728x90 AdSpace

Latest News
Friday, January 12, 2018

Cara Mencari I'tibar Sanad


Menurut Dr. Mahmud Thahhan dalam buku yang beliau tulis dengan judul “Ulumul Hadis(studi Kompleksitas Hadis)” bahwa setiap orang yang melakukan penelitian hadis dengan cermat dan kritis maka akan menemukan banyak sekali asas serta prinsip-prinsip pokok ulumul hadis atau kaedah-kaedah ilmu hadis yang terdapat di dalam al-Quran, dan terdapat pula di dalam Sunnah Nabawiyah.


Sebagaimana yang telah difirmankan oleh Allah, dalam al-Quran surat al-Hujurat ayat 6, yang berarti :
“ wahai orang-orang yang telah beriman, jika datang orang fasiq dengan membawa suatu berita kepada kalian, maka hendaklah kalian menelitinya, “selain dari ayat tersebut, Rasulullah juga menegaskan dalam sabdanya yang bermakna:
“ semoga Allah mengelokkan wajah orang yang mendengar berita dariku, lalu ia menyampaikan persis seperti apa yang pernah didengarnya. Karena, tidak sedikit orang yang menerima berita itu lebih paham dari orang yang mendengarnya sendiri.(H.R. Tirmidzi)

“maka tidak sedikit orang yang membawa berita itu lebih mengerti daripada yang menerima berita tersebut, begitupula tidak sedikit orang yang membawa berita itu lebih mengerti daripada orang yang menerima berita tersebut. (H.R. Tirmidzi)


Maka dari beberapa firman dan sabda di atas, dapatlah dilihat bahwa adanya keharusan bagi setiap yang menerima berita untuk meneliti kembali apa yang diperolehnya.


Setelah beberapa waktu yang lalu membahas mengenai cara mentakhrij hadis, yang juga merupakan salah satu usaha dalam meneliti hadis, maka pada artikel kali ini akan dibahas mengenai I’tibar sanad.
I’tibar, secara bahasa atau secara etimologi berarti peninjauan terhadap berbagai hal dengan tujuan untuk mendapatkan atau untuk mengetahui sesuatunya yang sejenis atau sama bentuknya.


Sedangkan secara terminologi atau secara istilah memiliki arti menyertakan sanad-sanad yang lain untuk sebuah hadis atau hadis tertentu, agar diketahui ada atau tidaknya periwayat lain untuk sanad hadis yang diteliti. Dengan begitu, I’tibar memiliki kegunaan untuk mengetahui keadaan sanad hadis seluruhnya yang dilihat dari ada atau tidak adanya hadis pendukung berupa seorang periwayat hadis yang mutabi’ atau syahid.


Mutabi’ digunakan sebagai perawi pendukung dari kalangan sahabat, sementara syahid untuk kalangan tabi’in.
Bagaimana cara mengetahui ada atau tidaknya mutabi’ atau syahid sebuah hadis, atau bagaimana caranya melakukan I’tibar? Caranya ialah dengan membuat skema pada setiap sanad hadis yang diteliti.
Dalam pembuatan skema, peneliti bisa menggunakan model ke bawah, atau menyamping. Pada skema yang akan dibuat, harus memenuhi beberapa komponen, diantaranya ialah: jalur seluruh sanad, nama-nama periwayat untuk setiap sanad, serta metode periwayat yang digunakan untuk masing-masing periwayatnya.


Ketika membuat jalur-jalur sanad, pada kotak-kotak yang digunakan harus jelas, sehingga dapat membedakan jalur setiap sanadnya, jika tidak maka akan bermasalah ketika meneliti dalam kitab rijalnya. Harus cermat dalam mencantumkan nama, bila tidak teliti maka akan fatal akibatnya.
Nama perawi dari yang pertama hingga yang terakhir atau mukharrijnya harus dicantumkan. Dimulai dari Rasulullah, kemudian di bawahnya sahabat, hingga sampai kepada mukharrij.


Mengenai lambang-lambang periwayatan, penulisannya harus sesuai dengan apa yang tercantum dalam sanad.
Langkah terakhir dalam pembuatan skema ialah dengan mencantumkan metode yang digunakan. Dalam hal ini, ada delapan macam metode penerimaan dan penyampaian hadis, yang biasa dikenal dengan Tahammul wa al-ada.
Lambang-lambangnya atau metode nya ada delapan, diantaranya ialah al-Sima’(mendnegar), al-Qiraah ala Syaik(membaca di hadapan guru), al-Ijazah(sertifikasi atau rekomendasi), al-Munawalah, al-Mukatabah, al-Illam, al-Wasiyyah, al-Wijadah.
--
Referensi
Metodologi penelitian hadis karya Suryadi, Muhammad Alfatih suryadilaga
Ulumul hadis, Mahmud Thahhan
Metodologi ilmu tafsir, Abd. Mu’in Salim
Ulumul hadis praktis dan mudah, Muhammad Ghufran, Rahmawati
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Cara Mencari I'tibar Sanad Rating: 5 Reviewed By: Anita aa