Cara mengenal Fi'il Amr 3

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, kita bertemu kembali dalam keadaan sehat walafiat sahabat, tanpa ada kekurangan apapun. Segala puji banyak milik Allah, shalawat dan salah kepada baginda Rasulullah Muhammad, sang Siti tauldan ummat, pembawa kebenaran.

Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini, kita hendak membahas tentang Fi'il amar ya sahabat, melanjutkan pembahasan yang terpotong.

Mengenai teori bagaimana Fi'il Amar itu, apa Fi'il Amar, dhamir apa saja yang dapat digunakan saat menggunakan Fi'il Amar, dan lain sebagainya, sudah kita bahas sahabat, yang akan kita bahas di sini ialah mengenai Contoh nya, yang insyaAllah dengan contoh tersebut, sahabat akan mudah memahaminya dan mudah membuatnya. insyaAllah. Semoga saja ya sahabat.

Misalnya, ketika sahabat duduk, tekan sahabat datang, lalu sahabat hendak memintanya duduk bersama sahabat, tentu saja sahabat harus mengatakan " Duduklah ". Bukankah begitu? Atau bisa juga kata kerja lain, misalnya, Makanlah!, Jalankan ! Tidurlah! Minumlah! Dan lain sebagainya sahabat. Okeh, langsung saja ya.

Langkah awalnya, Sababat Cari Bahasa Arabnya Duduk dulu. Bahasa Arab duduk ialah جلس- يجلس  Jalasa - Yajlisu, itu baru bahasa Arabnya duduk saja sahabat, Sementara bahasa arabnya duduklah? Apa hayo? Sudah mulai bisa menebak? Sudah mulai berpikir? Ayo kita kupas.

Baiklah, sahabat perhatikan posisi 'ain pada Jalasa ya, posisi 'ain ada pada posisi ke dua atau huruf ke dua (Fi'il Madhi) dan posisi ke tiga (Fi'il Mudhari'). Jadi, dapat disimpulkan bahwa sahabat hanya perlu fokus pada huruf 'ainnya ya. Jangan lupa. Setelah sahabat sudah menemukan Harakat nya, lalu tentukan wazannya sahabat, apakah menggunakan Wazan yang pertama, kedua, ketiga, keempat, kelima atau bahkan Wazan yang ke enam.

Cukup perhatikan posisi'ain nya. Jika sahabat sudah memperhatikan dengan baik, maka sahabat akan dapat menyimpulkan, bahwa kata Jalasa Yajlisu, berada pada Posisi Wazan yang ke dua kan? Ayo coba dicek kembali sahabat, Wazan pada artikel sebelumnya. Sahabat bisa lihat, bahwa posisi 'ain antara yang Fi'il madhinya dengan Mudhari'nya sama dengan Jalasa Yajlisu ini.

Berarti, Fi'il Amr nya ialah "Ijlis".
Misalnya Juga " Bacalah ! " Tentu kata ini tidak asing bagi sahabat kan? Yah, Allah memerintahkan hamba Nya untuk membaca, yang terdapat dalam Qur'an Surat Al Alaq sahabat ayat satu. Iqra', mengapa Iqra', bukan Iqri' atau uqru' ? Tentu sekarang sahabat bisa menjawabnya, dengan menggunakan metode Wazan yang sudah kita bahas ya, meski awalnya tidak tahu, setidaknya sekarang sahabat sudah tau dan pajak, mengapa dibaca Iqra'.

Pahamkan sahabat maksud saya? Ya tentu saja Paham.
Begitu seterusnya sahabat. Sahabat tinggal mencari kata kerjanya, lalu cocokkan dengan Wazan mana kata kerja tersebut, lalu masukkan Fi'il Amr nya.
Oh iya, jangan lupa sesuai kan Dhamirnya ya sahabat. Sesuaikan dengan Dhamir yang enam tadi, jangan sampai lupa dan jangan sampai salah, perhatikan juga kata tunjuk pada kalimat tersebut. Misalnya

" Ahmad, Keluarlah dari kelas ini "
Bahasa Arabnya Keluar adalah Kharaja - Yakhraju, maka dengan melihat Wazannya, dapat diketahui bahwa Fi'il Amr nya ialah Ukhruj. Mudah kan sahabat.
Jadi, kalimatnya akan menjadi seperti ini :
يا احمد اخرج من هذا الفصل

Atau sahabat bisa balikkan, boleh Kata kerja Atau Fi'il Amar nya terlebih dahulu, atau Fa'ilnya atau pelaku.

Demikian sahabat. Semoga Berman, semoga dapat dipahami, dan sahabat dapat mendeteksi sebuah kalimat menggunakan Wazan yang mana, dan bagaimana Wazan tersebut jika diubah menjadi Fi'il Amr atau kata perintah.
Semoga Allah berikan kemudahan dan kelancaran bagi kita yang sedang mencoba untuk menelaah keagungan Nya melalui Kalam Kalam Nya yang luar biasa sangat indahnya.

Sekali lagi, kuasai Wazan ya sahabat, insyaAllah akan sangat bermanfaat dan mempermudah sahabat ketika membuat sebuah kalimat, baik itu Fi'il Madhi, Fi'il Mudhari' maupun Fi'il amarnya sahabat.

Demikian dari saya pada kesempatan yang sangat berbahagia ini, dengan kondisi cuaca yang lumayan extreme, semoga tidak menyurutkan langkah kita untuk terus beribadah kepada Nya.
Salah dan khilaf itu datangnya dari saya dan milik saya, jika pun ada kebenaran, maka itu semua datangnya dari Allah dan milik Allah.

Semangat sahabat. Semoga Allah berikan kemudahan kepada kita. Semoga Allah pertemuan kita di pembahasan selanjutnya.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Cara Mengenal Fiil Amr 2

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Alhamdulillah, bertemu lagi dengan saya Sahabat, di caramu.net tentunya. Setelah beberapa hari saya tidak menulis, dikarenakan Paketan yang sedang limit. Mohon maaf ya sahabat.

Baiklah, sahabat, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai cara mengenal Fi'il Amr. Pembahasan kali ini, merupakan lanjutan dari Pembahasan kita beberapa hari yang lalu ya sahabat.
Sahabat, kita mengulang sedikit ya.

Bahwasanya, Fi'il Amr itu hanya bisa digunakan untuk kata ganti orang kedua. Sementara kata ganti orang pertama dan ketiga itu tidak bisa, karena tentu yang kita perintah adalah orang yang ada wujudnya di hadapan kita.

Dalam bahasa Arab, ada apa saja ? Ada Anta, Antuma, Antum, Anti, Antuma, Antunna. Ada enam ya sahabat. انت، انتما ، انتم - انت أتمت انتن

Lalu, bagaimana dengan memerintahkan seseorang dengan bahasa Arab?
Bagaimana cara mengenali dan cara membuatnya? Sahabat bisa kenali beberapa hal yang akan kita bahas di bawah ini ya.

Tidak banyak kok sahabat, intinya hanya satu, yakni Sahabat harus paham betul mengenai Wazan yang dulu pernah kita bahasa. Ada enam Wazan kan? Nah, keenam Wazan itu harus sahabat hafal dan harus di luar kepala.

Setelah itu Apalagi? Langkah selanjutnya ialah, sahabat harus tahu, Fi'il yang sahabat akan gunakan itu menggunakan Wazan yang mana? Karena jika sahabat tidak mengetahui Wazan nya dengan baik, karena jika sahabat tidak mengetahui fiilnya menggunakan Wazan yang apa, maka sahabat akan kewalahan dan kesulitan dalam membuat Fi'il akarnya, dan Al hasil, sahabat hanya akan menerka nerka, kira kira ini menggunakan Wazan apa ya? Pasti seperti itu sahabat, maka dari itu, sangat diperlukan mengetahui, mengingat dan memahami keenam Wazan tersebut, dan sahabat mampu mendeteksi sebuah Fi'il dia itu menggunakan Wazan apa.

Simpel kan sahabat? Ia sangat simpel, namun banyak yang terkecoh, dikarenakan tidak paham akan Wazan sebuah kata.

Baiklah, akan kita kipas Sahabat.
Rumus nya ialah : " Hanya ada Tiga bentuk Kata kerja dalam Bahasa Arab, ketika sudah dimasukkan Wazan. Pertama ada Uf'ul, If'il dan yang terakhir ialah If'al (أُفْعُل - اِفْعِل - إِفْعٙل

Hanya ada tiga itu saja Sahabat. Jadi ketika Wazan yang Sahabat kenal itu dari Fi'il Madhi dan mudhari'i, ada enam.

Nah, dalam Fi'il Amr dia ada enam juga sebenarnya, hanya saja, dikarenakan Ada Wazan yang sama, sehingga sebenarnya hanya ada tiga jika disatukan. Bila belum paham, tenang saja sahabat, insya Allah akan saya beritahukan bagaimana kelengkapan dan penggunaan Wazan Fi'il Amr ini. Berikut ini maksud saya di atas.
فعل - يفعل - افعل  1. Fa'ala - Yaf'ulu - Uf'ul
فعل - يفعل - افعل  2. Fa'ala - Yaf'ilu - If'il
فعل - يفعل - افعل 3.  Fa'ala - Yaf'alu - If'al
فعل - يفعل - افعل4.   Fa'ila - Yaf'alu - If'al
فعل - يفعل - افعل  5.Fa'ulu - Yaf'ulu - Uf'ul
فعل - يفعل - افعل  6. Fa'ulu - Yaf'ilu - If'il

Itu adalah rumusnya sahabat, ketika hendak membuat Fi'il Amr. Sahabat tinggal cari tahu Wazan apa yang digunakan dalam Fi'il nya, lalu masukkan rumusnya.

Saat kata tersebut Fi'il Madhi atau mudhari'i, sahabat fokus pada huruf'ainnya saja, sementara saat Fi'il Amr, sahabat juga harus memperhatikan Alif dan 'ainnya(Harakatnya ya sahabat), mungkin sampai di sini sahabat masih mengambang, dan apabila saya beri contoh pasti sahabat akan paham langsung.

okeh, kita buat contoh sahabat.
Demikian untuk kesempatan kali ini sahabat, sampai sini sahabat pahami dahulu ya. Untuk memecahkan teka teki nya, ada pada artikel selanjutnya insyaAllah.

Tentunya setelah ini sahabat.
Semoga bermanfaat, ayo ulang ulang dan kembali pahami wazannya sahabat. insyaAllah akan sangat berguna ketika belajar bahasa Arab.

Khilaf dan salah saya mohon maaf.
Kebenaran datangnya dari Allah, dan kesalahan dan kelemahannya datangnya dari diri saya sendiri.

Semoga Allah berikan kemudahan kepada kita semua.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Cara Mengenal Fi'il Amr

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah. Sahabat pada kesempatan kali ini, kita akan mencoba untuk belajar mengenai bagaimana cara mengenal Fiil Amr.

Sebelum kita masuk lebih jauh, ayo sahabat sangat baik jika kita ulang atau kita mereview kembali Mengenai pengertian dari Fi'il Amar itu sendiri, karena beberapa waktu yang lalu, kita sudah membahas meskipun masih dalam vase Pengertian nya saja.

Ayo sahabat, apa itu Fi'il Amar? Fill kan terbagi menjadi tiga, ada Fi'il Madhi, Fi'il Mudhari', dan yang terakhir ialah Fi'il Amar ini. Kedua Fi'il yang saya sebutkan tadi, sudah kita tuntaskan Pembahasannya, dan untuk Fi'il Amar sendiri, kemarin karena banyak Pembahasan yang lebih dulu harus dibahas, makanya kita baru bisa membahas Fi'il Amar kali ini sahabat.

Fi'il Amr ialah, Kata kerja yang menunjukkan Kata perintah.
Ketika sahabat ingin meminta seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan, maka itu sudah termasuk dalam contoh Fi'il Amar. Jadi, segala sesuatu yang dalam bentuk perintah, maka itu termasuk Fi'il Amar sahabat. Meski hanya dalam kalimat yang sangat sederhana,
Contohnya dalam bahasa Indonesia, "Duduklah", kata lah, setelah kata kerja tersebut merupakan atau mengandung arti perintah kan sahabat?

Begitupula dengan bahasa Arab, dalam bahasa Arab juga sangat sederhana, tinggal memasukkan Wazan kata kerjanya masuk kepada yang mana, lalu memasukkannya dalam bentuk wazannya.

Mudah bukan?
Wazan ada berapa sahabat? Masih ingat tidak? Dulu sudah pernah saya beritahu bahwa Wazan itu ada..... ? Ada berapa? ,Iya Wazan itu ada Enam sahabat.

Ayo diulang kembali Wazan Wazannya sahabat, karena dalam mempelajari Fi'il ini sangat erat kaitannya dengan penggunaan Wazan.

Pembagian Wazan dalam Fi'il Amr.
1. Fa'ala - Yaf'ulu - Uf'ul
2. Fa'ala - Yaf'ilu - If'il
3. Fa'ala - Yaf'alu - If'al
4. Fa'ula - Yaf'alu - If'al
5. Fa'ula -  Yaf'ulu - Uf'ul
6. Fa'ila - Yuf'ilu - If'il

Masih ingat Sahabat? Cara pengguna nya bagaimana? Cara memasukkan katanya bagaimana? Cara mengenali nya bagaimana? Tentu sahabat bertanya tanya kan?

  Sebelum lebih jauh membahas mengenai Fi'il Amar ini, hal yang sangat perlu sahabat ketahui ialah Bahwa Fi'il Amar ini hanya berlaku bagi Enam Dhamir saja, apa saja? Kenapa hanya Enam?

Bukan lah dhamir ada dua belas? Saya yakin sahabat juga pasti bertanya tanya tentang beberapa hal tersebut kan?
Dan yang juga sangat penting untuk sahabat ketahui, bahwa sahabat Hanya akan konsentrasi pada satu huruf saja di setiap wazannya, dan itu adalah huruf yang sama, yaitu huruf 'ain sahabat.

Pada setiap wazannya, pada setiap Fi'il nya, sahabat hanya perlu konsentrasi pada huruf 'ain, atau pada huruf yang berkedudukan sebagai'ain fiil.

Paham ya sahabat? Jadi, sahabat tidak perlu membahas atau mengingat dan merubah Huruf huruf yang ada, selain huruf 'ain dan huruf yang berkedudukan sebagai 'ain.

Yang perlu saya tekankan dan paling penting untuk sahabat ketahui dan ingat ialah yang tadi itu, bahwa Fi'il Mudhari' hanya berlaku bagi Enam Dhamir saja sahabat, tidak berlaku bagi Enam Dhamir lainnya.

Mengapa bisa demikian? Ini akan saya beritahu, kenapa? Karena Memerintahkan seseorang tentu harus seseorang yang benar benar ada dihadapan kita kan? Heheh, mana mungkin sahabat hendak memerintahkan kepada seseorang yang tidak ada di hadapan Sahabat, atau memerintahkan orang lain yang tidak terlihat wujudnya, dan tidak mungkin memerintahkan kepada diri sendiri.

Dengan bocoran yang saya kasih, tentu sahabat sudah dapat menebak, kira kira enam dhamir yang bisa untuk diperintahkan yang mana saja, dan mana enam dhamir lagi yang tidak bisa untuk diperintahkan mana saja.

Hayo, coba tebak sahabat, mana enam dhamir yang bisa dan.mana enam dhamir yang tidak bisa, insyaAllah pada kesempatan berikutnya, akan saya bocorkan semua, hehehe. Sekarang tebak dulu ya.

Baiklah, demikian untuk kesempatan kali ini sahabat, semoga Bermanfaat. Lebih dan kurangnya saya mohon maaf.salah dan khilaf semoga Allah ampunkan, dan sahabat maafkan, semoga Allah berikan pemahaman yang mudah kepada kita.

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Cara Mengenal Penggunaan Kata " Paling... Dan Lebih ... " Dalam Bahasa Arab

Melati kuntum tumbuh melata,
Tumbuhnya di pohon Cemara,
Assalamualaikum mulanya kata,
Saya sembah pembuka pembawa Bicara,
Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Biar tidak terlalu tegang sahabat. Hehehe..
Alhamdulillah, Allah masih berikan banyak kesehatan dan nikmat kepada kita sahabat, yang tidak dapat kita hitung, sehingga kita masih bisa bertemu lagi dalam Materi Pembahasan Bahasa Arab.

Baiklah, sahabat pada kesempatan kali ini kita akan belajar mengenai bagaimana cara mengenal Kata Yang mengandung Arti "Lebih .. dan Paling " .

Sahabat sudah paham atau belum?
Nah, begini sahabat, Ketika membaca buku, membaca cerpen, membaca berita, atau membaca Artikel dan lain sebagainya, (dalam bahasa Indonesia) tentu tidak jarang sekali sahabat memabac kalimat yang di dalamnya terdapat kata "Lebih .... Atau Paling ... "

Maksudnya titik titik itu apa? Maksudnya, misalnya ialah "Paling Cantik ", atau "lebih baik", so, titik titik itu dapat diisi dengan sifat atau kelebihan ya sahabat.

Pernahkan sahabat? Atau ketika sedang berbicara dengan teman, sedang ngobrol dengan sahabat, atau bahkan saat presentasi, tentu sahabat juga pernah mengatakan kalimat dengan memasukkan kata "Lebih ... Atau Paling ... " Kan? Untuk menyatakan keterpuakau an sahabat atau kekaguman sahabat terhadap seseorang atau terhadap sesuatu, atau ini bisa juga atau biasa digunakan oleh orang orang yang Ingin menggombal seseorang yang dicintainya, (buat yang Jomblo, tidak boleh ya. Tunggu halal dulu baru menggombal) .

Terbayang, dalam bahasa Arab, juga ada kaedah untuk menyatakan kata "lebih ... Atau Paling ... " Ini sahabat, tidak hanya ada dalam bahasa Arab saja.

Sahabat bisa menemukan banyak contoh nya di dalam Al Qur'an, ketika Allah menyatakan kebesaran dan kekuasaan Nya.

Bagaimana cara mengenali kata kata yang awalnya hanya sebuah kata sifat, menjadi bertambah kata " Lebih ... paling ... " Nya dalam bahasa Arab? .

Tentu tidak seperti bahasa Indonesia ya sahabat, ketika hendak menyatakan kekaguman. Misalnya ada sebuah kata " Manis " , ketika sahabat ingin mengatakan seseorang itu manis, sahabat tinggal menambahkan kata " Paling manis saja kan?" Tentu dalam bahasa Arab, tidak demikian Sahabat.

Sahabat tidak bisa menambahkan kata sifat dalam bahasa Arab dengan kata Paling, lalu kemudian Kata Sifatnya,Oh No Way sahabat. Itu tidak benar.
Yang benar bagaimana?

Sahabat tinggal Mengenali Kata asal dari sebuah kata itu, kemudian perhatikan perubahan pada katanya.
Misalnya Ialah, Kata Manis, kita ingin mengubahnya menjadi Paling manis.

Dalam bahasa Arab, حلو  Hulwun, Manis,
احلى (Ahlaa) paling manis.
Sahabat bisa perhatikan perbedaan harakat dari ke dua kata tersebut kan? Tidak ada ditambah kata paling dalam bahasa Arab nya, hanya diganti Harakatnya dengan mengikuti kaedah yang ada.

Mudah sekali bukan?
Nah , jika sahabat menemukan sebuah kata sifat yang diubah Harakatnya, menjadi huruf Awalnya Fathah, huruf keduanya Sukun, lalu Huruf berikutnya Fathah lagi, maka bisa dipastikan itu artinya menjadi bertambah kata " Paling atau Lebih".

Lalu, membedakan pengartian " Paling dan lebih " bagaimana"? Mudah kok sahabat,
Jika membandingkan, tentu menggunakan kata" Lebih ... ", Sementara jika tidak membandingkan, maka cukup dengan "Paling ... " , Dalam bahasa Arab, Kaedahnya tetap sama.

Mudah sekali kan sahabat?
Saya ada sebuah kata yang menggunakan kata kata ini, contoh ini merupakan Lirik dari sebuah lagu dalam bahasa Arab sahabat.

هل عندك شك انك احلى واغلى في الدنيا
Hal 'indaki Syakkun Innalilahi Ahla Wa Ala Fii addunya?
Artinya : Apakah kamu memiliki keraguan, Sesungguhnya kamu Yang paling Manis, dan paling Penting di dunia ini.
Ada dua kata yang menggunakan kaedah yang sedang kita pelajari ini sahabat, pertama ialah kata Hulwun, yang menjadi Ahla, dan kedua ialah kata Ghulwun, yang menjadi Aghla.

Demikian pada kesempatan kali ini sahabat, semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk mencari contoh lainnya ya, banyak kok di dalam al Qur'an. Semoga Allah berikan pemahaman yang mudah kepada kita.

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Cara Up Date Informasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Cara Up Date Informasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Di zaman modern ini, informasi sangat penting untuk mendukung berbagai aktifitas yang mengarah pada kesuksesan. Manusia yang tidak up to date dengan berbagai informasi akan bingung apa yang akan dia lakukan. Namun manusia yang selalu up to date, selalu tahu apa yang harus ia lakukan sebagai respon dari apa yang terjadi pada zamannya.

Pentingnya informasi sangat terasa di lingkungan universitas. Apalagi UMY, salah satu universitas swasta terbaik, tentu harus melirik hal ini. Caramu.Net membantu para sivitas akademika, baik dosen, karyawan maupun para mahasiswa untuk selalu up date dengan informasi pada website resmi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Cara Up Date Informasi Universitas Mahasiswa Yogyakarta dapat dilakukan dengan mendaftarkan email anda ke Feed Burner yang di support oleh google. Setiap website up date, maka anda juga akan mendapatkan email yang sama. Silahkan masukkan email anda di bawah ini:


UMY Bahasa Indonesia

Enter your email address:


Delivered by FeedBurner

UMY Bahasa Inggris

Enter your email address:


Delivered by FeedBurner
Cara Update Informasi Perguruan Tinggi di Indonesia

Cara Update Informasi Perguruan Tinggi di Indonesia

Sebagai seorang yang menjadi bagian dari sivitas akademika sebuah universitas, sudah seharusnya selalu up date dengan informasi universitas tersebut. Biasanya para dosen dan mahasiswa mengandalkan share informasi dari WA. Namun sering sekali informasi itu terlewatkan karena banyaknya grup yang diikuti atau terlalu banyak komentar yang muncul di grup itu. Atau karena berbagai hal. Bisa juga kita selalu up date di telegram universitas, namun sering juga informas tertumpuk oleh informasi lainnya.

Kabar gembira untuk para sivitas akademika Indonesia. Saat ini kita bisa selalu up to date berbagai informasi dari Universitas melalui fasilitas Feed Burner. Cukup daftarkan email di Feed Burner, kita akan selalu mendapatkan email setiap ada up date dari universitas yang dipilih.

Kunjungi link URL berikut:


Institut Pertanian Bogor
Institut Teknologi Bandung
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Telkom University
Universitas Ahmad Dahlan https://goo.gl/jJaiZv
Universitas Airlangga
Universitas Brawijaya
Universitas Diponegoro
Universitas Gadjah Mada
Universitas Gunadarma
Universitas Indonesia
Universitas Islam Indonesia
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Universitas Jember
Universitas Jenderal Soedirman
Universitas Lampung
Universitas Mercubuana
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta https://goo.gl/yhfqAS
Universitas Narotama
Universitas Negeri Semarang
Universitas Negeri Yogyakarta
Universitas Padjadjaran
Universitas Pendidikan Indonesia
Universitas Sebelas Maret
Universitas Sumatera Utara
Universitas Tadulako
Universitas Udayana
Universitas Widyatama

Jangan lupa share info ini, supaya bisa lebih bermanfaat untuk orang lain...

Cara Mengenal Na'at Man'ut 3

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Alhamdulillah, kita bertemu lagi ya sahabat, pada sore hari yang berbahagia ini insya Allah, tentunya masih tetap di caramu.net ya.

Baiklah sahabat, kita masih akan melanjutkan pembahasan ya mengenai bagaimana caranya mengenal Na'at Man'ut. Kesamaan antara Na'at dan Man'ut sudah ada sekitar tiga kita bahas sahabat, dan kali ini insyaAllah keamanan selanjutnya akan kita bahas, tuntas.

Semoga kesamaan yang sudah dibahas sahabat masih ingat ya, dan tentunya pembahasan sebelumnya juga masih ingat.

Kesamaan selanjutnya ialah kesamaan pada jumlah nya sahabat atau bilangan nya. Saat belajar Isim, kita sudah bahasa ya sahabat, bahwa Isim berdasarkan jumlah atau bilangan nya terbagi menjadi tiga, yaitu Mufrad, mutsanna dan jama', dan hal itu juga berlaku dalam kesamaan Na'at dan Man'ut sahabat.

Ketika sahabat membuat Na'at nya dengan Isim mufrad, maka sahabat juga harus mengikutinya dengan Isim yang mufrad, ketika sahabat membuat Na'at dengan Isim mutsanna, maka Man'ut nya juga harus mutsanna, dan begitupula dengan jama'sahabat, ketika menulis kata Na'at nya dengan jama', maka Man'ut nya juga wajib dengan jama'.

Ketika sahabat sudah paham mengenai pembahasan yang ini, sahabat tentu tidak boleh melupakan kesamaan Na'at dan Man'ut yang sudah kita pelajari beberapa waktu lalu, karena apa? Karena hal ini sangat berkaitan,
Selanjutnya ialah kesamaan berdasarkan i'rabnya. I'rab itu apa?

Mungkin diantara sahabat ada yang biasa mendengar kata i'rab? I'rab ini ialah harakat akhir dalam sebuah kata sahabat, dan dia memiliki empat macam, ada Dhammah, Fathah, Kasrah, Dan Jaszm insyaAllah pada pembahasan tentang I'rab, akan kita bahas lebih dalam lagi sahabat, karena kita sedang membahas Na'at Man'ut, maka pembahasan mengenai I'rab tidak terlalu kita dalami.

Oke, dalam kesamaan i'rabnya, maksudnya di sini ialah, apabila Na'at nya berharakat Fathah, maka Man'ut nya juga harus berharakat Fathah sahabat, jika berharakat Kasrah, maka Man'ut nya juga begitu, begitu seterusnya, ingat ya sahabat, yang harus sama ialah Harakat akhirnya, bukan Harakat awal atau pertengahan nya.

Setelah mengetahui dua kesamaan antara Na'at Man'ut ini, ditambah lagi dengan kesamaan dua yang sudah kita bahas, harapannya sahabat sudah mulai bisa mendeteksi sebuah kata atau kalimat, apakah itu Idhafah (yang sudah kita bahas) apakah itu Na'at Man'ut yang baru saja kita bahas, tentu ini adalah modal awal sahabat.

Kita akan membuat contoh Na'at Man'ut dengan kesamaan jumlah atau bilangan dan i'rabnya atau Harakatnya sahabat.
Kesamaan Jumlah atau bilangan nya, pertama akan kita buat yang jumlah bilangan Isimnya adalah Mufrad, lalu langsung kita ganti menjadi Isim yang dua atau mutsanna, lalu kita ubah menjadi Jama', dengan kata atau kalimat yang tentu saja masih sama.

Mufrad : Satu Murid Pandai (LK) الطالب الماهر at thalibu Al mahiru
Dua Murid Pandai(LK) الطالبان الماهر أن  At thalibani Al mahirani
Banyak Murid Pandai الطلاب الماهرون  At tullabu Al Mahiruna

Dari contoh yang saya buat di atas, sahabat bisa lihat sendiri, antara Na'at dan Man'ut nya memiliki banyak kesamaan, tentu saja kesamaan yang ada ialah kesamaan yang sudah saya jelaskan ya.

Hanya dengan satu kalimat saja, sahabat bisa menemukan bahwa kalimat di atas memiliki beberapa kesamaan, pertama, Sahabat bisa lihat, bahwa kata pertama menggunakan Alif lam, dan kata kedua juga demikian, sahabat bisa lihat, kata pertama menggunakan Isim mufrad, dan kata kedua juga demikian, dan beberapa ciri cirinya yang lain dapat sahabat sebutkan sendiri.

Mudah sekali kan sahabat, sungguh sahabat, ini dan Idhafah, mubtadak Khabar (insyaAllah akan kita bahas selanjutnya), adalah modal yang utama setelah memahami Isim, fail dan Harf sahabat.

Demikian, semoga bermanfaat sahabat.
Selamat membuat contoh, dan mencari contoh serta mencoba untuk mendeteksi kalimat.

Salah dan khilafnya saya mohon maaf. Kebenaran datangnya dari Allah, dan kesalahan datang nya dari diri saya sendiri. Semoga Allah permudah kita dalam memahami berbagai macam ilmu, terutama ialah ilmu ilmu agama.

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Cara Mengenal Na'at Man'ut 2

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.


Alhamdulillah, sahabat Allah masih beri kita kesempatan ya, untuk bertemu kembali dalam materi Bahasa Arab. Pada kesempatan kali ini, kita akan melanjutkan pembahasan selanjutnya ya sahabat mengenai Cara mengenal Na'at Man'ut.


Beberapa hari yang lalu, saya sudah jelaskan apa itu pengertian Na'at Man'ut sahabat, dan bagaimana cara mengenali dan membuatnya baru saya berikan satu gambaran, yakni kesamaan antara Na'at dan Man'ut.


Kesamaan Na'at dan Man'ut ini ada empat sahabat, satu diantaranya sudah kita bahas beberapa hari yang lalu, yakni kesamaan jenis ya, yaitu bisa Mudzakkar dengan Mudzakkar, bisa pula Muannats dengan Muannats. Kita akan lanjutkan kepada persamaan selanjutnya sahabat.


Ciri ciri ke dua ialah Nakirah dan Ma'rifat nya sahabat, sudah dibahas sedikit pada beberapa pertemuan yang lalu sahabat.
Nakirah dan Ma'rifat, yang membedakan antara ke duanya ialah ada atau tidaknya huruf Alif dan Lam sebelum Isimnya sahabat. Nakirah, tanpa Alif lam, Yakni langsung ke Isimnya saja.


Contohnya ialah : Gamis قميص Qamishun. Sementara Ma'rifat ialah yang sebelum Isimnya menggunakan Alif lam, kita ambil contoh sama dengan pada contoh Nakirah ya sahabat, Gamis, awalnya, ketika dia bentuknya Nakirah ialah قميص  Qamishun, sementara ketika menjadi Ma'rifat menjadi القميص   Al Qamishu.


(NB : Ketika suatu Isim, tanpa Alif lam, maka harakat huruf akhirnya adalah Dhammah Tain, Ketika sudah di Ma'rifat kan, tidak lagi Dhammah tain, tetapi cukup dhmamah saja, ini adalah kunci yang paling mudah dan sangat penting sahabat ketahui).


Sampai sini jelas ya sahabat, mana yang Nakirah dan mana yang Ma'rifat. Okeh, karena kita sedang berbicara tentang Al kalimat, maka kita harus membuat kalimat yang berkaitan dengan Materi kita kan.


Saya sudah pernah menjelaskan sahabat, bahwa dalam satu kalimat, Na'at memiliki posisi lebih dulu dibandingkan dengan Man'ut ya.


Jadi, ketika sahabat hendak membuat atau hendak mengenal susunan sebuah kalimat, apakah dia termasuk Al Idhafah, apakah dia termasuk mubtadak Khabar, atau apapun, maka sahabat perlu mengenali ciri cirinya. Khususnya pada Na'at Man'ut, sahabat tinggal melihat kesamaan antara kata yang pertama dengan kata yang keduanya.


Jika kata pertamanya ialah kata yang menggunakan Alif lam, lalu diikuti dengan kata selanjutnya yang juga menggunakan Alif dan Lam, maka itu termasuk Susunan Na'at Man'ut sahabat. Apa ciri cirinya? Karena ada kesamaan antara Nakirah dan Ma'rifat nya.


Mudahkan sahabat?
Itu jika ingin mendeteksi sebuah kalimat. Lalu bagaimana jika ingin membuat sendiri kalimat dengan susunan Na'at Man'ut ini? Caranya tentu mudah saja sahabat.


 Sahabat tinggal cari dua kata, yang pertama ialah kata Benda, bisa nama hewan, nama manusia, benda atau yang lainnya yang tidak merupakan kata kerja dan huruf, selanjutnya sahabat harus mencari satu kata lagi yang merupakan Isim, tetapi dalam bentuk Sifat, banyak kan jenis jenis sifat, ada yang baik, ada yang jahat, ada yang putih, dan lain sebagainya.


Setelah sahabat menemukan dua kata, sahabat akan mengubahnya menjadi susunan Na'at Man'ut. Langkah awal, tulis terlebih dahulu kata kata yang sudah sahabat temukan, kemudian, pada Isim yang pertama tambahkan Alif lam, pada Isim yang kedua juga masukkan Alif dan Lam.


Begitu saja kok sahabat, hanya saja, sahabat harus cermat dalam membuat kalimat ini, karena keempat kesamaan antara Na'at dan Man'ut nya harus benar benar sahabat perhatikan.


Kesamaan yang selanjutnya ada Kesamaan jumlah nya sahabat, dan yang terakhir ada kesamaan pada i'rabnya atau Harakatnya.
Sampai sini, yang paling penting ialah sahabat kuasai dahulu dua kesamaan yang sudah kita pelajari bersama ya.


Baiklah sahabat, demikian untuk kali ini, kesamaan jumlah dan i'rabnya insyaAllah akan kita bahas pada pembahasan selanjutnya.
Salah dan khilaf saya mohon maaf.


Kebenaran datangnya dari Allah, dan segala kesalahan dan kekeliruan datang nya dari diri saya sendiri. Semoga Allah memberikan pemahaman yang mudah kepada kita semua dalam memahami ilmu ilmu yang ada.


Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Cara Mendidik Agar Anak Rajin Belajar Al-Qur'an

Berbagai macam cara dilakukan orang tua supaya anaknya mau belajar al-Qur'an. Ada yang menyekolahkkan di Fullday School yang notabenenya baik secara agama, termasuk hafalan dan bacaaan Al-Qur'an. Ada yang mengikutkannya pada salah satu Taman Pendidikan Anak atau TPA pada sore hari setelah sekolah. Ini bagi orang tua yang menyekolahkan anaknnya bukan di Fullday School. Bahkan ada orang tua yang memasukkan anaknya ke pondok pesantren sejak SD. Supaya bisa menghafalkan Al-Qur'an sedini mungkin.

Al-Qur'an adalah petunjuk manusia sepanjang zaman. Maka sangat baik jika ada orang tua yang memiliki keinginan-keinginan positif untuk anaknya supaya menguasai al-Qur'an. Terkait metode pendidikan anak terhadap Al-Qur'an, itu menjadi otoritas orang tua anak. Memang pendidikan Al-Qur'an saat ini mendapatkan tantangan yang cukup berat terutama dengan berkembangnya berbagai macam tontonan anak.

Banyak orang tua yang kemudian memanfaatkan masalah ini menjadi peluang. Mereka justru membiarkan anak asik dengan tontonannya, namun suaranya diganti dengan lantunan al-Qur'an.

Untuk para Ayah dan Bunda yang mau mengajarkan anaknya bacaan dan hafalan al-Qur'an dengan enjoy, di bawah ini kami share link download video kartun murottal dari youtube yang bisa didownload dengan kualitas 720p via keepvid.

001 - Al Fatihah
https://goo.gl/BiEySc
https://goo.gl/i1p2fF
https://goo.gl/ATSHKs


046 - Al Ahqaf
https://goo.gl/ySpE5C

049 - Al Hujurat
https://goo.gl/nrsDXH
https://goo.gl/VMHDfp

051 - Al Dzariyat
https://goo.gl/ZjEYVW

053 - Al Najm
https://goo.gl/rjaPQ7
https://goo.gl/3sv39x

054 - Al Qamar
https://goo.gl/zQzMhs
https://goo.gl/vvUftP
https://goo.gl/tf3Rqm

055 - Al Rahman
https://goo.gl/Gi3TG5

057 - Al Hadid
https://goo.gl/VPcpQY

069 - Al Haqqah
https://goo.gl/GtUDQB

078 - Al Naba'
https://goo.gl/bLJFD4
https://goo.gl/dV2TGC

079 - Al Nazi'at
https://goo.gl/fcb1CF

080 - Abasa
https://goo.gl/XZXDtx

081 - Al Takwir
https://goo.gl/275Y6E

082 - Al Infithar
https://goo.gl/rTxDdL

083 - Al Muthaffifin
https://goo.gl/Y1w2xx

084 - Al Insyiqaq
https://goo.gl/Y29WtR

085 - Al Buruuj
https://goo.gl/R9SP85

086 - Al Thariq
https://goo.gl/tGwgfK

087 - Al A'la
https://goo.gl/7G4Rcp

088 - Al Ghasyiyah
https://goo.gl/8h4m5t
https://goo.gl/hA4Ykd

089 - Al Fajr
https://goo.gl/YDqxvT
https://goo.gl/oUsxHj
https://goo.gl/DSY7Bk

090 - Al Balad
https://goo.gl/sQxijM

091 - Al Syams
https://goo.gl/ijYuhj

092 - Al Lail
https://goo.gl/LTeb1R
https://goo.gl/37mCRE

093 - Al Dhuha
https://goo.gl/P2ViX8

094 - Al Insyirah
https://goo.gl/w9Fk1f

095 - Al Tin
https://goo.gl/fKXKDb
https://goo.gl/W3kv4v

096 - Al Alaq
https://goo.gl/6PhLc6

097 - Al Qadr
https://goo.gl/AnR2xW
https://goo.gl/TdFJh8

098 - Al Bayyinah
https://goo.gl/fMVLBx
https://goo.gl/SLchPF
https://goo.gl/Mt4j6b

099 - Al Zalzalah
https://goo.gl/bfWweH

100 - Al Adiyat
https://goo.gl/WgDiHv
https://goo.gl/NT76Cm

101 - Al Qariah
https://goo.gl/o9A6os
https://goo.gl/dSQZQH

102 - Al Takatsur
https://goo.gl/cNv1Eu

103 - Al Ashr
https://goo.gl/occCDK

104 - Al Humazah
https://goo.gl/SEM5Qh
https://goo.gl/KujW7f

105 - Al Fil
https://goo.gl/WcVJGR
https://goo.gl/agnQN3

106 - Al Quraisy
https://goo.gl/pRSzyS
https://goo.gl/ZwuoDL

107 - Al Ma'un
https://goo.gl/sk53nv
https://goo.gl/Xqrek6
https://goo.gl/Pym7pb

108 - Al Kautsar
https://goo.gl/yv9Reo

109 - Al Kafirun
https://goo.gl/ASii64
https://goo.gl/o87Z5w
https://goo.gl/oCp1qi

110 - Al Nasr
https://goo.gl/jefSwD
https://goo.gl/bS7tNd

111 - Al Lahab
https://goo.gl/CcZzfM

112 - Al Ikhlas
https://goo.gl/7JxuAJ
https://goo.gl/mHJ19f
https://goo.gl/it3D5m

113 - Al Falaq
https://goo.gl/tVqa9v
https://goo.gl/eXLj9P

114 - Al Nas
https://goo.gl/WxURYR
https://goo.gl/2tgvJu

Seandainya ini bermanfaat, jangan lewatkan untuk berbagi manfaat kepada rekan-rekan anda... ( https://goo.gl/P5kucj )

Cara Mengenal Na'at dan Man'ut

Cara Mengenal Na'at dan Man'ut

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, kita masih bisa bertemu kembali sahabat. Setelah beberapa hari yang lalu membahas mengenai Cara mengenal Al Idhafah, hingga dua kali pembahasan, dan untuk kali ini, kita akan membahas mengenai cara mengenal Na'at dan Man'ut sahabat.
Biasanya dikenal dengan kata Na'at dan Man'ut, padahal dalam bahasa Arab ashlinya biasa disebut dengan Man'ut terlebih dahulu sahabat, baru Na'at, tapi ini tidak terlalu penting ya, yang paling penting adalah bagaimana kita memahami antara kedua istilah dalam satu kalimat tersebut.
المنعوت والتعاون
Apa itu Al Man'ut? Dan apa itu al Na'tu ? Dalam bahasa Indonesia, Kata Al Man'ut berarti Sesuatu yang disipati sahabat, sementara Al Na'tu sendiri ialah sesuatu yang menyipati.
Pahamkan sahabat? Tentu saja paham ya, dan pasti kalau diminta untuk membuat contohnya dalam bahasa Indonesia sahabat bisa membuat nya dengan contoh yang sangat banyak dan bervariasi. Nah, sebelum kita belajar bagaimana cara membuatnya, ada perlu nya sahabat mengenal terlebih dahulu ciri cirinya, karena jika sudah mengenal ciri cirinya, pasti sahabat akan mudah untuk mengenali nya.
Ciri cirinya, ialah ada empat kesamaan dalam memahami dan mengetahui Na'at Man'ut ini sahabat.
1. Jenisnya. Di awal pertemuan, saya sudah beritahukan kepada sahabat bahwasanya dalam pembagian Isim berdasarkan jenisnya dibagi menjadi dua kan? Ya, ini sama dengan hal tersebut sahabat. Jadi, jenis yang dimaksud di sini ialah Jenis yang sahabat ketahui yang sudah pernah kita bahas. Apa saja? Ya, Apalagi kalau bukan Mudzakkar dan mu'annats. Apa itu Mudzakkar dan apa itu Muannats? Semoga sahabat tidak lupa dengan kedua Pembahasan yang paling dasar ini ya.
Jadi, dalam susunan kata Na'at Man'ut, posisi Na'at lebih dulu dibandingkan dengan posisi Man'ut sahabat. Jadi bila diangka kan, maka Na'at akan mendapatkan angka satu, sementara Man'ut mendapatkan angka dua. Jika sudah ditulis Na'at, maka akan diikuti dengan Man'ut.
Contoh Na'at Man'ut bagaimana?
Dalam Na'at Man'ut ini sahabat, kata pertama dan kedua, harus memenuhi kesamaan yang ada, jika kata pertama menggunakan Mudzakkar, maka kata kedua juga wajib menggunakan Mudzakkar, Begitu juga jika kata pertama menggunakan kata Muannats, maka kata kedua juga meski menggunakan kata Muannats ya. Karena memang ini sudah ketentuan, atau ciri tersendiri bagi kalimat Na'at dan Man'ut.
Okeh, kita akan buat dua contoh, dimana ada kalimat Na'at Man'ut yang menggunakan jenis Mudzakkar, dan ada yang menggunakan jenis Muannats.
Misalnya : الطالب المجتهد ١.   Al Thalibu Al Mujtahidu
الطالبة المجاهدة  ٢. Al Thalibatu Al Mujtahidatu
المسجد الجميل ٣. Al Masjidu Al Jamilu
الحقيبة الجميلة  ٤. Al Masjidatu.
Sahabat bisa melihat dan memperhatikan ya, antara kata pertama, dan kata ke dua, antara contoh pertama hingga contoh yang ke empat. Sahabat bisa lihat, bahwa semuanya menggunakan jenis yang sama. Ketika kata pertama Mudzakkar, maka dia juga diikuti kata Mudzakkar, ketika kata pertama Muannats, maka juga diikuti kata Muannats kan ?
Nah, untuk mengenai Apakah meski menggunakan Alif dan Lam? Karena sepertinya di setiap kata menggunakan Alif dan Lam? Jawabannya, ada di ciri ciri yang ke dua sahabat.
Ciri ciri Na'at dan Man'ut yang ke dua apa? Setelah kesamaan jenis (Mudzakkar dan Muannats) kemudian ada ciri ke dia sahabat, yakni Nakirah dan Ma'rifat.
Ma'rifat ilah Suatu kata atau Isim yang diawali dengan huruf Alif dan Lam atau biasa disebut dengan Alif lam. Sementara Nakirah ilah kebalikan dari Ma'rifat sahabat, yakni sebuah kata atau Isim yang tidak diawali dengan Alif dan Lam atau tanpa Alif lam.
Apabila kata pertama, sahabat menggunakan huruf Alif dan lama atau Alif lam, maka kata kedua sahabat juga wajib menggunakan Alif dan Lam juga ya, karena ini adalah kesamaan antara Na'at dan Man'ut, bisa dikatakan antara Na'at dan Man'ut ini adalah lembaran sahabat, sehingga apapun yang ada pada Na'at pasti harus ada pada Man'ut, begitupula sebaliknya.
Demikian, kita sambung pada pembahasan selanjutnya ya sahabat.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Cara Update Informasi Universitas Ahmad Dahlan


Buat para dosen, mahasiswa, karyawan dan seluruh sivitas akademika UAD, saat ini kita dimudahkan untuk bisa selalu up to date dengan segala informasi portal di Universitas kita. Artikel yang berjudul Cara Update Informasi Universitas Ahmad Dahlan ini akan memberi layanan untuk subcribe feed tiap website yang ada dilingkungan UAD.

Layanan ini didukung oleh FEED BURNER. Apa dan Bagaimana feed burner bisa anda cari tahu langsung di https://feedburner.google.com/ sehingga anda yakin bahwa layanan ini resmi dan bukan abal-abal. Layanan ini kami sediakan supaya website ini bisa memberikan manfaat ke orang banyak.

Cara subcribe-nya, anda tinggal masukkan email ke kotak yang disediakan, lalu ikuti saja perintahnya. Ingat, setiap website memiliki feed. Sehingga jika anda ingin selalu update semua website, maka anda harus subcribe semua feed di bawah ini. Mau tahu lebih jauh..., ya dicoba saja!

Pengembangan SDM UAD

Enter your email address:


Delivered by FeedBurner

Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah UAD

Enter your email address:


Delivered by FeedBurner

Lembaga Penelitian dan Pengembangan

Enter your email address:


Delivered by FeedBurner

Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Enter your email address:


Delivered by FeedBurner

Fakultas Agama Islam

Enter your email address:


Delivered by FeedBurner

Badan Penjaminan Mutu

Enter your email address:


Delivered by FeedBurner

Cara Membuat

More »

Cara Membuat

More »