728x90 AdSpace

Latest News
Monday, March 12, 2018

Cara Menentukan Mitra Bisnis



Apa yang Anda fikirkan ketika pertama kali mendengar kata Bisnis? Di jaman modern saat ini bisnis adalah sebuah usaha yang mulai bayak digemari banyak orang dari berbagai kalangan. Bahkan pemerintah juga menganjurkan begi para pemuda Indonesia untuk berfikir kreatif dan inovatif mendirikan sebuah lapangan pekerjaan, bukan mencari lowongan pekerjaan. dari hal tersebut dapat kita fahami ahwa pemerintah mengininkan masyarakat Indonesia berlomba-lomba dalam menjadi ebisnis atau pengusaha. Selain itu banyak sekali manfaat yang dapat kita temukan jika kita adalah seorang pebisnis atau pengusaha.
Apakah orang yang berbisnis itu perlu mempunyai teman untuk mendirikan bisnisnya? Apabila kita mengakui bahwa kita adalah manusia biasa, maka jawabannya adalah ‘iya, kita memerlukan teman untuk bebrisnis’. Kenapa begitu? Karena manusia telah ditakdirkan menjadi makhluk sosial, ia tidak akan bisa melakukan semuanya sendiri.
Berikut adalah beberapa tips memilih teman sebagai mitra bisnis:

1.  Reputasi Dan Latar Belakang
Sebelum anda menentukan siapa orang yang cocok untuk anda ajak berbisnis, sebaiknya pikirkan dahulu tipe orang seperti apa yang dapat membuat anda nyaman dan dapat diajak berkerjasama. Langkah selanjutnya adalah kenali reputasi orang yang akan anda ajak berbisnis. Anda bisa melakukan wawancara kecil-kecilan atau mencari tahu dari teman-teman terdekatnya. Apakah ia tipe orang yang bermasalah atau tidak. Bukankah anda tidak ingin mempunyai mitra bisnis yang nantinya menghambat bisnis?

2.    Kenali Keahliannya
Jika anda mempunyai teman, dan anda terkagum-kagum dengan kepintarannya dalam berbicara, bukan berarti teman anda adalah orang yang cocok untuk dijadikan mitra bisnis. Penting, untuk meneliti  mencari lebih jauh apakah selain kepandaiannya berbicara, ia juga memiliki keahlian lain yang dibutuhkan dalam berbisinis.

3.      Daya Juang
Meski ia terlihat mempunyai banyak ide untuk mengembangkan usaha, tetapi jika keinginan untuk merealisasikannya rendah, ia tidak akan banyak membantu! Jangan pernah berpikir bahwa cukup Anda saja yang menjadi ujung tombaknya karena akan sangat merepotkan.

4.      Koordinasi
Penting bagi mitra bisnis Anda untuk memiliki kemampuan melakukan koordinasi. Meski mitra Anda diposisikan untuk mengurus tugas-tugas di dalam kantor, bisa saja karena terbatasnya tenaga yang ada, membuatnya harus melakukan koordinasi dengan pihak luar. Koordinasi tidak hanya dilakukan lewat telepon, tetapi juga sesekali harus mengecek ke lapangan apakah semuanya sudah berjalan sesuai rencana.

5.      Pembagian Tugas Sesuai Kapasitas
Mungkin pada awal kerja sama sudah saling terbuka dan menyepakati bersama, tetapi dalam praktiknya hal ini sulit dilaksnakan karena hubungan Anda dengan teman Anda setara. Oleh karena itu buatlah pembagian tugas berdasarkan kapasitas dan gaya kerja masing-masing.  Berikan tanggung jawab pengawasan lapangan bagi orang yang dinamis, tegas, dan mampu mengambil keputusan.

6.      Saling Pantau
Tetapkan aturan untuk saling memantau proses kerja dan kemajuannya. Sepakati bahwa tindakan tersebut bukan untuk mencampuri urusan, melainkan dalam rangka saling mengingatkan. Optimalkan urusan komunikasi agar terhindar dari sikap sungkan tegur sapa, saling menyalahkan.

7.      Diskusikan Jika Ada Masalah
Jika terjadi kesalahpahaman, segera selesaikan secara terbuka dalam diskusi khusus. Jangan pernah menunda atau melakukannya sambil lalu karena masalah tidak akan terselesaikan dan pekerjaan tidak mulus.

8.      Bersikap Tegas
Buat peraturan tegas, terlebih jika tempat kerja menggunakan rumah pribadi salah satu anggota yang terlibat bisnis. Jangan sampai kepentingan keluarga dan kepentingan kantor saling mengganggu.

9.      Mengelola Keuangan
Tetapkan kebijaksanaan keuangan yang jelas dan tegas serta disepakati bersama, seperti peminjaman uang, pengambilan pinjaman, atau penggantian biaya transportasi. Selain itu, baik yang menanam modal atau tidak, sebaiknya untuk setiap orang ditetapkan sistem gaji yang jelas dan sesuai. Disamping itu, buatlah rekening bank sendiri, jangan disatukan dengan rekening pribadi. Pengeluaran uang harus disetujui oleh lebih dari satu orang sehingga pengelolaan uang lebih terkontrol.

10.  Rapi
Semua anggota wjib memelihara administrasi. Hal ini untuk memudahkan setiap anggota dan menangani tugasnya dengan tidak adanya kertas-kertas penting tercecer atau hilang begitu saja.

11.  Sepakati
Pilihlah orang yang tepat untuk mengelola bagian yang paling sensitif, yaitu bagian keuangan. Yakinkan semua anggota untuk menyepakati pilihan tersebut.

Demikian Cara-cara meentukan Mitra dalam Berbisnis, semoga bermanfaat...




“Setiap pebisnis adalah pekerja keras”

Referensi:
Daryanto. 2012. Pendidikan kewirausahaan. Yogyakarta:Gramedia
Tim Aksara Plus. Top 50 Bisnis Rumahan Super Tajir. Jakarta Timur: Penebar Plus

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Cara Menentukan Mitra Bisnis Rating: 5 Reviewed By: winnie-winnierdab