Cara Mengenal Al Idhafah 2

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Alhamdulillah. Kita akan melanjutkan pembahasan yang tadi ya sahabat. Yakni Cara Mengenal Al Idhafah 2 ".

Seperti yang sudah saya katakan sahabat, bahwa Al Idhafah itu adakalanya pertemuan antara Dua Isim, adakalanya juga pertemuan lebih dari dua Isim. Meski sangat jarang adanya.

Untuk memahami Kedua hal ini, Saya ada rumus yang bisa membuat sahabat lebih paham antara perbedaan antara yang dua Isim dengan yang tiga Isim. Sebagaimana tertera di bawah ini:

Rumus Al Idhafah : pertama : (Rumus Dua Isim ) = Rumah + Tangga = RT (Isim dan Isim)
Kedua : ( Rumus Tiga Isim) = Rumah + Tangga + Umi = RTU (semuanya adalah Isim sahabat, dan kata umi pada rumus maknanya ialah Dhamir Muttashil sahabat, heheh. Masih ingat kan? Dhamir Muttashil ialah Dhamir yang menempel, baik pada Isim maupun Fi'il, dan pada konteks yang ini, ialah Dhamir yang menempel pada Isim.

Ingat ya, setiap Dhamir Muttashil ia juga termasuk ke dalam Mudhaf. Kenapa tidak Mudhafun Ilaihi? Tentu sahabat bisa menjawab nya kan? Sahabat bisa melihat Kembali ciri ciri dari Mudhafun dan Mudhafun Ilaihi.

Saya kira, sampai di sini cukup ya sahabat mengenai teori Al Idhafah ini.
Ada baiknya jika kita langsung ke cara membuat contoh Al Idhafah ini, baik yang Hanya dengan Dua Isim ataupun Dengan Tiga Isim.

Misalnya Ialah sahabat ingin mengatakan : Pintu Kelas.
Maka sahabat harus mencari dahulu bahasa Arab dari keduanya. Setelah mendapatkan bahasa Arabnya, sahabat bisa tetapkan rumus yang sudah kita bahasa tadi ya. Ingat, Mudhaf selalu berada lebih dahulu dibandingkan dengan Mudhafun Ilaihi. Awalnya ialah :

الباب + الفصل Pintu(Al Babu) + kelas (Al Fashlu)
Akan menjadi باب الفصل Babu Al Fashli.
Yang pada awalnya dibaca dengan menggunakan Al kedua Isimnya menjadi Salah satunya saja. (Kembali ke rumus ya sahabat) , yang awalnya dibaca dengan menggunakan Dhammah menjadi seperti pada contoh.

Misalnya lagi, apabila Ada dhamir Muttashil yang menempel pada Isim, maka dia juga termasuk Susunan al Idhafah ya sahabat. Contohnya ialah :

بيته  Baituhu , yang berarti Rumahnya dia Satu orang laki laki. Maka,
بيت   Baitun Isimnya, sebagai Mudhafun nya
ه Nya juga termasuk Isim.  sebagai Mudhafun Ilaih nya.
Sampai di sini paham ya sahabat.
Kita akan masuk ke Contoh yang terdiri dari Tiga Isim.
Contohnya adalah ada tiga Isim .

الكتاب + الاستاذ + انا
Ketiga tiga ya kata di atas adalah Isim Sahabat.
Maka apabila digabungkan menjadi Kalimat Al Idhafah akan menjadi
كتاب استاذي Kitabu Ustadzi
Mudahkan sahabat? Ya, pada kalimat di atas merupakan Dhamir Muttashil dari saya Sahabat
Ada kaedah yang perlu sahabat perhatikan ketika membuat kata terdapat Kata Mudzakkar Salim.

Kaedahnya ialah : Apabila Ada Jama' Mudzakkar Salim( sebagai Mudhafun) atau Tasniyah yang bergandengan dengan Isim (sebagai Mudhafun Ilaih) , maka Nun Fathah, pada akhir kata tersebut harus dihilangkan atau harus dibuang.

Contohnya yang menggunakan jama'Mudzakkar Salim.
المدرسون + العربية
Maka akan menjadi : مدرسو العربية
Lihat perbedaan nya ya sahabat pada contoh di atas,  Nun nya sudah hilang, sehingga hanya berakhir sampai pada Huruf Waw Sukun Saja.

Banyak Contoh yang lainnya lagi sahabat, tinggal sahabat cari contoh lainnya lagi, lalu merubah nya menjadi bahasa Arab dan menyesuaikan nya dengan Kaedahnya Kaedahnya yang sudah saya jelaskan. Jangan sampai salah lagi ya sahabat, jangan sampai menggunakan Alif lam pada kedua Isim atau ketiga Isim yang berurutan, itu adalah salah dan tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.

Demikian sahabat untuk kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat, dan semoga sahabat dapat mengambil manfaat dari tulisan saya yang masih acak acakan. Semoga dipermudah oleh Allah dalam memahami Ilmu ilmu di manapun.
Salah dan khilaf nya saya mohon maaf. Karena saya pun masih harus banyak belajar.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.