728x90 AdSpace

Latest News
Friday, January 26, 2018

Cara Meneliti Ketersambungan Sanad


Mengingat kembali, bahwa hadis Rasulullah diterima melalui jalur para perawi, dan dengan jalur tersebut dinamakan sanad, maka sanad, maka sangat penting untuk dilakukan penelitian terhadapnya. [1]

Kaedah atau aturan aturan yang dipakai dalam meneliti kualitas sebuah hadis sebenarnya sudah ada sejak hadis itu sendiri ada. Hal ini sudah terbukti dan terlihat dengan upaya yang selektivitas dilakukan oleh para sahabat dalam mencermati informasi tentang hadis yang diterima tidak langsung dari Nabi. Selektivitas tersebut dilakukan oleh para sahabat dengan menanyakannya langsung kepada Rasulullah.[2]

Oleh karena itu, dikarenakan sudah wafatnya Rasulullah, maka pengecekan hadis tidak lagi dapat dilakukan sebagaimana pengecekan yang dilakukan oleh para Sahabat dengan menanyakannya langsung kepada Rasulullah. Maka, pengecekan hadis pasca wafatnya Rasulullah, yakni pada zaman kini khususnya dapat dilakukan dengan meneliti mneggunakan kaedah yang sudah ditentukan para ulama, lalu menelitinya dengan kitab kitab yang juga sudah ditulis oleh para ulama terdahulu.

Ada lima hal yang meski diteliti dalam sanad, yakni ketersambungan sanadnya, periwayatnya berfifat ‘adil, dhabit, terhindar dari cacat, dan terhindar dari janggal.[3]

Mengenai penelitian kapasitas ke-‘adilan dan kedhabitan seorang perawi, sudah dibahas pada artikel sebelumnya, maka untuk melanjutkannya kali ini akan dibahas mengenai cara meneliti ketersambungan sanad.

Penelitian mengenai ketersambungan sanad dapat dilakukan dengan membuka kembali kitab kitab yang sudah ditulis oleh para ulama, dan bisa juga dengan menggunakan media elektronik.

Dengan semakin pesatnya teknologi yang berkembang saat ini, media elektronik dapat membantu lebih mudah dalam mengecek hubungan antara guru dan murid seorang perawi.

Kitab kitab yang ada, kini sudah mulai dibuat program oleh para pengembang digitalisasi hadis. Salah satu kitab yang sudah dapat digunakan untuk meneliti hadis, mulai dari ketersambungan perawi, penilaian mengenai seorang perawi, ialah kitab yang berjudul Tahdzib al-Kamal. Kini kitab yang sangat luar biasa ini sudah tidak perlu lagi dibeli, tetapi cukup didounload, karena sudah ada versi pdf nya.

Meneliti ketersambungan sanad, sangat erat kaitannya dengan hubungan guru murid, tempat tinggal yang sama, tanggal lahir yang tidak berjauhan. Mengenai ketersambungan sanad ini, ada dua aspek yang meski diperhatikan dan diteliti.

Pertama ialah lambang lambang metode periwayatan. Terdapat beberapa macam lambang metode periwayatan hadis. Menurut sebagian besar ulama, apabila ada hadis dengan mneggunakan metode Sami’na, Haddatsana, Haddatsani, maka itu mrnunjukkan ketersambungan sanad, sehingga tidak perlu lagi diteliti. Sementara hadis yang menggunakan metode an, dan ‘an, maka harus diteliti karena hal ini menujukkan keterputusan sanadnya. Sehingga ada indikasi bahwa seorang perawi bertemu atau bersambung. [4]

Cara menelitinya ialah, dengan mencari nama perawi yang sedang diteliti, kemudian melihat nama guru dan muridnya. Apabila dalam data nama muridnya terdapat nama perawi selanjutnya, atau nama perawi satu ditemukan di dalam nama perawi lainnya, pada bagian nama guru maupun murid, maka hal itu dapat dinyatakan bersambung. Karena memang melihat ketersambungan sanad dapat dilihat dari hubungan guru murid tersebut. Jika tidak ada, maka hal yang perlu ialah membandingkan tempat tinggalnya, dan melihat tanggal lahirnya, biasanya jika seseorang tinggal di tempat yang sama, maka besar indikasinya bertemu, begitu pula jika tanggal lahirnya tidak terlalu jauh jaraknya.

Referensi :
Mahmud Thahan, Ulumul Hadis
Suryadi dan M.Al Fatih Suryadilaga, Metodologi Penelitian Hadis
M. Ghufran dan Rahmawati, Ulumul Hadis Praktis dan Mudah
gambar : Nazhroul.wordpress.com




[1] Mahmud Thahan, Ulumul Hadis
[2] Suryadi dan . al Fatih Suryadilaga, Metodologi Penelitian Hadis
[3] ibid
[4] ibid
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Cara Meneliti Ketersambungan Sanad Rating: 5 Reviewed By: Anita aa