malah dibuka buka, itu tindakan ya g salah sahabat.
Sahabat harus menemukan ketiga poin tersebut setelah menemukan objek yang akan sahabat bahas ya. Kemudian, jika ketiga poin tersebut sudah sahabat temukan, sahabat bisa menuliskan nya di sebuah kertas dalam.bentik poin poin, karena ini masih harus diolah terlebih dahulu.
Setelah sahabat membuat poin poin, tentunya dengan ketiga poin tersebut, mulailah merangkai kata kata atau membuatnya dalam bentuk narasi, kenapa harus dalam bentuk narasi? Yah agar lebih indah dan terkesan tidak menjatuhkan objek yang akan kita beri saran sahabat, takutnya malah terjadi hak yang tidak kita inginkan, padahal niat awalnya adalah untuk kebaikan objek tersebut, Eh malah menjadi atau dianggap sebaliknya.
Mulailah untuk merangkai kalimat kalimat sahabat, pilihlah kalimat yang santai, jika untuk seseorang, gunakan kalimat baku jika untuk sebuah instansi. Jika yang akan sahabat beri saran adalah teman dekat, sahabat boleh menyampaikan nama sahabat di awal pembukaan kertas saran tersebut, namun jika terkait instansi sahabat tidak perlu mencantumkan identitas.
Ketika sahabat sudah memperkenalkan diri, mulailah untuk menyebutkan kebaikan kebaikan sasaran, ungkapan dengan tulus, jangan sampai ada kesan menghina atau menjatuhkan, usahakan dengan kalimat yang sangat lembut dan santai. Begitupula jika sahabat ketika memulai menulis Saran untuk sebuah instansi, sahabat bisa menuliskan kelebihan kelebihannya terlebih dahulu, sampaikan dengan jujur kelebihan yang ada, tanpa ada unsur tambahan apapun.
Setelah menyampaikan kelebihan, samoaikNlah kekurangannya pula, sampaikan dengan bahasa yang sangat baik, atau dengan bahasa baku. Sampaikan dengan berbagai kalimat baik dan sopan yang sahabat mampu.
Yang terakhir adalah cantumkan saran sahabat, masukan masukan sahabat, terkait dengan kelebihan dan kekurangan yang sahabat sebutkan tadi. Sampaikanlah dengan bahasa yang sangat hati-hati.
Sebagai contoh sahabat, saya akan menasehati sahabat saya, yang awalnya adalah anak yang kalem, dan baik hati, tiba tiba menjadi seorang sahabat yang sangat heboh tidak karuan. Karena saya tekan dekatnya, saya merasa harus menasehatinya, saya memiliki kewajiban mengingatkan nya, saya merasa berhak mengembalikannya, maka dari itu, saya putuskan untuk menasehatinya. Saya akan menasehati dan memberikan saran kepadanya dengan surat, saya akan ungkapan apa yabg selama ini saya rasakan saat bersamanya, dan bagaimana perasaan saya sekarang pula saat bersamanya.
Sahabatku, ini aku Nila. Aku tahu, kau adalah sahabat terbaik yang pernah Allah titipkan kepadaku. Aku tahu, jiwamu yang besar telah meluluhkan hatiku yang seperti batu dulunya, kau mempunyai kemampuan untuk menggerakkan dan meluluhkan hatiku. Sikapmu mampu membuatku malu pada dirimu sendiri. Itu adalah dirimu yang kenal, namun kini? Aku tak lagi mengenal dirimu? Apakah gerangan yang sedang mempengaruhi mu sahabatku? Sungguh, aku merindukan nasehatmu, aku merindukan kata katamu yang meluluhkan hati ku. Aku tahu, hati manusia mudah terbolak balik, tetapi bukankah jika kau, atau kita berusaha kita tak akan tergoda? Sahabatku, aku tahu, kau adalah manusia yang baik, namun kau juga manusia yang mudah terpengaruh oleh apapun yang ada di sekeliling mu, akh. Aku berharap, jika sekarang yang sedang berada di sekelilingmu adalah orang orang yang kurang baik, lebih baik kau menghindarinya terlebih dahulu, kau janahn bergaul dengan mereka dahulu, jika nanti kau merasa bahwa kau tak akan terbawa sekeliling mu, Mala silahkan sahabatku, kau tentu bergaul Dengan siapapun, namun tidak untuk saat kau masoh belum bisa tidak terbawa.
Maaf Sahabat ku, jika aku lancang, semoga kau mengerti.

Nah sahabat, itu adalah contoh kita menyampaikan saran kepada teman dekat, pasti diantara sahabat banyak yang tidak berani memberi saran kepada sahabatnya kan? Dikarenakan takut, ayo buang rasa takut sahabat demo kebaikan Bersama.
Hal ini bisa juga sahabat buat ketika menulis Saran ke sebuah instansi, tetapi ingat ya sahabat, ungkapkan dulu kelebihannya, lalu kelemahannya dan berikan sarannya.
Semoga bermanfaat. Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Cara Menulis Saran Rating: 5 Reviewed By: Anita aa