Cara Mengenal Fi'il Amr

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah. Sahabat pada kesempatan kali ini, kita akan mencoba untuk belajar mengenai bagaimana cara mengenal Fiil Amr.

Sebelum kita masuk lebih jauh, ayo sahabat sangat baik jika kita ulang atau kita mereview kembali Mengenai pengertian dari Fi'il Amar itu sendiri, karena beberapa waktu yang lalu, kita sudah membahas meskipun masih dalam vase Pengertian nya saja.

Ayo sahabat, apa itu Fi'il Amar? Fill kan terbagi menjadi tiga, ada Fi'il Madhi, Fi'il Mudhari', dan yang terakhir ialah Fi'il Amar ini. Kedua Fi'il yang saya sebutkan tadi, sudah kita tuntaskan Pembahasannya, dan untuk Fi'il Amar sendiri, kemarin karena banyak Pembahasan yang lebih dulu harus dibahas, makanya kita baru bisa membahas Fi'il Amar kali ini sahabat.

Fi'il Amr ialah, Kata kerja yang menunjukkan Kata perintah.
Ketika sahabat ingin meminta seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan, maka itu sudah termasuk dalam contoh Fi'il Amar. Jadi, segala sesuatu yang dalam bentuk perintah, maka itu termasuk Fi'il Amar sahabat. Meski hanya dalam kalimat yang sangat sederhana,
Contohnya dalam bahasa Indonesia, "Duduklah", kata lah, setelah kata kerja tersebut merupakan atau mengandung arti perintah kan sahabat?

Begitupula dengan bahasa Arab, dalam bahasa Arab juga sangat sederhana, tinggal memasukkan Wazan kata kerjanya masuk kepada yang mana, lalu memasukkannya dalam bentuk wazannya.

Mudah bukan?
Wazan ada berapa sahabat? Masih ingat tidak? Dulu sudah pernah saya beritahu bahwa Wazan itu ada..... ? Ada berapa? ,Iya Wazan itu ada Enam sahabat.

Ayo diulang kembali Wazan Wazannya sahabat, karena dalam mempelajari Fi'il ini sangat erat kaitannya dengan penggunaan Wazan.

Pembagian Wazan dalam Fi'il Amr.
1. Fa'ala - Yaf'ulu - Uf'ul
2. Fa'ala - Yaf'ilu - If'il
3. Fa'ala - Yaf'alu - If'al
4. Fa'ula - Yaf'alu - If'al
5. Fa'ula -  Yaf'ulu - Uf'ul
6. Fa'ila - Yuf'ilu - If'il

Masih ingat Sahabat? Cara pengguna nya bagaimana? Cara memasukkan katanya bagaimana? Cara mengenali nya bagaimana? Tentu sahabat bertanya tanya kan?

  Sebelum lebih jauh membahas mengenai Fi'il Amar ini, hal yang sangat perlu sahabat ketahui ialah Bahwa Fi'il Amar ini hanya berlaku bagi Enam Dhamir saja, apa saja? Kenapa hanya Enam?

Bukan lah dhamir ada dua belas? Saya yakin sahabat juga pasti bertanya tanya tentang beberapa hal tersebut kan?
Dan yang juga sangat penting untuk sahabat ketahui, bahwa sahabat Hanya akan konsentrasi pada satu huruf saja di setiap wazannya, dan itu adalah huruf yang sama, yaitu huruf 'ain sahabat.

Pada setiap wazannya, pada setiap Fi'il nya, sahabat hanya perlu konsentrasi pada huruf 'ain, atau pada huruf yang berkedudukan sebagai'ain fiil.

Paham ya sahabat? Jadi, sahabat tidak perlu membahas atau mengingat dan merubah Huruf huruf yang ada, selain huruf 'ain dan huruf yang berkedudukan sebagai 'ain.

Yang perlu saya tekankan dan paling penting untuk sahabat ketahui dan ingat ialah yang tadi itu, bahwa Fi'il Mudhari' hanya berlaku bagi Enam Dhamir saja sahabat, tidak berlaku bagi Enam Dhamir lainnya.

Mengapa bisa demikian? Ini akan saya beritahu, kenapa? Karena Memerintahkan seseorang tentu harus seseorang yang benar benar ada dihadapan kita kan? Heheh, mana mungkin sahabat hendak memerintahkan kepada seseorang yang tidak ada di hadapan Sahabat, atau memerintahkan orang lain yang tidak terlihat wujudnya, dan tidak mungkin memerintahkan kepada diri sendiri.

Dengan bocoran yang saya kasih, tentu sahabat sudah dapat menebak, kira kira enam dhamir yang bisa untuk diperintahkan yang mana saja, dan mana enam dhamir lagi yang tidak bisa untuk diperintahkan mana saja.

Hayo, coba tebak sahabat, mana enam dhamir yang bisa dan.mana enam dhamir yang tidak bisa, insyaAllah pada kesempatan berikutnya, akan saya bocorkan semua, hehehe. Sekarang tebak dulu ya.

Baiklah, demikian untuk kesempatan kali ini sahabat, semoga Bermanfaat. Lebih dan kurangnya saya mohon maaf.salah dan khilaf semoga Allah ampunkan, dan sahabat maafkan, semoga Allah berikan pemahaman yang mudah kepada kita.

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.