Cara Mengenal Penggunaan Kata " Paling... Dan Lebih ... " Dalam Bahasa Arab

Melati kuntum tumbuh melata,
Tumbuhnya di pohon Cemara,
Assalamualaikum mulanya kata,
Saya sembah pembuka pembawa Bicara,
Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Biar tidak terlalu tegang sahabat. Hehehe..
Alhamdulillah, Allah masih berikan banyak kesehatan dan nikmat kepada kita sahabat, yang tidak dapat kita hitung, sehingga kita masih bisa bertemu lagi dalam Materi Pembahasan Bahasa Arab.
Baiklah, sahabat pada kesempatan kali ini kita akan belajar mengenai bagaimana cara mengenal Kata Yang mengandung Arti "Lebih .. dan Paling " .
Sahabat sudah paham atau belum?
Nah, begini sahabat, Ketika membaca buku, membaca cerpen, membaca berita, atau membaca Artikel dan lain sebagainya, (dalam bahasa Indonesia) tentu tidak jarang sekali sahabat memabac kalimat yang di dalamnya terdapat kata "Lebih .... Atau Paling ... "
Maksudnya titik titik itu apa? Maksudnya, misalnya ialah "Paling Cantik ", atau "lebih baik", so, titik titik itu dapat diisi dengan sifat atau kelebihan ya sahabat.
Pernahkan sahabat? Atau ketika sedang berbicara dengan teman, sedang ngobrol dengan sahabat, atau bahkan saat presentasi, tentu sahabat juga pernah mengatakan kalimat dengan memasukkan kata "Lebih ... Atau Paling ... " Kan? Untuk menyatakan keterpuakau an sahabat atau kekaguman sahabat terhadap seseorang atau terhadap sesuatu, atau ini bisa juga atau biasa digunakan oleh orang orang yang Ingin menggombal seseorang yang dicintainya, (buat yang Jomblo, tidak boleh ya. Tunggu halal dulu baru menggombal) .
Terbayang, dalam bahasa Arab, juga ada kaedah untuk menyatakan kata "lebih ... Atau Paling ... " Ini sahabat, tidak hanya ada dalam bahasa Arab saja.
Sahabat bisa menemukan banyak contoh nya di dalam Al Qur'an, ketika Allah menyatakan kebesaran dan kekuasaan Nya.
Bagaimana cara mengenali kata kata yang awalnya hanya sebuah kata sifat, menjadi bertambah kata " Lebih ... paling ... " Nya dalam bahasa Arab? .
Tentu tidak seperti bahasa Indonesia ya sahabat, ketika hendak menyatakan kekaguman. Misalnya ada sebuah kata " Manis " , ketika sahabat ingin mengatakan seseorang itu manis, sahabat tinggal menambahkan kata " Paling manis saja kan?" Tentu dalam bahasa Arab, tidak demikian Sahabat.
Sahabat tidak bisa menambahkan kata sifat dalam bahasa Arab dengan kata Paling, lalu kemudian Kata Sifatnya,Oh No Way sahabat. Itu tidak benar.
Yang benar bagaimana?
Sahabat tinggal Mengenali Kata asal dari sebuah kata itu, kemudian perhatikan perubahan pada katanya.
Misalnya Ialah, Kata Manis, kita ingin mengubahnya menjadi Paling manis.
Dalam bahasa Arab, حلو  Hulwun, Manis,
احلى (Ahlaa) paling manis.
Sahabat bisa perhatikan perbedaan harakat dari ke dua kata tersebut kan? Tidak ada ditambah kata paling dalam bahasa Arab nya, hanya diganti Harakatnya dengan mengikuti kaedah yang ada.
Mudah sekali bukan?
Nah , jika sahabat menemukan sebuah kata sifat yang diubah Harakatnya, menjadi huruf Awalnya Fathah, huruf keduanya Sukun, lalu Huruf berikutnya Fathah lagi, maka bisa dipastikan itu artinya menjadi bertambah kata " Paling atau Lebih".
Lalu, membedakan pengartian " Paling dan lebih " bagaimana"? Mudah kok sahabat,
Jika membandingkan, tentu menggunakan kata" Lebih ... ", Sementara jika tidak membandingkan, maka cukup dengan "Paling ... " , Dalam bahasa Arab, Kaedahnya tetap sama.
Mudah sekali kan sahabat?
Saya ada sebuah kata yang menggunakan kata kata ini, contoh ini merupakan Lirik dari sebuah lagu dalam bahasa Arab sahabat.
هل عندك شك انك احلى واغلى في الدنيا
Hal 'indaki Syakkun Innalilahi Ahla Wa Ala Fii addunya?
Artinya : Apakah kamu memiliki keraguan, Sesungguhnya kamu Yang paling Manis, dan paling Penting di dunia ini.
Ada dua kata yang menggunakan kaedah yang sedang kita pelajari ini sahabat, pertama ialah kata Hulwun, yang menjadi Ahla, dan kedua ialah kata Ghulwun, yang menjadi Aghla.
Demikian pada kesempatan kali ini sahabat, semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk mencari contoh lainnya ya, banyak kok di dalam al Qur'an. Semoga Allah berikan pemahaman yang mudah kepada kita.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.