728x90 AdSpace

Latest News
Saturday, April 7, 2018

Cara Mengatasi Bercak Mongol Pada Bayi



Bercak mongol, merupakan bercak yang berwarna biru pada bayi baru lahir (neonatus). Biasanya, bercak ini dapat dilihat di bagian atau di daerah sacral, walaupun terkadang terlihat di bagian tubuh yang lain. Bercak mongol ini lazim terjadi pada bayi baru lahir (neonatus) yang dilahirkan oleh orangtua Asia dan Afrika, kadang-kadang terjadi juga pada bayi yang terlahir dari orangtua mediterania (Mayes Midwifery Textbook). 

Bercak mongol, dapat juga diartikan sebagai bercak berwarna biru yang terlihat di daerah lumbo sacral pada bayi yang memiliki pigmentasi kulit (kulit berwarna), warnanya seperti memar. Bintik Mongolia, daerah pigmentasi biru kehitaman, dapat dilihat pada seluruh permukaan tubuh, termasuk di dalamnya ialah ektremitas. 

Bercak ini, lebih sering dapat ditemui di punggung bayi atau di bokong bayi. Daerah pigmentasi ini, hanya dapat terlihat pada bayi-bayi yang berasal dari daerah yang memiliki pigmen, Asia, Amerika Latin, dan beberapa daerah lainnya di dunia.

Bercak ini lebih sering terlihat pada bayi yang memiliki kulit lebih gelap dengan tidak melihat bangsanya. Bercak pada bayi ini, akan menghilang dengan sendirinya, dapat saja dalam hitungan bulan, atau bahkan tahun. (Dasar-Dasar Keperawatan Maternias Edisi 6, Persis Mary Hilton, EGC).[1]

 
Bercak mongol ini, merupakan sebuah kelainan pada bayi yang memang merupakan penyakit bawaan sejak bayi lahir, warna khas dari bercak mongol ditimbulkan karena adanya melanosit yang mengandung melanin pada dermis yang terhambat selama proses migrasi dari krista neuralis ke epidermis. Hampir 90% bayi-bayi yang lahir dari belahan bumi wilayah yang memiliki permis lahir dengan bercak ini, namun pada bayi kaukasia hanya 50%. Bercak ini hanya merupakan sebuah lesi jinak dan tidak memiliki hubungan dengan kelainan-kelainna sistemik. 


Tanda lahir,biasanya memiliki warna cokelat tua, abu-abu batu, atau bahkan biru kehitaman. terkadang bintik mongol ini terlihat seperti memar. Meski biasanya dapat dilihat pada punggung dan bokong, namun sering juga dapat dilihat di kaki, punggung, dan pundak. Variasi berca ini pun tidak hanya satu, melainkan banyak sekali variasinya, salah satunya ialah variasi dalam ukuran, mulai dari sebesar peniti, sampai yang berdiameter 6 inci. Bercak mongol ini dapat dilihat sebagai:

1.       Luka seperti pewarnaan.
2.       Daerah pigmentasi yang memiliki tekstur kulit yang normal.
3.       Area datar dengan bentuk yang tidak teratur.
4.       Biasanya, akan menghilang dalam hitungan bulan atau tahun.
5.       Tidak ada kompilasi yang ditimbulkan.

Bercak mongol yang biasanya akan menghilang pada jangkaun bulan dan tahun tidak memerlukan perawatan atau perlindungan khusus.Bercak mongol ini, biasanya tidak berbahaya dan tidak memerlukan perawatan ataupun pencegahan khusus, tetapi pengobatan juga dapat dilakukan dengan estetika. Bahkan, akhir-akhir ini dianjurkan pengobatan menggunakan sinar laser. 

Maka dari itu, langkah atau cara yang dapat dilakukan ketika menganggap bahwa bercak mongol ini merambat kemana-mana ialah dengan membawa bayi ke dokter, dan menjelaskan bahwa ada bercak yang menempel di tubuh bayi, dan hingga bertahun-tahun belum juga hilang, karena pada umumnya ia akan hiking sendiri selama 4 tahun maksimal. 

Tidak ada cara yang dapat dilakukan sendiri, karena memang pada awalnya bercak ini bukanlah sebuah kelainan.Jadi, jika memang sudah bertahun-tahun bercak belum juga hilang, cara mengobatinya ialah dengan ke dokter. 

Referensi :
Buku ajar neonates, bayi dan balita, Dwi Maryanti, Sujianti, Tri Budiarti
Asuhan Neonatus Bayi dan Anak Balita, Ai Yeyeh Rukiyah, Lia Yulianti

  gambar : Google


[1]        Ai Yeyeh, Asuhan Neonatus, Bayi, dan Balita. Hlm. 126
 


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Cara Mengatasi Bercak Mongol Pada Bayi Rating: 5 Reviewed By: Anita aa