728x90 AdSpace

Latest News
Saturday, April 7, 2018

Cara Mengatasi Pendarahan Tali Pusat


Pendarahan tali pusat merupakan sebuah kelainan pada bayi baru lahir (neonatus).
Pendarahan ini bisa saja disebabkan oleh beberapa hal. Di antaranya ialah disebabkan oleh trauma, ikatan tali pusat yang longgar, kegagalan pembentukan thrombus yang normal[1] atau kegagalan pengikatan tali pusat yang kurang baik.[2]


Kemungkinan lain, yang menyebaban pendarahan tali pusat terjadi ialah pendarahan pada neonatus dan infeksilokal maupun sistemik. Maka dari itu, tali pusat memang harus benar-benar diawasi secara terus-menerus di hari-hari pertama agar pendarahan teratasi atau dapat ditanggulangi dengan cepat. Penyebab lain ialah adanya robekan umbilicus. [3]Selain itu, pendarahan tali pusat juga dapat dikatakan sebagai sebuah petunjuk bahwa adanya penyakit pada bayi.[4]

 
Pendarahan karena terjadinya pecahan pada hermatoma dapat mengakibatkan pendarahan masif, bahkan dapat mengakibatkan kematian pada bayi. Pada kasus robekan pembuluh darah umbilicus tanpa adanya trauma, alangkah baiknya jika dipikirkan adanya kemungkinan kelainan anatomic pada pembuluh darah, seperti pembuluh aberan, insersi velamentosa tali pusat, atau plasenta moltitobulis.

 Penyebab aberan pada pembuluh darah mudah pecah ialah karena dindingnya yang tipis dan tidak terdapat perlindungan jelly wartonnya. Sementara pada insersi velametosa, terjadi pada pembuluh darah di cabang tali pusat sampai ke membran tempat masuknya plasenta. Umbiklus yang disertai dengan kelainan pada insersi sering kali terjadi pada kehamilan ganda.


Melihat, bahwa akibat dari kelainan ini dapat berdampak pada kematian si neonatus atau bayi baru lahir, maka alangkah baiknya jika ibu-ibu atau calon ibu-ibu mengetahui apa yang meski dilakukan jika hal ini terjadi. Berikut ini, beberapa hal atau cara yang dapat dilakukan ketika mengalami hal di atas :
1.       Pendarahan umbiklus yang diakibatkan oleh ikatan yang longgar, maka caranya ialah dengan mengikat kembali dengan kencang pada pengikat tali pusat. Pendarahan, juga dapat diakibatkan oleh repitan atau tarifan dari klem. Jika mengalami pendarahan hingga 15-20 menit tanpa henti, maka tali pusatnya meski segera dijahit beberapa saja pada luka bekas pemotongan tersebut. 

2.       Pendarahan umbiklus yang disebabkan karena robekan umbiklus, maka caranya ialah dengan segera menjahitnya. Kemudian, meski melakukan rujukan untuk mengetahui apakah ada kelainan lain, seperti kelainan anatomic pembuluh darah, sehingga hal tersebut memungkinkan untuk dilakukannya tindakan pengobatan oleh dokter atau pihak rumah sakit. [5]

3.       Sebagai penanganan awal, maka langkah yang harus dilakukan ialah tindakan pencegahan infeksi pada tali pusat. 

4.       Menyegerakan inform consent dan inform choise pada keluarga pasien untuk segera dilakukan rujuk. 

5.       Tentunya, penanganan pendarahan meski menyesuaikan dengan penyebab pendarahan tali pusat itu sendiri. [6]

Demikian untuk permasalahan pada pendarahan tali pusat. Harapannya ialah setiap ibu-ibu yang melahirkan dapat menjaga keadaannya dengan baik, karena jika tidak maka akan mengakibatkan kematian pada bayi. 

Gambar : Google
 

Referensi :
Buku ajar neonates, bayi dan balita, Dwi Maryanti, Sujianti, Tri Budiarti
Asuhan Neonatus Bayi dan Anak Balita, Ai Yeyeh Rukiyah, Lia Yulianti



[1]        Ai Yeyeh, Asuhan Neonatus, Bayi, dan Anak Balita, hlm. 276
[2]        Dwi Maryanti, Buku Ajar Neonatus, Bayi, dan Balita, hlm, 188
[3]        Ai Yeyeh, Asuhan Neonatus, Bayi, dan Anak Balita. ibid
[4]        Dwi Maryanti, Buku Ajar Neonatus, Bayi, dan Balita, ibid
[5]        Ai Yeyeh, Asuhan Neonatus, Bayi, dan Anak Balita. Ibid. hlm. 278

[6] Dwi Maryanti, Buku Ajar Neonatus, Bayi, dan Balita, ibid. hlm. 190
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Cara Mengatasi Pendarahan Tali Pusat Rating: 5 Reviewed By: Anita aa