728x90 AdSpace

Latest News
Thursday, November 23, 2017

Cara Mengenal Fi'il Madhi part 4

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Alhamdulillah. Sahabat, langsung saja ya, kita akan langsung membahas pembahasan melanjutkan yang tadi, yakni pembahasan tentang cara mengenal Fi'il Madhi, yang juga saya selingi dengan pembahasan cara membuatnya ya, Agar sahabat selain bisa mengenali, bisa juga membuatnya. Begitu sahabat.

Okeh, tadi saya mengambil contoh dalam kalimat : Saya Telah Belajar.

Bahasa Arabnya belajar Ialah Dan Ra Sahabat درس - يدرس
Darasa berarti dia laki laki Satu orang telah belajar, sementara Yadrusu ialah Dia satu orang laki laki sedang belajar atau akan belajar. Mengapa saya katakan atau mengapa saya gunakan dhamir Dia laki laki sahabat? Karena memang dalam kaedah bahasa Arab, ada satu dhamir yang tersembunyi di dalam Fi'il Madhi dan mudhari'i, dhamir itu ialah Huwa, atau dia laki laki Satu orang.

Jadi, ketika sahabat hendak mengatakan dia laki laki Satu orang telah belajar, ya gampang saja, sahabat tinggal katakan kata asli dari bahasa arabnya belajar.

Simple toh? Namun sayang sekali sahabat, hal itu hanya berlaku bagi dhamir Huwa saja, sementara Dhamir dhamir lainnya, ketika dimasukkan ke dalam bahasa Arab, meski sahabat hafalkan Kaedahnya terlebih dahulu, Seperi yang saya berikan kemarin. .

Cara membuatnya sangat mudah sahabat. Sahabat hanya perlu mencari satu kata kerja dalam bahasa Arab, kemudian sahabat masukkan, atau lebih tepatnya sahabat ubah menjadi seperti kaedah yang saya gunakan, dengan mencocokkan Dhamirnya atau kata ganti orangnya. Ada yang Cukup dengan kata aslinya, ada yang dengan memsukunkan Huruf Ke tiganya, dan seterusnya, itulah yang dinamakan dengan kaedah sahabat.


Mudahkan sahabat? Yah, mudah sekali jika sudah paham, dan akan menjadi sangat sulit jika tidak paham atau belum paham. Sahabat juga perlu dan harus mengingat ya Wazan yang kemarin pernah saya berikan, bahwa sahabat harus konsentrasi pada Huruf 'ainnya, bukan pada huruf lainnya.

Sahabat bisa mencari contoh Fi'il Madhi ini di dalam Al Qur'an sahabat, tidak meski sahabat buat sendiri, karena pasti, ketika Allah bercerita tentang Masa Lampau, menggunakan kata kerja yang telah berlalu, atau Fi'il Madhi kan?

Nah, usahakan lah sahabat, ketika menerjemahkan Fi'il Madhi tersebut, dengan menyertakan Dhamirnya, jangan hanya menerjemahkan bagian Kata kerjanya saja atau Fi'il Madhi nya saja, karena tidak dapat dipungkiri, bahwa banyak yang ketika menerjemahkan masih terpotong potong, dengan memotong bagian Dhamirnya, padahal hal ini juga sangat penting bagi para pendengar dan pembaca sendiri.
Okeh, agar lebih kaya lagi, kita coba untuk mencari dan membuat contoh yang lain lagi ya sahabat.

Kita tidak akan mengambil contoh kata kerja dengan Dhamir Dia satu orang laki laki ya, karena tadi sudah disinggung sedikit. Kita akan coba membuat dengan menggunakan dhamir yang lain. Kita ambil saja, Dhamir Kita atau Kami.
Misalnya, sahabat ingin mengatakan apa? Atau sahabat sudah melaksanakan apa? Anggap saja, Sahabat Sudah Kuar ya, dengan Kalimat " Kami Telah Keluar dari Kelas. "

Kita coba untuk menerjemahkan kosa katanya satu persatu ya sahabat.
Bahasa Arabnya Kami apa? Hayo, Bahasa Arab kami Ialah Nahnu نحن
Bahasa Arabnya Keluar Ialah خرج  Kharaja, yang jika diartikan sebenarnya akan menjadi " telah keluar ". Kemudian, menjadi apa? Yah memaksimalkan نحن تخرجنا Nahnu Nakhrajnaa.

Mengapa menjadi Nahnu Nakhrajnaa? Tidak Nahnu nakhruju? Atau yang lainnya? Kira kira apa jawabannya Sahabat?
Ya, jawabannya tentu karena memang penggunaan Kaedahnya seperti itu kan? Kita tidak bisa mengubah, dan tidak bisa mengubah nya.

Yang paling penting sahabat, adalah Sahabat harus kuasai dahulu rumus yang telah saya kirimkan pada pembahasan di atas. Sahabat hanya perlu mengikuti kata apa yang ada dengan sistem merubah sesuai dengan contoh yang ada, atau kaedah yang ada.

Demikian sahabat, semoga bermanfaat.
Ayo sama sama belajar. Semoga Allah memberikan pemahaman yang mudah kepada kita, dan Allah senantiasa sellau mencurahkan Rahmat dan Hidayah Nya kepada kita, berupa Ilman Nafia'a, Sariawan thayyiban.

Semoga bermanfaat, salah da
n khilafnya saya mohon maaf. Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Cara Mengenal Fi'il Madhi part 4 Rating: 5 Reviewed By: Anita aa