728x90 AdSpace

Latest News
Tuesday, May 29, 2018

Cara Mengatasi Hemangioma pada Bayi


Hemangioma merupakan sebuah jenis kelainan yang terjadi pada pembuluh darah. Orang-orang biasanya mengenalnya sebagai tanda lahir atau biasa disebut dengan birthmark. Dr. Edi Setiawan, Sp. A, mengatakan bahwa hemangioma merupakan tumor pembuluh darah. 

Meski disebut sebagai tumor, hemangioma tidak selalu berbentuk benjolan seperti tumor pada umumnya. Jenis hemangioma ini, diterangkang oleh konsultan hematology onkologi medis anak dari RS Dharmais, bahwa ia bisa saja bermacam-macam. 

Biasanya, pemeriksaan lanjutan akan dilanjutkan ketika dokter telah menemukan tanda-tanda serius tidak hanya sekedar hemangioma. Hemangioma ini biasanya ditemui pada bayi yang baru lahir.namun, seperti yang dikutip di sebuah situs , bahwa sangat sulit atau sangat jarang ditemui hemangioma yang muncul sejak janin dan muncul secara penuh saat lahir. 

Hemangima infatil kebanyakan muncul saat minggu pertama dalam kehidupan anak dan memiliki pola pertumbuhan yang dapat diprediksi.Dalam penjelasan lain, dijelaskan bahwa hemangioma adalah sekelompok pembuluh darah yang sudah tidak aktif lagi dalam peredaran darah umum ia muncul di permukaan kulit. Meskipun bisa tumbuh membesar, namun yang perlu dicatat adalah, hemangioma ini bukanlah tumor. 
 
Hemangioma terjadi karena adanya proliferasi dari pembuluh darah yang tidak normal, dan bisa saja terjadi di setiap jaringan pembuluh darah.Tanda-tanda atau gejala yang dapat diamati ketika seorang anak bayi terkena kelainan ini adalah dengan memerhatikan kulitnya. Bayi yang terkena hemangioma ini kulitnya akan merah terang, dan timbul, kadangkala dengan permukaan bertekstur. Vena yang menyebar dari tumor bisa saja terlihat di bawah kulit. 

Ketika hemangioma mulai mneyusut, maka warna merah pada kulit bayi akan memudar. Bekas warna akhir tersebut umumnya akan hilang saat usia anak berusia tujuh tahun. Hemangioma yang muncul pada lapisan kulit lebih bawah, biasanya disebut dengan hemangioma bagian dalam. Ia akan terlihat seperti lebam, atau kebiru-biruan atau malah bisa saja tidak tampak sama sekali. Biasanya, akan terlihat pada saat anak berusia dua sampai dengan empat bulan. Hemangioma kongenital tentu berbeda dengan jenis yang sering muncul setelah bayi lahir. 

Cara mengatasinya, atau cara penatalaksanaannya adalah, apabila hemangioma ini berada di bagian tubuh vital, misalnya ialah menutupi sebagian mata atau mulut, sehingga dapat mengganggu proses makan dan penglihatan, maka apabila sudah terjadi demikian, mau tidak mau, dokter akan beritndak. Pada kondisi demikian, dokter biasanya akan memberikan kortikosteroid untuk mempercepat proses resolusi.

 Dahulu, penanganan ini akan dilakukan dengan menaruh es kering pada hemangioma tersebut, namun, cara tersebut dapat menimbulkan luka. Sehingga cara tersebut kini sudah ditinggalkan. Apabila cara tersebut masih digunakan, maka akan menimbulkan risiko yang lebih besar, berbahaya, meskipun presentase terjadinya sangat kecil. 

Jenis hemangioma ini sangat sulit untuk dideteksi. Biasanya, jika terdeteksi, sang anak sudah harus segera mendapatkan tindakan medis dari dokter. Sakit kuning pada anak, bisa saja menjadi penanda hemangioma di hati, darah di feses dapat menjadi indikasi hemangioma di usus, sedangkan batuk yang disertai dengan sesak nafas merupakan sinyal adanya hemangioma di organ pernafasan. 

Hemangioma di bagian dalam tubuh bisa muncul pada anak yang disebut hemangiomatosis alias memiliki hemangioma beberapa. Jadi, apabila ada seorang anak bayi yang memeiliki beberapa hemangioma, maka ia perlu mendapatkan pemeriksaan yang lebih komprehensif. Biasanya, akan dipergunakan ultrasonografi untuk memeriksa seluruh tubuhnya, sebagai upaya melihat apakah terjadi luka di bagian tubuhnya.


Referensi :
Dwi Maryanti, dkk. Buku Ajar Neonatus, Bayi, dan Balita.
Ngastiyah. Perawatan Anak Sakit. 
Sumber gambar : Google
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Cara Mengatasi Hemangioma pada Bayi Rating: 5 Reviewed By: Anita aa